Breaking News
light_mode

Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
  • visibility 219

PATI – Siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menyelenggarakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA) dengan tema kearifan lokal Jawa pada Rabu (14/5/2025).

Kegiatan ini menekankan pentingnya melestarikan tradisi Jawa seperti mitoni (tingkeban), upacara adat untuk merayakan kehamilan tujuh bulan.

K.R.T. Meggi Hannusa, Abdi Dalem dari Keraton Surakarta, menjadi narasumber, menekankan pentingnya menjaga dan mewariskan tradisi Jawa seperti mapati, tedhak siten, ruwatan, dan berbagai bancaan kepada generasi muda.

Beliau menyoroti tantangan bagi generasi Z yang akrab dengan dunia digital untuk tetap menghargai budaya lokal dan mencegah tergerusnya tradisi oleh budaya asing.

“Banyak sekali tradisi adat istiadat Jawa yang harus diketahui bersama, seperti mapati, mitoni, tedhak siten, ruwatan, bancaan ketika akan berangkat kerja, bancaan setelah menikah, bancaan akan membangun rumah, selametan (syukuran), dan sebagainya. Budaya-budaya tersebut harus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi selanjutnya,” tegas dia.

Arif Sutoyo, Wakil Kepala Bidang Humas MA Salafiyah Kajen, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budaya Jawa sebagai identitas masyarakat setempat.

Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi mereka dalam menghias tampah dengan daun pisang dan jajanan pasar, elemen penting dalam upacara bancaan.

“Antusiasme peserta didik MA Salafiyah cukup menjadi simbol bahwa sebagai generasi Z tidak menutup diri untuk mengenal budaya mereka sendiri. Selain itu, peserta didik ikut berpartisipasi dengan menghias tampah dengan daun pisang dan jajanan pasar yang menjadi ciri khas ketika prosesi bancaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap tradisi Jawa mengandung filosofi, budaya, dan spiritual yang mendalam, serta nilai-nilai sosial seperti persatuan, kebersamaan, rasa syukur, dan saling menghormati. Tradisi ini, menurutnya, membentuk karakter dan identitas masyarakat Jawa.

Setyo Gunawan, koordinator P5RA, berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Jawa dan pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga generasi muda dapat mewarisi dan melestarikan warisan budaya leluhur.

“Kami berharap, peserta didik memahami esensi budaya Jawa dan mengetahui tata cara prosesi adat Jawa di kemudian hari. Selain itu, harapannya acara ini dapat membangkitkan rasa cinta terhadap budaya kita sendiri dan memahami dengan baik nilai serta makna yang terkandung dalam budaya Jawa,” harapnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar Tersangka Kasus Pengeroyokan di Magelang Terancam Penjara 9 Tahun

    Pelajar Tersangka Kasus Pengeroyokan di Magelang Terancam Penjara 9 Tahun

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Konferensi pers Polres Magelang atas kasus pengeroyokan. Polres Magelang menetapkan tiga orang tersangka kasus pengeroyokan yang terjadi di depan balai Desa Pasuruhan. Ketiganya masih berstatus pelajar, satu orang kategori dewasa sisanya kategori anak. Magelang – Tiga orang palajar SMK di Magelang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan yang terjadi di depan balai desa Pasuruhan Kecamatan […]

  • Selamat Tinggal Lokalisasi Selamat Datang Prostitusi Online?

    Selamat Tinggal Lokalisasi Selamat Datang Prostitusi Online?

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

      Anggota Komisi D DPRD Pati Noto Subiyanto PATI – Lokalisasi Lorong Indah (LI) berhasil dibongkar pemkab Pati pada Kamis (3/2/2022). Sejumlah pihak mengapresiasi kebijakan “berani” dari pemerintah, karena telah melenyapkan tempat maksiat itu. Dikutip dari berbagai sumber, ada sekitar 70-an bangunan yang dirobohkan. Kini lokalisasi itu telah rata dengan tanah. Di lokalisasi ini memang […]

  • Wabup Pati Buka Gladi Tangguh Ubaloka Pramuka Kwarcab Pati 2025

    Wabup Pati Buka Gladi Tangguh Ubaloka Pramuka Kwarcab Pati 2025

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    PATI — Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka kegiatan Gladi Tangguh Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwartir Cabang Kabupaten Pati Tahun 2025 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kesiapsiagaan dan ketangguhan anggota Pramuka dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan […]

  • Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JEPARA – Untuk mengenang kembali kehebatan Ratu Kalinyamat, pejuang yang melawan Portugis di Selat Malaka, Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat di Kompleks Masjid Astana Sultan Hadlirin, Mantingan, Kamis (24/4/2025). Pameran yang dibuka Bupati Jepara H. Witiarso Utomo ini menampilkan catatan sejarah, termasuk salinan catatan pelaut Portugis yang menyebut Ratu […]

  • Daftar Contoh 15 Soal Pilihan Ganda Mapel IPS Kelas 5 SD Dalam Penilaian Akhir Semester (PAS)

    Daftar Contoh 15 Soal Pilihan Ganda Mapel IPS Kelas 5 SD Dalam Penilaian Akhir Semester (PAS)

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 254
    • 0Komentar

      EDUKASI – Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang ada di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Mata Pelajaran IPS di kelas 5 SD antara lain tentang geografi, dan juga tentang Sejarah. Seperti Sejarah masa perang kemerdekaan dan juga sekitar proklamasi. Berikut ini 15 contoh soal Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk mata Pelajaran IPS […]

  • Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

    Festival Wulan Merindu di Bendungan Wilalung yang Syahdu

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Suasana asik di bendungan tuaFOTO Instagram Bidadari Kota Kudus Di bawah gagah bendungan bangunan Belanda, gadis-gadis muda itu berlenggak-lenggok manja. Menguarkan pesona kecantikan diri. Melengkapi eksotisnya Bendungan Wilalung kala senja. KUDUS – Ratusan warga dari Desa Babalan, Kecamatan Undaan dan sekitarnya memenuhi Bendungan Wilalung, Sabtu (23/11/2019). Mereka menikmati suguhan acara yang bertajuk “Wulan Merindu”. Acara […]

expand_less