Breaking News
light_mode

Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 187

PATI – Siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menyelenggarakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA) dengan tema kearifan lokal Jawa pada Rabu (14/5/2025).

Kegiatan ini menekankan pentingnya melestarikan tradisi Jawa seperti mitoni (tingkeban), upacara adat untuk merayakan kehamilan tujuh bulan.

K.R.T. Meggi Hannusa, Abdi Dalem dari Keraton Surakarta, menjadi narasumber, menekankan pentingnya menjaga dan mewariskan tradisi Jawa seperti mapati, tedhak siten, ruwatan, dan berbagai bancaan kepada generasi muda.

Beliau menyoroti tantangan bagi generasi Z yang akrab dengan dunia digital untuk tetap menghargai budaya lokal dan mencegah tergerusnya tradisi oleh budaya asing.

“Banyak sekali tradisi adat istiadat Jawa yang harus diketahui bersama, seperti mapati, mitoni, tedhak siten, ruwatan, bancaan ketika akan berangkat kerja, bancaan setelah menikah, bancaan akan membangun rumah, selametan (syukuran), dan sebagainya. Budaya-budaya tersebut harus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi selanjutnya,” tegas dia.

Arif Sutoyo, Wakil Kepala Bidang Humas MA Salafiyah Kajen, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya Jawa sebagai identitas masyarakat setempat.

Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi mereka dalam menghias tampah dengan daun pisang dan jajanan pasar, elemen penting dalam upacara bancaan.

“Antusiasme peserta didik MA Salafiyah cukup menjadi simbol bahwa sebagai generasi Z tidak menutup diri untuk mengenal budaya mereka sendiri. Selain itu, peserta didik ikut berpartisipasi dengan menghias tampah dengan daun pisang dan jajanan pasar yang menjadi ciri khas ketika prosesi bancaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap tradisi Jawa mengandung filosofi, budaya, dan spiritual yang mendalam, serta nilai-nilai sosial seperti persatuan, kebersamaan, rasa syukur, dan saling menghormati. Tradisi ini, menurutnya, membentuk karakter dan identitas masyarakat Jawa.

Setyo Gunawan, koordinator P5RA, berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Jawa dan pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga generasi muda dapat mewarisi dan melestarikan warisan budaya leluhur.

“Kami berharap, peserta didik memahami esensi budaya Jawa dan mengetahui tata cara prosesi adat Jawa di kemudian hari. Selain itu, harapannya acara ini dapat membangkitkan rasa cinta terhadap budaya kita sendiri dan memahami dengan baik nilai serta makna yang terkandung dalam budaya Jawa,” harapnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Berkomitmen untuk Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem Hingga 0 Persen

    Pemkab Pati Berkomitmen untuk Menuntaskan Kemiskinan Ekstrem Hingga 0 Persen

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Pemkab Pati menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penanganan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrim. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Sekda Pati Jumani, Forkopimda Kabupaten Pati, Kepala Bapperida Pati Muhtar, Camat se Kabupaten Pati, mitra pembangunan, serta Kepala OPD terkait di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (04/03/2024) pagi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian […]

  • Diperkuat Pemain dari Portugal dan Kenya, Persijap Selection Bakal Hadapi Persipura

    Diperkuat Pemain dari Portugal dan Kenya, Persijap Selection Bakal Hadapi Persipura

    • calendar_month Sab, 23 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JEPARA – Pertandingan klasik bakal tersaji di Stadion Gelora Bumi Kartini Sabtu (2/3/2019) nanti, antara Persijap Selection melawan Persipura Jayapura. Kedatangan Persipura ke Bumi Kartini itu dimaksudkan untuk melakoni laga ujicoba. Persijap Selection bakal diperkuat para pemain Liga 3 2018, serta diperkuat dua pemain asing. Osvaldo De Ceita Pinto Jalo dari Portugal, dan Peter Pochi […]

  • Proyek Infrastruktur Pati Diawasi KPK dan Kejari, Wakil Ketua DPRD Tekankan Kualitas Pekerjaan

    Proyek Infrastruktur Pati Diawasi KPK dan Kejari, Wakil Ketua DPRD Tekankan Kualitas Pekerjaan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.712
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan proyek infrastruktur di wilayahnya harus dikerjakan dengan standar yang baik dan tidak boleh sembarangan. Ia mengingatkan secara tegas bahwa proses dan hasil pekerjaan tersebut berada dalam pengawasan langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kejaksaan Negeri Pati. “ Ini kan mulai persiapan siapa […]

  • Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Patung ikan bandeng raksasa ikon baru kota pati Pamor Kabupaten Pati, sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbaik ditegaskan dengan kehadiran patung ikan bandeng raksasa berukuran sepanjang 26 meter dan lebar 6 meter di ujung barat Jalan Lingkar Selatan. Patung bandeng raksasa yang dibangun lengkap dengan taman serta air mancur tersebut menelan biaya sebesar Rp 3,8 […]

  • Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.535
    • 0Komentar

    PATI – Di wilayah Kajen, Kabupaten Pati, warisan manuskrip tidak hanya menjadi sisa kenangan masa lalu, melainkan juga menjadi cermin khas dari bagaimana Islam berkembang dan menyatu dengan kehidupan masyarakat Jawa. Taufiq Hakim, Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, menjelaskan bahwa keberislaman di daerah ini memiliki karakter konvergen dan vernakular, yang menyatukan ajaran ketauhidan yang kuat dengan […]

  • [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    [Tragis] Tanam Bawang Merah, Petani di Pati Tewas Tersambar Petir

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    TERSAMBAR PETIR: Korban tersambar petir Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa dievakuasi petugas Mapolsek Wedarijaksa kemarin (2/3/18). Lingkar Muria, PATI – Bambang, petani asal Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati meninggal saat menanam bawang merah. Pria 64 tahun itu masih nekat bekerja di lahan sawah bengkok milik kasi kesra Desa Bangsalrejo ketika hujan dan meninggal usai tersambar petir. Berdasarkan informasi […]

expand_less