Breaking News
light_mode

Ribuan Wajib KTP Belum Rekaman Bisa Terancam Kehilangan Hak Pilih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
  • visibility 230

FOTO REPUBLIKA
Lingkar Muria, PATI – Pada masa pencocokan dan penelitian (coklit),
diketahui ada sekitar 40 ribuan warga yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan E-KTP
maupun surat keterangan (suket). Hal ini bisa mengakibatkan mereka tak bisa
masuk daftar pemilih, tentu saja konsekuensinya mereka kehilangan hak pilihnya.
Diketahui sejumlah data puluhan ribu itu memang belum melakukan perekaman.
Hal itu dibenarkan Plt Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rubiyono. Pihaknya membenarkan ada sekitar 40 ribuan
warga yang masuk wajib E – KTP, tetapi belum melakukan perekaman.
”Sampai Bulan Februari 2018 ini,
jumlah penduduk di Kabupaten Pati mencapai 1.286.000 jiwa. Yang masuk wajib
E-KTP ada sejumlah 977.259 jiwa. Yang sudah melakukan rekaman sejumlah 934.615 jiwa,
sisanya 42.664 jiwa belum melakukan perekaman,” papar Rubiyono saat ditemui di
ruangannya pagi kemarin.
Untuk itu, lanjut Rubiyono,
pihaknya menyiasati dengan giat jemput bola. Seperti di acara car free day, sekolah-sekolah hingga
pondok pesantren. ”Jemput bola lebih efektif. Sekali prekaman bisa dapat hingga
50 warga,” kata Rubiyono.
Lebih lanjut, Rubiyono
mengungkapkan, pihaknya mengaku mengalami sejumlah kendala. Seperti banyaknya
warga di Kabupaten Pati yang bekerja di luar kota. ”Itu juga menjadi tantangan
tersendiri bagi kami. Namun mau bagaimana lagi, pengurusan administrasi seperti
ini dilakukan jika mereka memang sedang membutuhkan. Namun untuk target yang
dicapai setidaknya sudah 95 persen, dari patokan yang diberikan Dirjen Capil
Kemendagri,” papar Rubiyono.
Pencapaian target memang tak bisa
100 persen. Hal ini disebabkan data untuk perekaman penduduk ini data yang
dinamis. ”Selalu terjadi pergerakan data. Bulan ini ada 1000 yang melakukan
perekaman, dua hari kemudian bisa saja ada muncu-muncul lagi wajib E-KTP baru.
Makanya pencapaiannya tak bisa 100 persen,” pungkas Rubiyono. (has)
TENTANG PEREKAMAN E KTP DI PATI SAMPAI FEBRUARI 2018
1.286.000
JUMLAH PENDUDUK
977.259
WAJIB KTP
934.615
SUDAH PEREKAMAN
42.644
BELUM PEREKAMAN

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmat Hidayat Kolaps Saat Persijap vs Persebaya, Ini Kronologi dan Kondisinya Terkini

    Rahmat Hidayat Kolaps Saat Persijap vs Persebaya, Ini Kronologi dan Kondisinya Terkini

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.452
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemain belakang Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, sempat kolaps saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League, Sabtu (21/2/2026) malam. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini itu berjalan ketat. Persijap harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 1-3. Pertandingan juga diwarnai kartu merah untuk Rachmat Irianto pada menit ke-86. Namun, sorotan utama tertuju […]

  • Sate Kambing Pak Muklas di Pasar Runting Pati.

    Sate Kambing Pak Muklas Runting Legendaris dan Jadi Rujukan di Pati

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    PATI – Bagi penggemar kuliner berbahan daging kambing, kuliner sate sudah pasti menjadi buruan. Salah satu rekomendasi sate kambing paling enak di Kota Pati adalah sate kambing muda Pak Muklas Runting. Sate kambing muda di tempat ini memiliki tekstur yang empuk, dan tidak bau prengus. Tiap tusuk satenya dagingnya lumayan besar. Pengunjung bakal dimanjakan dengan […]

  • Tingkatkan Jiwa Sosial di Organisasi Desa

    Tingkatkan Jiwa Sosial di Organisasi Desa

    • calendar_month Ming, 17 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Rizky Eka Wardani DOKUMEN PRIBADI Tak banyak anak zaman now yang masih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kini anak-anak muda banyak yang menyibukkan diri untuk kegiatan pribadinya sendiri. Namun berbeda dengan Rizky Eka Wardani, perempuan kelahiran Kudus, 10 Desember 1996 ini selain kuliah, ia menyibukkan dirinya dengan berkegiatan di organisasi sosial remaja di kampungnya. Menurutnya, dengan […]

  • Niat Menjaga Lereng Muria, Agar Lestari dan Menghidupi

    Niat Menjaga Lereng Muria, Agar Lestari dan Menghidupi

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Penanaman di lereng Pegunungan Muria  Kawasan sumber air menjadi sorotan. Sejumlah pegiat lingkungan menaruh perhatian untuk melestarikan. Agar keseimbangan alam kembali terjadi. Menjadikan Pegunungan Muria lestari dan menghidupi. JEPARA – Kawasan hulu menjadi sasaran penanaman pohon. Seperti yang dilakukan sejumlah warga di kawasan saluran irigasi Tines Dukuh Setro, Desa Batealit. Mereka tergabung dalam kelompok Sekretariat bersama […]

  • Bom Lontong Teroris Poso Dimusnahkan

    Bom Lontong Teroris Poso Dimusnahkan

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pemusnahan bom Lontong teroris Poso yang memiliki daya ledak tinggi POSO – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng kembali melakukan disposal barang bukti belasan  bom lontong milik teroris Poso, bertempat di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Sabtu (28/8/2021). Pelaksanaan disposa sendiri dipimpin langsung oleh Bripka Ismail Ngemba dari Subden II Gegana Satbrimob Polda […]

  • Foto kenangan Kamal Junaidi bersama pemain Persijap Jepara lainnya saat bermain di Piala Makutarama 1973 atas nama Tim Kodim Jepara

    Mengingat Lagi Kamal Djunaidi : Hari Ini 51 Tahun Lalu Sang Legenda Sepak Bola Jepara Itu Pergi…

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 606
    • 0Komentar

      JEPARA – Tidak bisa dipungkiri semua orang Jepara hampir pasti tidak asing saat menyebut nama Kamal Djunaidi. Ingatan orang akan selalu tertuju pada sebuah stadion kecil di Jalan Jenderal Sudirman di bilangan Demaan, Jepara Kota itu. Stadion milik pemerintah daerah itu sengaja diberi nama Kamal Djunaidi sebagai sebuah penghormatan untuk pemain bola berbakat di […]

expand_less