Breaking News
light_mode

Geliat Infrastruktur Pati Rp294 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan 72 Ruas Jalan dan Jembatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • visibility 654

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menggenjot pembenahan infrastruktur transportasi dengan mengalokasikan anggaran mencapai ratusan miliar rupiah.

Gelombang perbaikan masif ini menyasar puluhan ruas jalan dan jembatan yang tersebar di berbagai penjuru wilayah, menandai tahun 2025 sebagai periode pemulihan infrastruktur bagi masyarakat Pati.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat, setidaknya 72 titik infrastruktur tengah dalam tahap perbaikan.

Rinciannya, 67 ruas jalan ditangani melalui APBD Kabupaten Pati, ditambah lima ruas jalan lainnya dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, empat titik jembatan juga menjadi prioritas dalam program ini

“Realisasi di lapangan menunjukkan progres yang cukup signifikan. Dari total 67 ruas jalan, sekitar 50 titik telah rampung dikerjakan,” jelas Hasto Utomo, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, melalui konfirmasi tertulis.

Menghadapi sisa waktu hingga akhir tahun, Hasto menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

“Untuk sisa jalan yang belum terealisasi, kami akan memaksimalkan proses lelang penyedia jasa paling lambat minggu depan. Target kami, semua harus tuntas pada akhir Desember,” tegasnya. Meski optimistis, ia menyisipkan harapan agar target ambisius itu dapat terealisasi sepenuhnya.

Dari sisi pendanaan, investasi untuk peningkatan konektivitas ini tidaklah kecil. Total anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan seluruh jalan, termasuk bantuan provinsi, mencapai sekitar Rp287,5 miliar. Angka fantastis ini mencerminkan skala dan urgensi dari pembenahan infrastruktur dasar tersebut.

Sementara untuk sektor jembatan, keempat titik yang menjadi sasaran perbaikan telah diidentifikasi dengan jelas, yaitu Jembatan Sokopuluhan Mencon, Jembatan Tlogoayu Karaban Wuwur, Jembatan Sinomwidodo Karangwono, dan Jembatan Sambirejo-Sugihrejo.

Dari keempatnya, Kabar baik datang dari Jembatan Sokopuluhan Mencon yang telah dinyatakan selesai. Nilai kontrak untuk keempat proyek jembatan ini berkisar Rp6,5 miliar, melengkapi total anggaran infrastruktur yang mendekati angka Rp294 miliar.

Upaya masif ini diharapkan tidak hanya memperbaiki permukaan jalan dan jembatan, tetapi juga memperlancar arus distribusi logistik, meningkatkan keselamatan berkendara, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Pati.

Editor: arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Vital

    DPRD Pati Dorong Peningkatan Layanan di Sektor Vital

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.982
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan perlunya perbaikan layanan pada tiga sektor strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat luas, yaitu pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Upaya ini dinilai sangat penting mengingat ketiga sektor tersebut menjadi dasar kebutuhan utama warga. Sebagai Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin menggarisbawahi bahwa perlu difokuskan pengembangan potensi sektor pertanian […]

  • Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Pati menyatakan sikap resmi terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250% di Kabupaten Pati. Meskipun menyetujui kenaikan tersebut, HMI Pati mengajukan beberapa catatan penting demi transparansi dan efektivitas penerapannya. Pernyataan sikap ini tertuang dalam surat nomor 008/Sek.Pan/HMI-PATI/V/1446 yang ditandatangani Ketua HMI Cabang […]

  • Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 363
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain. Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan. Pecok cambah […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    Wakil Ketua DPRD Pati : Budaya Hormat Kyai Dipojokkan, Tayangan TV Dinilai Hina Pesantren

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, geram dengan tayangan televisi swasta yang dinilai menghina dunia pesantren. Kader NU ini menegaskan bahwa budaya hormat kepada kyai bukanlah bentuk feodalisme, melainkan cerminan nilai adab dan akhlak. “Tayangan itu yang memojokkan seolah-olah kayak feodalisme. Kan adab santri seperti itu sama kyainya. Bahkan kita sama orang […]

  • Biayai Kuliah dari Nyanyi

    Biayai Kuliah dari Nyanyi

    • calendar_month Ming, 17 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Chindy Karomah HOBI bernyanyi dimiliki Chindy Karomah sejak duduk dibangku kelas IV Sekolah Dasar (SD). Dari hobi itu, dia sempat mengikuti berbagai perlombaan. Dia kerap mengikuti lomba macapat hingga MTQ qiroah.  “Yang kerap mendapatkan juara di bidang MTQ, pernah mendapatkan juara saat SD dan SMA. Waktu itu, di sekolah tidak ada ekstrakurikuler band, sehingga saya […]

  • Buda Luluk fasilitator Program Sekolah Penggerak saat di Tayu Pati.

    Hebat Sekolah TK di Tayu jadi Tempat Belajar Guru Rembang

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Puluhan guru asal Rembang jauh-jauh datang ke Tayu Pati, mereka antusias belajar di TK Annida Ya Fatimah yang berstatus Sekolah Penggerak Terakreditasi A.

expand_less