Breaking News
light_mode

Bisa Belajar Sabar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
  • visibility 207

Nasta Helmia Putri

Kesukaan pada dunia kecantikan,
membuat Nasta Helmia Putri mantap memilih jurusan kecantikan kulit. Hal itu
diperkuat dengan dorongan dari kedua orang tuanya. Hingga akhirnya, Tata sapaan
akrab gadis berambut hitam lurus itu, benar-benar mantap berlabuh di jurusan
tata kecantikan SMKN 3 Pati.
Selain bisa belajar soal
kecantikan, gadis kelahiran Jepara, 16 Februari 2001 ini mengaku bisa belajar
sabar di jurusannya itu. ”Soalnya jurusan ini outputnya kan pada pelayanan
orang. Jadi sabar menjadi kunci. Seperti saat make up dan merias pelanggan. Kesabaran
dan ketelatenan sangat dibutuhkan. Tak hanya skill,” terang gadis yang sering
dapat job foto model ini.

Tata sempat merasakan pengalaman,
betapa masing-masing karakter pelanggan itu berbeda. Oleh sebab itu, dirinya
mesti pintar-pintar. Supaya para pelanggannya bisa betah dan cocok pada servicenya.
”Saya waktu PKL di sebuah salon
cukup jengkel juga. Banyak yang aneh-aneh. Ada pelanggan yang rempong. Seperti sering
minta foto ketika sudah selesai sebuah perawatan,” papar gadis yang juga gemar
di dunia seni tari ini.
Meski dibuat jengkel, Tata pun bisa
mengambil pelajaran dari situ. Tipe-tipe pelanggan itu berbeda, dan kesabaran
jadi kunci utama. ”Yah mesti bisa sabar lah. Karakter pelanggan kan beda-beda. Kalau
gak bisa belajar sabar mungkin bisa kabur dnegan aneka pelanggan yang begitu,”
kata Tata sambil terkekeh mengingat pengalamannya saat PKL itu. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • Pembukaan Business Center Cordova di SMK Cordova Margoyoso Pati, Sabtu (20/11/2021)

    SMK Cordova Pati Luncurkan Pusat Bisnis Produk Inovatif

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pembukaan Business Center Cordova di SMK Cordova Margoyoso Pati, Sabtu (20/11/2021) Berbagai jurusan di SMK Cordova, Margoyoso Pati memamerkan produk inovatif mereka. Pihak sekolah mendorong kegiatan usaha dengan melibatkan unsur pendidikan sesuai dengan kompetensi keahlian yang relevan. Keseriusan itu tergambar melalui peluncuran Business Center Cordova (BCC). PATI – Sabtu (20/11/2021), SMK Cordova Margoyoso meluncurkan Business […]

  • DPRD Pati: Pulihkan Fungsi Hutan Kendeng Butuh Kerjasama Semua Pihak

    DPRD Pati: Pulihkan Fungsi Hutan Kendeng Butuh Kerjasama Semua Pihak

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.328
    • 0Komentar

    PATI – Upaya menghijaukan kembali kawasan hutan menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah Pegunungan Kendeng. Penanaman jenis pohon keras dianggap sebagai langkah strategis dan krusial, karena selain berfungsi menjaga kelestarian alam, tanaman tersebut juga berperan efektif sebagai penahan dan penyimpan cadangan air tanah. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menegaskan bahwa aksi penanaman pohon […]

  • Pansus DPRD Pati Dalami Proses Pemindahan Sekdes PNS ke Kecamatan

    Pansus DPRD Pati Dalami Proses Pemindahan Sekdes PNS ke Kecamatan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket tengah menyoroti proses penarikan Sekretaris Desa (Sekdes) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke kantor kecamatan. Hal ini menyusul aspirasi yang disampaikan oleh puluhan mantan Sekdes PNS yang merasa kecewa dengan kebijakan tersebut. Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang […]

  • DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan   

    DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan  

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.409
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan siap menjalankan peran untuk mengawal proses pembangunan daerah pada masa peralihan kepemimpinan. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya bersedia mendukung kebijakan strategis yang bertujuan memelihara stabilitas pemerintahan, khususnya di masa transisi kepemimpinan saat ini di Kabupaten Pati. “Kami di […]

  • Inilah Lawan Persijap di Liga 3 Nanti

    Inilah Lawan Persijap di Liga 3 Nanti

    • calendar_month Ming, 11 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, JAKARTA – Pelaksanaan kompetisi Liga 3 Nasional dipastikan mengalami perubahan. Tak hanya jadwal bertanding, format kompetisi pun juga dipastikan berubah. Sesuai hasil Manager Meeting yang digelar PSSI di Jakarta Jumat (9/3/18) malam, kontestan 40 tim Liga 3 Nasional dibagi kedalam delapan grup, dimana Persijap tergabung di Grup 3 bersama PSCS Cilacap, Persibas Banyumas, Persip […]

expand_less