Breaking News
light_mode

Tahun 2023 Penguatan SDM, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Pemkab Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 250

 

Sekda Jepara Edy Sujatmiko/ Diskominfo Jepara

Fokus pembangunan dicanangkan Pemerintah Kabupaten Jepara patah tahun 2023. Yang pertama adalah penguatan sumber daya manusia, ekonomi, dan infrastruktur. 

JEPARA – Kebijakan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Jepara Tahun 2023 nanti, akan fokus pada penguatan sumber daya manusia, ekonomi dan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Ada lima program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Pembangunan Jepara tahun depan akan fokus pada penguatan SDM, ekonomi, dan infrastruktur,” kata Edy Sujatmiko dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Jepara Tahun 2023, pada Selasa (22/3/2022), di Pendopo R.A Kartini Jepara seperti dikutip dari jepara.go.id

Edy Sujatmiko menjelaskan, lima prioritas pembangunan daerah tahun 2023 yaitu, pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Kedua, peningkatan ketahanan sosial dan pembangunan kebudayaan, ketiga, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat, keempat, peningkatan cakupan prasarana dan sarana dasar serta teknologi informasi yang didukung oleh lingkungan hidup berkelanjutan, serta kelima, pengembangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang gesit, adaptif dan kolaboratif.

“Namun demikian, dari lima prioritas pembangunan tersebut masih ada beberapa permasalahan yang harus dihadapi bersama,” kata dia.

Misalnya pembangunan SDM, saat ini masih berkutat pada angka rata-rata lama sekolah yang baru sebesar 7,79 Tahun. Kemudian persentase balita gizi buruk sebesar 1,38 persen dan balita stunting 12,91 persen.

Begitu juga untuk infrastruktur dan lingkungan, baru 88,6 persen jalan kabupaten dalam kondisi mantab. Minimnya drainase jalan sebesar 14,8 persen dan rumah layak huni sebesar 83,15 persen.

“Permasalahan kawasan kumuh, akses air minum layak, ruang terbuka hijau kota, dan penanganan sampah menjadi hal penting yang harus kita selesaikan,” kata Edy.

Pemkab Jepara juga melanjutkan penerapan pagu indikatif perencanaan pendekatan bottom up sebesar Rp39 miliar. Pagu indikatif ini merupakan lanjutan komitmen untuk mengakomodasi usulan masyarakat, sehingga perencanaan pembangunan sesuai dengan kebutuhan riil di wilayah setempat.

Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif mengatakan, perlu mengangkat isu – isu strategis dalam RKPD. Selain itu, juga butuh evaluasi agar tidak monoton. Sedangkan anggaran harus diolah sesuai skala priorotas untuk meningkatkan target kinerja.

“Bidang Ekonomi mengalami kenaikan di dua tahun terakhir. Tapi kemiskinan tidak turun tapi cenderung naik. Ini perlu pemecahan bersama,” paparnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Persipa Pati kalah di kandang melawan Gresik United 0-1 di Stadion Joyokusumo Pati (1/12/2023). Langkah menuju babak 12 besar praktis sudah tertutup, namun petualangan di Liga 2 belum selesai.

  • Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Arya Putra Gerryan rekrutan baru Persijap/@persijap_jepara SOLO – Persijap Jepara mendapat tambahan amunisi. Total ada tiga pemain baru yang telah resmi dikenalkan oleh manajemen. Salah satu pemain pernah menjadi bagian timnas kelompok umur. Tiga pemain itu adalah M Faturahman. Pemain ini berposisi sebagai sayap kanan/kiri. Pemain kelahiran 2000 ini berasal dari Borneo FC. Pemain kedua […]

  • Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    Kualifikasi Porprov Jawa Tengah 2018 Lawan Semarang, Pati Tetap Optimis

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    BERFOTO : Para pemain sepakbola pra porprov Pati berfoto santai usai latihan mematangkan permainan jelang laga ketiga melawan Semarang, Minggu (22/10) mendatang. Lingkar Muria, PATI – Hasil seri 0-0 pada laga kedua kualifikasi porprov 2018 melawan Salatiga, tak membuat tim Pati menyerah. Meskipun di laga berikutnya melawan tim kuat Semarang, skuad asuhan Eko Supriyanto ini […]

  • Wow Dana Cadangan Pilkada Pati Tahun 2024 Sebesar 45 Miliar

    Wow Dana Cadangan Pilkada Pati Tahun 2024 Sebesar 45 Miliar

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Wakil Bupati Saiful Arifin  Untuk menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024, pemkab akan mengalokasikan anggaran Dana Cadangan sebesar Rp 45 miliar. PATI – Rencana tersebut diungkapkan Wakil Bupati Saiful Arifin ketika membacakan naskah penjelasan Bupati Haryanto mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024, […]

  • DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada masyarakat untuk bahu-membahu dalam upaya penanganan stunting. Stunting, menurutnya, merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian serius. Pasalnya, stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga dapat menghambat perkembangan otak anak dan meningkatkan risiko penyakit kronis. “Dampak stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga […]

  • Menghibur Diri dengan Membaca

    Menghibur Diri dengan Membaca

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Ita Rahmawati Tiga tahun nyantri di pondok pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar membaca, terutama bacaan sastra. Hal itu Ita lakukan sebab untuk membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya […]

expand_less