Breaking News
light_mode

Bunda Mawar Ajak Guru PAUD Lebih Kreatif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
  • visibility 257

 

Bunda PAUD Kudus Mawar Hartopo

Para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didorong agar semakin kreatif kembangkan pembelajaran inkuiri. PAUD memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa

KUDUS – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peranan penting dalam. Di era pembelajaran yang semakin dinamis, guru PAUD dituntut mampu mengembangkan proses pembelajaran yang mengingkatkan partisipasi siswa. Pembelajaran berbasis bermain dalam budaya inkuiri menjadi salah satu metode yang dikembangkan Guru PAUD di Kabupaten Kudus. Program pelatihan dilaksanakan Disdikpora Kabupaten Kudus dengan dukungan Djarum Foundation di Wisma Karyawan Djarum, Kudus, Selasa (27/9/2022).

Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo yang hadir membuka kegiatan menyebut peningkatan kompetensi guru PAUD melalui pelatihan merupakan program strategis. Metode pembelajaran yang tidak hanya berfokus mengajarkan anak, namun juga meningkatkan partisipasi anak melalui permainan edukatif.

“Anak-anak PAUD RA harusnya memang bermain bukan sekedar belajar. Anak harus kita buat tertarik dulu ke dalam proses berpikir dalam permainan,” ujarnya.

Pembelajaran inkuiri juga tidak sebatas diterapkan di lingkungan sekolah PAUD saja, namun juga ketika bermain di rumah. Maka dari itu, Mawar Hartopo meminta para guru PAUD untuk menularkan ilmu tersebut kepada para orang tua siswa.

“Tidak hanya guru namun orang tau yang harus mendampingi agar berkesinambungan dan seimbang sehingga anak-anak berkembang lebih jos,” katanya.

Apresiasi tak lupa disampaikan Bunda PAUD kepada Djarum Foundation, Disdikpora dan Pusat Belajar Guru (PBG) dalam kontribusinya untuk mengembangkan metode pembelajaran di Kudus. Metode yang bisa memancing rasa ingin tahu anak dinilai efektif di tengah perkembangan zaman. Menurut Mawar Hartopo anak kecerdasan zaman sekarang tidak bisa dibandingkan dengan anak era beberapa tahun lalu, maka metode pembelajaran pun harus berbeda. 

“Mindset harus terbuka, tidak bisa seperti mindset sepuluh tahun lalu atau dua tahun lalu. Kita membimbing anak-anak PAUD atau RA kita harus membuka pikiran untuk membina, mengajari, dan membimbing anak-anak menjadi berkualitas,” pesannya.


Kualitas 

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Kudus melalui Kabid PAUD dan Dikmas, Kodhori, menyebut bahwa kualitas PAUD sebagai tingkat dasar pendidikan memiliki dampak besar untuk jenjang berikutnya. Oleh karenanya, guru PAUD menjadi sasaran utama dalam pengembangan program pendidikan yang berkualitas. 

“Kenapa PAUD menjadi sasaran utama, kalau paud diberikan pendidikan berkualitas imbasnya jenjang berikutnya semakin bermutu dan berkualitas,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Suhadi, juga sependapat kalau pembelajaran berbasis bermain diterapkan untuk PAUD dan RA. Untuk itu sudah saatnya guru-guru menambah kompetensi dalam mendidik anak usia dini dengan metode yang menarik. 

“Budaya inkuiri perlu ditanamkan, karena pesan yang sama kalau disampaikan dengan metode yang berbeda maka hasilnya juga berbeda,” ujarnya. 

Ketua PBG Kabupaten Kudus, Imam Santosa, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Djarum Foundation kepada guru inti PAUD di Kudus. Berikutnya kesempatan yang telah diberikan ini, diharapkan ada hasil yang sesuai tujuan pelatihan. Ia berpesan supaya ilmu yang didapat dari pelatihan ini dapat ditularkan kepada seluruh guru PAUD di Kabupaten Kudus. 

“Pada tahap dua dengan peserta lebih banyak dan tantangan lebih berat. Maka para guru inti yang diberi kesempatan dan kepercayaan ini jangan sampai mengecewakan,” pesannya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademi Safin Pati Juara Nasional Ajang Bergengsi Barati Cup di Bali

    Akademi Safin Pati Juara Nasional Ajang Bergengsi Barati Cup di Bali

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Tim Safin Pati menjadi juara Barati Cup di Bali Tim Safin Pati Sports School (SPSS) Kelompok Umur (KU) 2010 tampil sebagai juara nasional di ajang bergengsi Tays Bakers Barati Cup 2023. Ini adalah ajang sepak bola bergengsi usia muda. Anak-anak yang terpilih bakal diberangkatkan dalam dua tim untuk berlaga pada turnamen sepak bola remaja World […]

  • Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Lahan produktif seluas 1.036 hektare di Kecamatan Trangkil yang diperuntukkan sebagai kawasan peruntukan industri (KPI) mengagetkan anggota DPRD Pati. Hal ini mencuat di tengah wacana pembangunan pabrik besar di Kecamatan Trangkil itu. PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati merasa kecolongan, sebab adanya kawasan peruntukan industri (KPI) seluas seribu […]

  • Dewan Kesenian Jepara Gelar Parade Drama Tradisional

    Dewan Kesenian Jepara Gelar Parade Drama Tradisional

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Workshop yang dilakukan oleh Dewan Kesenian Jepara  JEPARA – Kelompok seni tradisional di Kota Ukir bakal mengadakan parade drama tradisional, November mendatang.  Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara, Kustam Eka Jalu mengakatan, sedikitnya ada sekitar  10 kelompok kesenian tradisional yang berpartisipasi untuk menyuguhkan karyanya. Kelompok-kelompok itu adalah Ketoprak Amongjiwo (Dongos-Kedung), Kelompok Padamubal (Bangsri), Ketoprak Bangun […]

  • DPRD Pati Desak Aparat Segera Tahan Tersangka Pencabulan di Ponpes Tlogowungu

    DPRD Pati Desak Aparat Segera Tahan Tersangka Pencabulan di Ponpes Tlogowungu

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.343
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendesak kepolisian untuk segera melakukan penahanan terhadap pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan. Peristiwa yang memicu sorotan publik itu terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, yang beralamat di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Pernyataan tersebut disampaikan Bandang tak lama […]

  • Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.198
    • 0Komentar

    PATI – Aiptu Pudiyanto, Kanit SPKT 1 Polsek Jakenan, Polresta Pati, bukan hanya dikenal sebagai polisi yang bertugas menjaga keamanan, namun juga sebagai pahlawan bagi warga sekitar yang terkena gigitan ular dan hewan berbisa. Keahliannya dalam menangani gigitan ular, yang telah ia tekuni sejak awal tahun 1990-an dan dikenal luas sejak 1997, telah menyelamatkan ratusan […]

  • Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    Soal Zakat Fitrah, Ternyata Kita Salah Kaprah

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    ISTIMEWA/HARIAN ACEH Selama ini kita kerap menyebut zakat berupa bahan makanan pokok di akhir Ramadan dengan sebutan Zakat Fitrah. Padahal menurut beberapa sumber, penulisan serta penyebutan tersebut ternyata keliru. Penyebutan zakat fitrah boleh dikatakan menjadi salah kaprah. Dikutip dari www.nu.or.id, disebutkan, Zakat fitrah biasa digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menunjukkan zakat bahan makanan pokok yang wajib […]

expand_less