Breaking News
light_mode

Persijap Jepara, Tim Pertama Indonesia yang Ramah Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
  • visibility 339

Persijap Jepara kembali mengeluarkan gebrakan baru di kancah
persepakbolaan nasional. Tim asal Jepara tersebut menggandeng sebuah aplikasi
yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan.

Aplikasi yang dimaksud adalah Y-WASTE yang dapat diunduh dalam platform Android maupun IOS.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa meminimalisir limbah makanan yang
mereka miliki.

Selain masyarakat umum, aplikasi itu juga bisa digunakan
oleh para pelaku usaha di bidang kuliner. Mereka bisa memanfaatkan aplikasi itu
agar makanan yanh tersisa tidak terbuang secara sia-sia.

Intinya dengan aplikasi itu, makanan sisa yang seharusnya
menjadi limbah, bisa menjadi hal yang bermanfaat bagi orang lain terutama orang
yang tidak mampu. Aplikasi tersebut melalui Sumber Daya Manusia yang dimiliki
akan mendistribusikan makanan yang tidak tetkonsumsi itu untuk dibagikan kepada
orang yang membutuhkan.

Dalam operasionalnya di Indonesia, salah satu aplikasi
terbaik di IOS tersebut menggandeng Foodbank Of Indonesia. Sebuah lembaga yang
bergerak di bidang sosial yang menjadi jembatan antara masyarakat yang
kekurangan makanan dan masyarakat yang kelebihan makanan.

Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari mengatakan
kerjasama dengan Aplikasi itu sudah berlangsung sejak awal tahun lalu. Ia
berharap adanya kerjasama tersebut nantinya bakal berdampak baik bagi
masyarakat kurang mampu yang ada di Indonesia.
Menurutnya kerjasama itu merupakan bagian dari kampanye yang
dilakukan oleh Persijap Jepara dalam bidang lingkungan. Saat ini klub sepakbola
di Indonesia masih jarang yang peduli dengan lingkungan, namun hal tersebut
tidak berlaku bagi tim kebanggaan warga Jepara itu.

“Intinya kami akan aktif berkampanye memerangi limbah
makanan melalui sepakbola, serta mendukung pendistribusiannya melalui aplikasi
yang ada,” ucap Esti.

Ia berharap ke depan, makin banyak masyarakat yang
menggunakan aplikasi tersebut. Dengan seperti itu nantinya limbah makanan di
Indonesia akan semakin sedikit dan tidak akan ada lagi Masyarakat yang
kelaparan. (Persijap Jepara/hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

    Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Anggota tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati usai menjuarai lomba tingkat nasional Prestasi membanggakan datang lagi dari Kota Nasi Gandul. Masih dari pelajar SMA, kali ini giliran SMAN 2 Pati yang membikin harum nama kota pinggiran ini, melalui prestasinya di lomba musikalilasai puisi tingkat nasional 2018, yang diselenggarakan balai bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.  Di […]

  • Bisa Belajar Sabar

    Bisa Belajar Sabar

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Nasta Helmia Putri Kesukaan pada dunia kecantikan, membuat Nasta Helmia Putri mantap memilih jurusan kecantikan kulit. Hal itu diperkuat dengan dorongan dari kedua orang tuanya. Hingga akhirnya, Tata sapaan akrab gadis berambut hitam lurus itu, benar-benar mantap berlabuh di jurusan tata kecantikan SMKN 3 Pati. Selain bisa belajar soal kecantikan, gadis kelahiran Jepara, 16 Februari […]

  • Peduli Abrasi Ratusan Mangrove Ditanam

    Peduli Abrasi Ratusan Mangrove Ditanam

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Puluhan anggota Karang Taruna Desa Karanggondang bersama Tim KKN Universitas Diponegoro dan pelajar setempat menanam mangrove di Pantai Empu Rancak Jumat (2/2/18). Lingkar Muria, JEPARA – Pengikisan wilayah pesisir pantai atau yang dikenal dengan abrasi, tiap tahun memakan wilayah pesisir Karanggondang. Hal itu kemudian disikapi dengan melakukan aksi kepedulian lingkungan dengan menanam mangrove. Ketua Karang […]

  • 80 Titik Jalan Rusak di Kabupaten Pati Akan Dibenahi Tahun 2026, 15 Diantaranya Jadi Prioritas Utama

    80 Titik Jalan Rusak di Kabupaten Pati Akan Dibenahi Tahun 2026, 15 Diantaranya Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.314
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 80 titik jalan rusak di Kabupaten Pati akan mendapatkan perbaikan pada tahun anggaran 2026 mendatang. Pekerjaan ini akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga. Sebanyak 15 titik di antara total jalan yang akan diperbaiki ditetapkan sebagai prioritas utama. Hal ini dikarenakan jalan-jalan tersebut merupakan akses vital […]

  • Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    LENGANG : Suasana pembukaan Muktamar ke 11 JATMI di Ponpes AKN Marzuqi Slempung-Dukuhseti pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan membuka Muktamar ke 11 Jamiyah Ahli Thariqah Mu’tabarah Indonesia (JATMI) batal hadir pagi kemarin Sabtu (10/3/18). Karena itu, muktamar yang dihelat di Pondok Pesantren AKN Marzuqi itu dibuka oleh Sekretaris […]

  • Cegah Banjir Pati Anggota DPR RI Sudewo Gandeng KemenPUPR Bangun Bendung Kembang Kempis

    Cegah Banjir Pati Anggota DPR RI Sudewo Gandeng KemenPUPR Bangun Bendung Kembang Kempis

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Anggota DPR RI Sudewo bersama KemenPUPR mengunjungi wilayah terdampak banjir di sepanjang alur Sungai Juwana Bendung kembang kempis diharapkan menjadi solusi terhadap bencana banjir tahunan di Kabupaten Pati. Anggota DPR RI Sudewo mengajak Kementrian PUPR untuk melihat langsung kondisi banjir di sepanjang alur Sungai Juwana, sebagai pertimbangan untuk membuat program kerja. PATI – Sudewo, komisi […]

expand_less