Breaking News
light_mode

Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
  • visibility 314

Persijap Jepara kembali mengeluarkan gebrakan baru di kancah
persepakbolaan nasional. Tim asal Jepara tersebut menggandeng sebuah aplikasi
yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan.

Aplikasi yang dimaksud adalah Y-WASTE yang dapat diunduh dalam platform Android maupun IOS.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminimalisir limbah makanan yang
mereka miliki.

Selain masyarakat umum, aplikasi itu juga bisa digunakan
oleh para pelaku usaha di bidang kuliner. Mereka bisa memanfaatkan aplikasi itu
agar makanan yanh tersisa tidak terbuang secara sia-sia.

Intinya dengan aplikasi itu, makanan sisa yang seharusnya
menjadi limbah, bisa menjadi hal yang bermanfaat bagi orang lain terutama orang
yang tidak mampu. Aplikasi tersebut melalui Sumber Daya Manusia yang dimiliki
akan mendistribusikan makanan yang tidak tetkonsumsi itu untuk dibagikan kepada
orang yang membutuhkan.

Dalam operasionalnya di Indonesia, salah satu aplikasi
terbaik di IOS tersebut menggandeng Foodbank Of Indonesia. Sebuah lembaga yang
bergerak di bidang sosial yang menjadi jembatan antara masyarakat yang
kekurangan makanan dan masyarakat yang kelebihan makanan.

Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengatakan
kerjasama dengan Aplikasi itu sudah berlangsung sejak awal tahun lalu. Ia
berharap adanya kerjasama tersebut nantinya bakal berdampak baik bagi
masyarakat kurang mampu yang ada di Indonesia.
Menurutnya kerjasama itu merupakan bagian dari kampanye yang
dilakukan oleh Persijap Jepara dalam bidang lingkungan. Saat ini klub sepakbola
di Indonesia masih jarang yang peduli dengan lingkungan, namun hal tersebut
tidak berlaku bagi tim kebanggaan warga Jepara itu.

“Intinya kami akan aktif berkampanye memerangi limbah
makanan melalui sepakbola, serta mendukung pendistribusiannya melalui aplikasi
yang ada,” ucap Esti.

Ia berharap ke depan, makin banyak masyarakat yang
menggunakan aplikasi tersebut. Dengan seperti itu nantinya limbah makanan di
Indonesia akan semakin sedikit dan tidak akan ada lagi Masyarakat yang
kelaparan. (Persijap Jepara/hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa, Sebuah Pengantar dari Prof Azra

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 858
    • 0Komentar

       Buku Politik Identitas dan Perebutan Hegemoni Kuasa Perjalanan demokrasi dalam pelaksanaan pemilu 2014 dan 2019 cukup melelahkan dengan tensi politik tinggi. Pilpres bukan sekadar kontestasi politik yang sangat sengit, namun berdampak pada pembelahan politik, sosial, dan agama. Dari segi keterbelahan agama, meskipun para pemimpin ormas mainstream seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah menyatakan netral, namun […]

  • Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    Inovasi Olahan Ikan Bandeng di Pati Ini Cukup Menjanjikan di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Produk olahan ikan bandeng Oleh : Aryani Anandita Putri Banyak Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang kesusahan lantaran diterpa badai pandemi Covid-19. Namun ada juga yang tetap bertahan atau bahkan berinovasi agar usaha yang dilakoninya tetap berjalan dan berkembang. Seperti halnya Lukman Hakim yang sudah bertahun-tahun menekuni olahan bandeng. Meakipun sempat mengalami penuruna produksi […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    Kampung Budaya Piji Wetan Raih Penghargaan dari Kemendikbud

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Kegiatan rebbana di Kampung Budaya Piji Wetan  KUDUS – Senyum mengembang dari bibir Muhammad Zaini. Salah seorang inisiator Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) itu baru saja menerima kabar. Kerja kerasnya bersama masyarakat Piji Wetan diganjar penghargaan. Tidak main-main. Dapat dua penghargaan sekaligus. Kampung Budaya Piji Wetan menjadi pemenang kedua kategori naskah terbaik dan masuk daftar […]

  • Warga Growong Kidul Dikejutkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Dalam Tas

    Warga Growong Kidul Dikejutkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Dalam Tas

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.673
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan ditinggalkan di dalam sebuah tas belanja pada Senin (1/6/2026) siang. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan Kamboja Gang I, tepatnya di wilayah RT 01 RW 01 Desa […]

  • Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Jalan di depan perumahan New Fa-Fa Desa Puri Pati PATI – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Pati memastikan seluruh perizinan untuk perumahan New Fa-Fa Residence di Desa Puri Kecamatan Kota Pati sudah clear and clean. Dispekrim memberikan klarifikasi tersebut setelah ramainya informasi seputar perumahan tersebut yang dianggap melanggar tata ruang hingga menyebabkan […]

  • Semarak Turnamen Catur Juwana Dihadiri Master Nasional hingga Internasional

    Semarak Turnamen Catur Juwana Dihadiri Master Nasional hingga Internasional

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

      PATI – Turnamen catur yang digelar PT Eben Haezer Logam, Desa Growong Kidul Kecamata Juwana sukses digelar. Sejumlah pecatur bergelar master nasional hingga internasional master turun dalam ajang yang bertajuk Juwana Open Tournament Sabtu (1/1/2022). “Awalnya ide menyelenggarakan turnamen ini adalah sebagai hiburan. Mengingat catur khususnya di Juwana memiliki animo yang besar. Diharapkan dengan […]

expand_less