Breaking News
light_mode

CEO Persipa Pati Minta Liga 2 Punya Operator Tersendiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 13 Des 2022
  • visibility 201
CEO Persipa Pati Joni Kurnianto (tengah biru) saat memberikan pengarahan kepada pemain dan official yang akan bermain tandang. 

Pembentukan operator Liga 2 tersendiri dan terpisah dengan Liga 1 semakin kencang dihembuskan. CEO Persipa Pati Joni Kurnianto menghendaki hal itu. Karenanya sebelum pelaksanaan kongres luar biasa PSSItahun 2023, Joni mengirimkan 3 poin masukan untuk kebaikan sepak bola tanah air.

CEO Persipa Pati Joni Kurnianto berkirim surat resmi kepada Sekjend PSSI, sebagai masukan sebelum kongres luar biasa tahun 2023 mendatang. Ada tiga poin dalam surat tersebut. Salah satunya terkait pembentukan operator Liga 2 yang terpisah dengan Liga 1.

“Saya selaku CEO Persipa Pati akan berkirim surat kepada PSSI dan PT LIB. Hal ini sesuai dengan statuta dimana anggota bisa memberikan masukan 45 hari sebelum kongres,” ujar Joni Kurnianto.

Untuk diketahui kongres luar biasa PSSI ini bakal dilakukan awal tahun 2023, sebagai buntut dari peristiwa memilukan di Stadion Kanjuruhan Malang yang merenggut 135 nyawa, dalam pertandingan Liga 1 antara Arema vs Persebaya.

“Poin pertama yang ingin kami sampaikan adalah segera mengundang kami untuk owner meeting menganai Liga 2, poin kedua kami menginginkan adanya perubahan signifikan dalam mengelola kompetisi Liga 2 dengan pembentukan operator liga tersendiri terpisah dengan Liga 1. Ketiga perlunya PSSI memutuskan status kompetisi Liga 2 tahun 2022 ini yang merupakan kepentingan anggota maka untuk selanjutnya dimintakan persetujuan dalam kongres,” papar pria yang juga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati ini.

Pihaknya berharap kepastian Liga 2 harus ditentukan, jangan sampai nasib klub terkatung-katung. Apalagi setiap klub memiliki kemampuan keuangan berbeda-beda. Sebelumnya sempat beredar informasi Liga 2 akan kembali dilanjutkan di atas tanggal 15 Desember 2022.

“Kami hanya mendengar dari media-media kalau Liga 2 dilanjutkan, namun kami selaku owner dari klub belum pernah diajak berbicara. Terkait pembentukan operator liga tersendiri ini penting supaya pengelolaan kompetisi Liga 2 lebih optimal dan kita tidak dianaktirikan,” imbuhnya. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Linda Surya Ayu Wulandari  Menjadi guru lumayan menguras energi. Baik fisik, apalagi fikiran. Linda Surya Ayu Wulandari juga mengalami hal demikian. Namun, rasa lelahnya itu terbayar dengan hal-hal yang cukup sepele. Linda, akan merasa senang, dan menyenangi pekerjaannya sebagai guru, saat melihat anak didiknya riang saat mengikuti pelajaran. Terutama saat mereka bisa menyelesaikan pekerjaan yang […]

  • Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jadi Langganan Pejabat, Sehari Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk   Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk Masakannya sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang menjadi […]

  • Bayi Dibuang di Depan Pabrik Jepara, Surat Menyentuh Hati Ditemukan

    Bayi Dibuang di Depan Pabrik Jepara, Surat Menyentuh Hati Ditemukan

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JEPARA – Warga Desa Pendosawalan, Jepara, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang terlantar di depan pabrik PT. Wanxinda Travel Goods, Kamis (17/4/2025) pagi. Bayi tersebut ditemukan oleh seorang pria paruh baya yang tengah mencari rosok di sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Suyatmoko, membenarkan peristiwa tersebut. “Betul sekali, sekitar pukul 07.30 WIB telah terjadi penemuan […]

  • Wacana WFH ASN, Ketua Komisi A DPRD Pati Beri Rambu – Rambu

    Wacana WFH ASN, Ketua Komisi A DPRD Pati Beri Rambu – Rambu

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.075
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, memberikan catatan khusus terkait rencana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Politisi Fraksi PKS ini menekankan agar kebijakan tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan awal, yaitu efisiensi, dan tidak disalahgunakan. Narso menjelaskan, konsep dasar WFH sebenarnya sangat baik karena bertujuan menekan penggunaan […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    KUDUS – Warga Dukuh Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, melaksanakan Kirab Budaya Pager Mangkok untuk memperkenalkan kembali ajaran bersedekah dari Sunan Muria. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka Festival Pager Mangkok #4 yang digagas oleh Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan pada Jumat (6/12/2024). Ritual dimulai dengan arak-arakan gunungan hasil bumi dari Panggung Ngepringan menuju Punden […]

  • Mimpi Buruk Penjudi, Berganti Mimpi Manis Prestasi

    Mimpi Buruk Penjudi, Berganti Mimpi Manis Prestasi

    • calendar_month Sab, 5 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    ILUSTRASI ISTIMEWA Teriakan lantang nan heroik dari Januar Herwanto, manajer Madura FC seakan menjadi awal mimpi buruk sepakbola Indonesia yang karut-marut di bawah bayang-bayang barisan mafia. Ya, sepakbola di negeri yang sudah 73 tahun merdeka ini, alih-alih menyuguhkan prestasi, lebih banyak malah membikin dada sesak. Sebab nihilnya trofi juara yang nangkring di lemari prestasi PSSI. […]

expand_less