Breaking News
light_mode

Terimakasih Pak Polisi Tidak Ada Tawuran Lagi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 97
Razia Tongtek di wilayah Desa Wotan dan Baturejo Kecamatan Sukolilo

Gencarnya sosialisasi disertai tindakan tegas dari aparat, membuat ibadah puasa warga Desa Baturejo dan Desa Wotan di Kecamatan Sukolilo lebih tenang tahun ini. Kini tak ada lagi tawuran yang dipicu gesekan antar pemuda yang bertemu saat kegiatan tongtek di waktu sahur.  

PATI – Desa Baturejo dan Wotan ini bertetangga, namun sedikit saja tersulut, “api” bakal berkobar hebat. Karena itu, jauh-jauh hari sebelum Ramadan tiba, pemerintah desa setempat bersama aparat kepolisian menggencarkan sosialisasi terkait larangan kegiatan tongtek.

Sebab, kegiatan yang bertujuan membangunkan warga untuk sahur itu bisa saja menjadi pemicu tawuran antar pemuda di dua desa tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan beberapa waktu yang lalu.  

“Kegiatan tongtek kami larang karena dapat memicu tawuran antar pemuda di wilayah tersebut. Ini sudah sesuai dengan kesepatakan Forkopimcam Sukolilo. Kami bersama pemerintah desa setempat rutin melakukan sosialisasi dan imbauan untuk tetap menciptakan situasi ketertiban dan ketentraman masyarakat di bulan puasa,” jelas Kapolsek AKP Sahlan.

Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan bersama pemerintah desa setempat melakukan sosialisasi larangan Tongtek.


“Terlebih dahulu kami lakukan imbauan. Nanti akan ada tindakan tegas jika masih melanggar. Spanduk imbauan kami pasang di sejumlah titik. Kegiatan Tongtek di wilayah ini sering sekali rawan tawuran jadi kami antisipasi dulu sebelum terjadi,” imbuhnya.

“Karena kegiatan tongtek ini biasanya setelah ketemu antara pemuda desa biasanya berpotensi tawuran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, kegiatan tongtek yang tidak terkontrol biasanya menjadi penyebab perselisihan antarkampung yang berujung terjadinya tawuran. Kadang-kadang ada yang usil dengan melempar batu dari tempat persembunyian, dan memicu keributan di awalnya yang berlanjut tawuran.

Dalam spanduk tersebut, sesuai edaran dari Muspika Kecamatan Sukolilo kegiatan Tongtek dilarang. Selain itu kegiatan takbir keliling menyambut lebaran juga dilarang. Balap liar di jalan raya juga dilarang.

“Apabila masih melaksanakan kegiatan tersebut dan menimbulkan terganggunya kenyamanan dan ketertiban maka aparat keamanan tidak segan mengambil tindakan tegas dan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” paparnya.

Ancaman tindakan tegas juga bukan gertak sambal belaka. Polsek Sukolilo selalu gencar berpatroli.  Pada Sabtu (9/4/2022) lalu sejumlah pemuda diamankan Polsek Sukolilo, saat melakukan razia tongtek di Desa Wotan dan Desa Baturejo, dinihari. Razia tersebut untuk meminimalkan gesekan antarkelompok pemuda, yang sering terjadi di dua desa yang bersebelahan tersebut. 

Polisi dalam razia tongtek itu mengamankan sepuluh pemuda Dukuh Bombong Desa Baturejo dan dua pemuda Dukuh Jangkang Desa Wotan. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. 

“Razia tongtek tersebut untuk menciptakan rasa nyaman kepada masyarakat, sekaligus upaya meminimalkan gesekan antara pemuda dua desa bersebelahan yang sering terjadi. Ada 12 pemuda yang kami amankan bersama barang buktinya yang digunakan untuk kegiatan tongtek,” jelasnya. 

Barang bukti yang diamankan antaranya satu unit sepeda motor, satu grobak lengkap dengan sound sistem, satu unit genset, serta tujuh buah kentongan. “Patroli dan operasi tongtek tersebut dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukolilo di bulan suci ini,” terangnya. 

Setelah dilakukan pembinaan oleh Polsek Sukolilo, para pemuda yang terjaring rasia tontek dipulangkan dengan dijemput orang tua dan kepala desa setempat, dengan lebih dulu membuat pernyataan, serta janji wajib absen setiap Senin dan Kamis, hingga lebaran nanti. (Miftahul Munir)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat produk UMKM kelompok disabilitas di Kebumen. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lagi-lagi menunjukkan keberpihakan pada sektor UMKM. Hal itu terlihat saat seorang pelaku UMKM dari kelompok disabilitas hendak memberinya kaos dan barang-barang lain secara cuma-cuma, Ganjar menolak dan bersikukuh untuk membelinya.  KEBUMEN – Senyum Awaludin merekah dan matanya berbinar […]

  • DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Rapat koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Pati pada Rabu (20/8/2025) membahas tindak lanjut pasca unjuk rasa yang sempat menjadi sorotan nasional. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Forkopimda, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Hardi menjelaskan bahwa DPRD telah […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudlu’ah, SE, turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV yang berlangsung di Lapangan Desa Porangparing, Kecamatan Sukolilo, pada Rabu (8/10/2025). Kehadiran perwakilan DPRD ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Siti Maudlu’ah, politisi dari Fraksi Partai Demokrat, […]

  • Kerja Keras Seperti Ibu

    Kerja Keras Seperti Ibu

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Risma Nadia DOKUMEN PRIBADI Besar di keluarga yang boleh dibilang broken home, membuat Risma Nadia tumbuh menjadi perempuan yang kuat. Risma sapaan akrabnya, meneladani laku sang ibu, seorang pedagang kecil yang rela bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sang putri, hingga bisa lulus sampai sekolah tingkat atas. ”Berkat hal itu saya kini menjadi perempuan yang tak […]

  • Persijap Harus Waspada, Adhyaksa FC Bukan Tim Sembarangan Enam Pertandingan Terakhir Tak Pernah Kalah

    Persijap Harus Waspada, Adhyaksa FC Bukan Tim Sembarangan Enam Pertandingan Terakhir Tak Pernah Kalah

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal melakoni laga krusial untuk memastikan tiket babak 8 besar Liga 2, menjamu Adhyaksa FC Minggu (5/12/2025) di Stadion GBK Jepara. Meskipun berstatus sebagai tuan rumah, Persijap Jepara mesti waspada dengan Adhyaksa FC. Sebab tim besutan coach Ade Chandra itu sedang berada dalam trend positif. Enam kali pertandingan terakhir tidak pernah […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mengajak generasi muda di Kabupaten Pati untuk lebih aktif dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, potensi besar di bidang seni, budaya, dan kuliner bisa menjadi peluang bagi pemuda untuk meningkatkan perekonomian daerah. “Industri ikan bandeng di Juwana, misalnya, terkenal dan bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi,” ujarnya. Ia juga […]

expand_less