Breaking News
light_mode

Gandeng Rumah Kreatif Jogja Hasilkan Motif Khas Batik Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
  • visibility 296
Pameran batik hasil karya pelatihan ibu-ibu di Karimunjawa dengan Rumah Kreatif Dongaji Batik Panggungharjo Yogyakarta

Emak-emak di Karimunjawa dilatih membikin batik. Bekerja sama dengan Rumah Kreatif dari Jogja, sejumlah motif telah dihasilkan. Antara lain motif dewadaru, motif kalimasada, motif setigi dan stilisasi biota laut Karimunjawa. Motif ini dipersembahkan untuk menyuarakan keberlanjutan lingkungan hidup di salah satu kepulauan paling indah di bumi Nusantara ini 

JEPARA – Sebanyak 12
orang warga Desa Karimunjawa terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri  mengikuti pelatihan membatik selama 6 hari,
sejak 22 – 27 Nopember 2021, di gedung Puskesmas lama Kecamatan Karimunjawa.

“Pelatihan membatik
kali ini merupakan kelanjutan dari pelatihan membatik yang telah dilaksanakan
pada Bulan Oktober 2021 lalu,” kata Fahrul Alim, penggagas kegiatan
pelatihan membatik dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.

Fahrul mengatakan,
antusiasme membatik di kalangan ibu-ibu dan remaja putri sangat bagus, sehingga
kami mengusulkan agar menjadi kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat  di masa pandemi.

“Alhamdulillah, walau
melalui proses yang cukup panjang, akhirnya pihak Pemerintah Desa Karimunjawa
merespon dengan memberikan anggaran 15 juta dari Dana Desa di APBDes
2021,” lanjut Fahrul yang juga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Karimunjawa.

Pelatihan batik ini
menggandeng Rumah Kreatif Dongaji Batik Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta
pimpinan Nurohmad untuk melatih membatik cap menggunakan canting kertas bekas.

“Hasil dari pelatihan
membatik tersebut  kemudian kita pamerkan
di Aula Kecamatan yang dibuka Pak Carik Ngatiman,” kata Fahrul.

Sementara itu, dalam  sambutannya pada pembukaan Pameran
Batik,  Sekretaris Desa Karimunjawa
Ngatiman menyambut baik pelatihan membatik tersebut.

“Kami berharap
pelatihan membatik yang dibiayai dari Dana Desa tahun 2021 bisa berkelanjutan,
sehingga para wisatawan yang ke Karimunjawa nantinya tidak hanya membeli gesek
(ikan asin) tapi juga membeli cinderamata berupa batik khas Karimunjawa,”
kata Ngatiman.

Pameran Batik Karimunjawa
dimeriahkan dengan koreografi tarian “Shadow Batik” yang dibawakan
Nurohmad dari Rumah Kreatif Dongaji dan Sanggar Tari Jaladri Karimunjawa.

Rumah Kreatif Dongaji Batik
telah menghasilkan karya batik motif khas Karimunjawa, yakni : motif dewadaru,
motif kalimasada, motif setigi dan stilisasi biota laut Karimunjawa.

“Semua upaya ini kani
persembahkan untuk konservasi alam dan budaya Karimunjawa. Batik sebagai produk
budaya dan pranata sosial merupakan wasilah untuk menyuarakan keberlanjutan
lingkungan hidup di Karimunjawa,” ujar Nurohmad, jebolan ISI Yogyakarta.
(has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.961
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu. Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini. […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya kasus pernikahan dini di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa pernikahan dini dapat berdampak buruk terhadap masa depan anak. Muntamah menuturkan bahwa angka pernikahan dini di Pati erat kaitannya dengan tingginya angka putus sekolah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah solutif guna menekan angka […]

  • Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    Fakta Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untungkan Warga

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

      Instagram KemendesPDTT  Wacana penambahan jabatan kepala desa menjadi 9 tahun menuai pro kontra di masyarakat. Aksi unjuk rasa ribuan kepala desa ke Jakarta (18/1/2023) yang menuntut tambahan masa jabatan mendapat cibiran di sosial media. Kepala desa dinilai rakus jabatan. Namun penambahan masa jabatan kepala desa itu sebenernya memiliki sisi positif untuk masyarakat desa itu […]

  • Persipa Dijagokan Menangi Derbi Muria

    Persipa Dijagokan Menangi Derbi Muria

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

      Skuad Persipa Pati  Meskipun berstatus tim promosi, Persipa Pati layak diperhitungkan lebih. Semangat juang wani ngeyel bakal merepotkan lawan-lawannya. Termasuk Persijap Jepara yang akan bertamu pekan ini. Laga Derbi Muria ini bakal menyajikan pertandingan seru.  PATI – Persipa Pati dijagokan menjadi pemenang dalam pertandingan menghadapi Persijap Jepara yang bertajuk Derbi Muria pada Minggu (18/9/2022) […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, untuk berkolaborasi dalam pembangunan wilayah. Sebab pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah. Hal itu dikatakan Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pelantikan pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025-2030, di […]

  • DPRD Pati: Wilayah Selatan Masih Bergantung pada Air Hujan, Butuh Bendungan Baru

    DPRD Pati: Wilayah Selatan Masih Bergantung pada Air Hujan, Butuh Bendungan Baru

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.145
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan bendungan di kawasan Pati Selatan dinilai harus segera diwujudkan guna mengatasi masalah kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Keberadaan fasilitas penampungan air ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan air sekaligus menunjang pengembangan sektor pertanian setempat. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyampaikan bahwa wilayah Pati Selatan saat ini masih […]

expand_less