Breaking News
light_mode

Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 26 Des 2024
  • visibility 299

PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024).

Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil.
Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024).

Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, dengan sebagian besar dirawat di rumah sakit dan puskesmas.

“Setelah makan sekitar jam 8 malam, saya mulai merasakan reaksi pada jam 3 dini hari. Gejalanya mual, demam tinggi, dan pusing kepala. Kondisi sekarang mulai membaik, alhamdulillah,” ujar Supar, salah satu korban, pada Rabu (25/12/2024).

Supar menjelaskan bahwa lontong sayur yang dikonsumsinya tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

“Lontongnya enak saja. Saya makan tiga potong, dan dua potong lainnya dengan lauk saya berikan ke anak saya. Anak saya juga sakit setelah makan. Jadi, siapa pun yang makan pasti kena,” jelasnya.

Kasi Kesejahteraan Desa Tluwah, Dewi Riyani, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan pertama pada Selasa sore. Segera setelah itu, Pemdes Tluwah langsung mengecek kondisi warga di fasilitas kesehatan terdekat.

“Saya mendapat laporan ada warga demam, muntah-muntah, dan diare. Setelah kami cek ke RS Budi Agung, ternyata banyak warga yang dirawat. Kami juga memantau Puskesmas dan melakukan sweeping ke desa, hasilnya banyak warga mengalami gejala serupa,” ujar Dewi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia, menyatakan bahwa sampel makanan berupa lontong opor ayam dan sambal goreng telah diambil untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Semarang.

“Kami sudah mengamankan sampel berupa lontong opor ayam dan sambal goreng. Sampel ini akan diperiksa untuk mengetahui apakah makanan tersebut menjadi penyebab keracunan. Hasilnya diperkirakan keluar dalam 3–7 hari,” jelasnya.

Aviani menambahkan bahwa dugaan sementara menunjukkan keracunan massal berasal dari konsumsi makanan hajatan tersebut. Pemerintah terus memantau kondisi para korban dan menunggu hasil uji laboratorium untuk langkah lebih lanjut.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati: Haul Nyai Ageng Ngerang Momentum Doa untuk Kesejahteraan

    Bupati Pati: Haul Nyai Ageng Ngerang Momentum Doa untuk Kesejahteraan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 555
    • 0Komentar

    PATI – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Kamis (26/6/2025). Ribuan warga berkumpul untuk memperingati Haul Nyai Ageng Ngerang, diiringi Kirab Luwur yang penuh makna. Acara ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi rasa hormat kepada leluhur dan doa bersama untuk kemakmuran Kabupaten Pati. Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati […]

  • MI PIM Mujahidin Bageng Berhasil Meraih Juara Umum di Loksis se-Kecamatan Gembong Pati 2023

    MI PIM Mujahidin Bageng Berhasil Meraih Juara Umum di Loksis se-Kecamatan Gembong Pati 2023

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    EDUKASI – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, mencatat prestasi gemilang sebagai juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan Gembong tahun 2023 yang digelar di MI PIM Mujahidin Bageng pada Rabu (15/11/2023). Keberhasilan ini dicapai melalui kontribusi dua siswa yang masing-masing meraih juara 1, dua siswa meraih juara […]

  • Kencan Buku Pati, Wadah Seru Membangun Kedekatan dan Cinta pada Dunia Literasi

    Kencan Buku Pati, Wadah Seru Membangun Kedekatan dan Cinta pada Dunia Literasi

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.123
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah pemandangan yang menyejukkan hati terlihat di sisi selatan Alun-Alun Pati pada sore hari Minggu (17/5/2026). Puluhan anak muda berkumpul dalam keheningan yang damai, masing-masing tampak sangat khusyuk menekuri halaman-halaman buku yang mereka pegang. Mereka memilih duduk di berbagai sudut yang dianggap paling nyaman di kawasan itu; ada yang di kursi taman, berteduh […]

  • Renshi Yamaguchi pemain asing Persiku Kudus asal Jepang. (INSTAGRAM)

    RESMI, Renshi Yamaguchi Jadi Pemain Pertama Persiku Kudus di Liga 2, Inilah Profil Lengkapnya

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 321
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus secara resmi memperkenalkan Renshi Yamaguchi sebagai pemain pertama di Liga 2 musim 2024/2025. Pemai nasal Jepang ini merupakan pemain senior dan cukup berpengalaman di Liga Indonesia. Renshi Yamaguchi yang berposisi sebagai gelandang pernah bermain untuk Arema FC di Liga 1. Di Liga 2 musim lalu, Renshi Yamaguchi memperkuat tim Gresik […]

  • Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Suasana rutinan GP Ansor PAC Jati Kudus bersama Abdul Jalil KUDUS – Obrolan yang sedang aktual digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jati. Menghadirkan cendekiawan muslim sekaligus budayawan Kudus, Abdul Jalil, kader-kader muda NU ini mengupas perihal sistem demokrasi yang semakin populer di akhir dasawarsa abad ke 20 ini. Seperti diketahui, demokratisasi menjadi salah […]

  • Giant Sea Wall: Langkah Strategis Jaga Keberlanjutan Sektor Perikanan Pantura

    Giant Sea Wall: Langkah Strategis Jaga Keberlanjutan Sektor Perikanan Pantura

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.179
    • 0Komentar

    PATI — Keberlangsungan hidup nelayan serta kemajuan sektor kelautan dan perikanan menjadi sorotan utama dalam pembahasan proyek pembangunan Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Proyek besar yang dirancang sebagai solusi atas banjir rob dan abrasi pantai ini diharapkan tidak justru menghambat roda perekonomian warga pesisir yang […]

expand_less