Breaking News
light_mode

Sang Pendekar Al-Qur’an itu Berpulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
  • visibility 193

 

KH Ahmad Minan bin KH Abdullah Salam 


KH.
Ahmad Minan bin KH. Abdullah Zain Salam adalah sosok pendekar al-Qur’an. Beliau
memahami al-Qur’an tidak hanya tekstual, tapi kontekstual. Beliau sosok hamilul
qur’an yang nafasnya bersama al-Qur’an.

Penulis
hanya satu tahun mendapatkan ilmu ulama al-Qur’an ini ketika studi di Perguruan
Islam Mathali’ul Falah tahun 1996 saat kelas 2 Aliyah. Beliau mengajar ilmu
al-Tafsir karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi.

Lebih
dari itu, penulis melihat sosok ini ketika sedang menunaikan shalat jum’at.
Meskipun masih banyak ulama sepuh, KH. Ahmad Minan mendapat amanah menjadi imam
shalat jum’ah. Masih teringat bacaan merdu-berwibawa Kiai ini pada dua rakaat
shalat jum’ah, yaitu Surah al-Jum’ah pada rakaat pertama dan Surah al-Munafiqun
pada rakaat kedua.

Sebagai
santri kampung yang tidak terbiasa dengan bacaan surah panjang tentu awalnya
kaget. Namun, pada akhirnya terlatih dengan bacaan panjang saat shalat jum’ah
dengan Imam KH. Ahmad Minan ini.

Gus
Minan, biasa kami para santri PIM memanggil, adalah sosok yang tawadlu’ (rendah
hati). Ketika beliau berjalan, wajahnya menunduk ke bawah sebagai bukti
ketawadluan beliau yang selalu menganggap diri tidak lebih tinggi dari orang
lain.

Ingat
dawuh Nabi yang artinya

Orang
yang rendah hati karena Allah, maka derajatnya diangkat Allah.

Gus
Minan mempraktekkan ini. Di sela-sela mengajar di PIM, khususnya saat
istirahat, di ruangan utara bersama para guru sepuh, beliau berdiskusi dan
bercengkrama dengan akrab tanpa ada kelas sosial. Meskipun beliau dari keluarga
pendiri PIM, namun beliau akrab dan ngobrol gayeng dengan para guru.

Memang
begitu orang yang mendalam ilmunya. Laksana padi, semakin tua semakin menunduk.
Kedalaman ilmu al-Qur’an beliau luar biasa. Ketika mengajar ilmu al-Tafsir,
banyak sekali keterangan yang beliau sampaikan kepada kami, para santri. Beliau
memaknai al-Qur’an secara kontekstual agar al-Qur’an hidup sesuai spirit zaman.

Beliau
sering menjelaskan nama-nama sahabat yang berperan dalam ilmu tafsir al-Qur’an.
Hal ini tidak lepas dari rihlah ilmiyyah beliau di Mekkah. Beliau menghafalkan
al-Quran kepada ayahandanya, KH. Abdullah Zain Salam, kemudian menurut KH.
Samhadi (2021) berguru kepada Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki dalam waktu yang
relatif panjang.

Perjalanan
panjang rihlah ilmiyyah KH. Ahmad Minan Abdillah ini juga meneruskan jaringan
Kajen-Haramain yang sebelumnya dilakukan para santri-kiai Kajen dan sekitarnya,
seperti KH. Mahfudh Salam, KH. Hasbullah, KH. Mukhtar, dan KH. Hambali
Waturoyo.

Maka
wajar jika KH. Ahmad Minan lahir sebagai ulama ahli al-Qur’an yang luas
wawasannya, mendalam ilmunya, dan santun pribadinya sehingga dengan ijin Allah
bisa melahirkan kader-kader penerus al-Qur’an yang bertebaran di banyak wilayah
di Indonesia.

Kecintaan
mendalam KH. Ahmad Minan Abdillah kepada al-Qur’an benar-benar sepanjang hayat.
Meskipun kondisi kesehatannya menurun, namun semangat mendaras al-Qur’an beliau
tidak pernah luntur. KH. Ahmad Mu’adz Thohir (2021) menjelaskan kegigihan KH.
Ahmad Minan Abdillah dalam mendaras al-Qur’an yang luar biasa, meskipun kondisi
kesehatanya kurang mendukung.

Beliau,
Gus Minan ini, kata KH. Samhadi (2021), ketika sedang membaca al-Qur’an, maka
konsentrasinya di atas rata-rata orang biasa. Dari awal sampai akhir beliau
asyik bersama al-Qur’an sehingga tidak mau diganggu dengan aktivitas lain,
seperti makan, minum, dan lain-lain. Subhanallah.

Bersama
istri Hj. Maftuhah Minan, Gus Minan berjuang membumikan al-Qur’an di seluruh
penjuru daerah di Kabupaten Pati. Qiro’ati adalah metode baca al-Qur’an yang
ketat dan disiplin dalam makhraj dan tajwid sehingga menghasilkan kader-kader
al-Qur’an yang handal.

TPQ
Qiro’ati Kabupaten Pati di bawah pimpinan Hj. Maftuhah Minan tidak hanya
mengajarkan al-Qur’an, tapi juga praktek ibadah, hafalan surat-surat pendek dan
hal-hal lain yang penting dalam pembentukan karakter Qur’ani. Bahkan, dalam
perkembangannya, TPQ Qiro’ati ini juga membuka cabang untuk orang tua.

Di
samping ahli al-Qur’an, KH. Ahmad Minan adalah sosok yang peduli kepada fakir
miskin. Menurut KH. Samhadi (2021), KH. Ahmad Minan Abdillah aktif menyantuni
fakir miskin yang berkahnya dirasakan anak cucu dan para santri. Ini adalah
bukti kesalehan sosial beliau yang harus diteladani para santri. Sebuah teladan
agung dari Sang Pendekar Al-Qur’an yang menjadi inspirasi para santri.

KH.
Ahmad Minan bin KH. Abdullah Zain Salam yang merupakan dzurriyyah Syaikh Ahmad
Mutamakkin Kajen dimakamkan di Waturoyo, di samping masjid Waturoyo. Insya
Allah ada isyarat langit yang menunjukkan daerah ini menjadi daerah yang
berkah, baik ilmu, masyarakat, dan lain-lain. Amiin.

Kajen,
Selasa, 4 Rajab 1442 – 15 Februari 2021

Jamal
Ma’mur Asmani, penulis adalah Wakil Ketua
PC NU Pati, produktif menulis biografi para kiai di Pati, tulisan ini sebelumnya telah dimuat di status facebooknya.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Tambahagung dan Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 55 rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, dengan kategori kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat. Selain rumah warga, fasilitas umum di kedua desa tersebut juga mengalami kerusakan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

  • Setelah Imbang di Kandang, Persijap Bertekad Raih Poin Penuh saat Lawan PSIM Yogyakarta

    Setelah Imbang di Kandang, Persijap Bertekad Raih Poin Penuh saat Lawan PSIM Yogyakarta

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.853
    • 0Komentar

    JEPARA – Laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 antara Persijap Jepara dan Persis Solo berakhir dengan skor imbang 0-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada malam Kamis (5/3). Upaya Laskar Kalinyamat untuk meraih kemenangan penuh ternyata tidak tercapai. Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, pelatih Persijap Jepara Mario Lemos memberikan apresiasi pada performa timnya. […]

  • Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    Lawan Rasa Takut dengan Belajar

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Quinta Fitri Maulani Quinta/DOKUMEN PRIBADI Kebanyakan rasa takut terhadap sesuatu mesti dihindari. Sepeti takut dalam hal pelajaran, namun berbeda dengan Quinta Fitri Maulani. Perempuan kelahiran Pati, 3 Mei 1996 ini mengaku, dulunya saat sekolah ia tak bisa dan cenderung takut terhadap Bahasa Inggris, maka dari itu perempuan yang tinggal di Dosoman Pati ini memilih melawan […]

  • Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate

    Jagung Bakar khas Kudus Kuliner Malam yang Lezat

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate.

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.658
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

  • DPRD Pati Minta Disdukcapil Tindaklanjuti Pemalsuan KK untuk PPDB 2024

    DPRD Pati Minta Disdukcapil Tindaklanjuti Pemalsuan KK untuk PPDB 2024

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah memanggil beberapa pihak terkait kasus pemalsuan Kartu Keluarga (KK) yang digunakan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pihak yang dipanggil untuk rapat bersama DPRD Pati termasuk panitia PPDB SMAN 1 Pati, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil […]

expand_less