Breaking News
light_mode

Desakan Hukuman Mati untuk Koruptor: Anggota DPRD Jateng Soroti Lemahnya Efek Jera Putusan Pengadilan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 172

GROBOGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, Yohanes Winarto, menyoroti lemahnya putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia.

Hal ini disampaikannya usai ujian desertasi tertutup terkait hukuman mati pada kasus pidana korupsi di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (11/7).

Dalam penelitiannya, Winarto memfokuskan kajian pada pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menemukan fakta mengejutkan: angka korupsi justru meningkat setiap tahunnya.

“Angka korupsi tidak semakin turun, dari tahun ke tahun semakin meningkat,” ujarnya.

Winarto menilai lemahnya putusan pengadilan tidak memberikan efek jera. Bahkan, hal ini justru memicu maraknya pelaku korupsi baru.

“Inilah problem yang ada di negara kita,” tuturnya.

Untuk mencari solusi, Winarto melakukan penelitian yang menunjukkan perlunya hukuman berat bagi pelaku korupsi. Ia juga prihatin karena banyak aparat penegak hukum yang terlibat dalam pusaran korupsi.

“Banyak juga aparat penegak hukum yang justru terlibat dalam pusaran korupsi itu sendiri,” jelasnya.

Berdasarkan penelitiannya, Winarto merekomendasikan pemerintah untuk mereformulasi pasal-pasal dalam Undang-Undang Korupsi. Ia mengusulkan agar ancaman hukuman mati dimasukkan ke dalam pasal-pasal di luar Pasal 2 ayat (2), dengan kualifikasi tertentu.

“Di luar Pasal 2 ayat (2), untuk juga ada kualifikasi di mana pasal-pasal tersebut juga dimasukkan ancaman pidana mati,” tegasnya.

Dengan demikian, penjabaran Undang-Undang Korupsi Pasal 2 ayat (2) tidak hanya terbatas pada keadaan tertentu, tetapi juga mempertimbangkan aspek lain seperti pelaku, pejabat, dan jumlah kerugian negara.

“Itu juga yang harus jadi pemikiran, agar mereka-mereka yang melakukan kejahatan tersebut, patut untuk dijatuhi pidana mati,” tegasnya.

Winarto berharap penelitiannya dapat berkontribusi pada perbaikan penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati akan melakukan investigasi terkait dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Pati Kota. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan akan mengajak anggota Komisi D, Ketua DPRD Pati, dan media untuk meninjau langsung dapur penyedia MBG tersebut. “Kalau di Pati kota ada, nanti saya akan mengajak […]

  • Sugito, Sopir Truk Terlibat Blokade Pantura Bersama AMPB Akhirnya Hirup Udara Bebas

    Sugito, Sopir Truk Terlibat Blokade Pantura Bersama AMPB Akhirnya Hirup Udara Bebas

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.324
    • 0Komentar

    PATI – Sugito, sopir truk yang sempat terjerat kasus pemblokiran Jalan Pantura Pati, kini bisa kembali berkumpul dengan keluarga setelah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati pada Kamis (19/2/2026). Ia didampingi oleh tim penasihat hukumnya saat keluar dari lapas. Sugito diketahui terlibat dalam aksi blokade jalan bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pada […]

  • Atik Kusdarwati Kenalkan Ruang Pemerintahan ke Anak-Anak Lewat Kunjungan Pendopo

    Atik Kusdarwati Kenalkan Ruang Pemerintahan ke Anak-Anak Lewat Kunjungan Pendopo

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 709
    • 0Komentar

    PATI – Bunda Literasi Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, dengan penuh antusias menyambut kunjungan siswa-siswi SD IT Nurul Fikri Juwana dalam kegiatan field trip atau outing class di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (19/11/2025). Acara ini berlangsung meriah dan edukatif, menjadi wadah pengenalan ruang-ruang pemerintahan kepada anak-anak sejak dini. Atik Kusdarwati Sudewo mengajak para siswa berkeliling […]

  • Anggota DPRD Pati: Bantuan RTLH Harus Tepat Sasaran, Jangan Salah Sasaran!

    Anggota DPRD Pati: Bantuan RTLH Harus Tepat Sasaran, Jangan Salah Sasaran!

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 168
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah dari Fraksi PKB, menekankan pentingnya penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tepat sasaran. Ia menyoroti perlunya seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tersebut hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Masyarakat yang status ekonominya sudah baik jangan sampai menerima RTLH, yang layak menerima hanyalah masyarakat tidak […]

  • Ada 5 kecamatan di Pati dengan kasus HIV/AIDS tertinggi.

    Awas, Inilah 5 Kecamatan dengan Jumlah Kasus HIV Tertinggi di Pati

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Ada 5 kecamatan di Pati dengan kasus HIV/AIDS tertinggi.

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

expand_less