Breaking News
light_mode

Silatnas ke 2, Dunia Santri Kritisi Persoalan Lingkungan (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
  • visibility 262

Salam komando narasumber dan tamu undangan Silatnas ke 2 Dunia Santri di  PP Sadamiyyah, Desa Guyangan Kecamatan Bangsri, Jepara
JEPARA – Isu lingkungan dan sampah
yang sebelumnya dibahas dalam Bahtsul Masa’il PBNU kini dibahas lebih lanjut
lagi oleh para santri lintas daerah. Bertempat di PP Sadamiyyah, Desa Guyangan
Kecamatan Bangsri, Dunia Santri Community (DSC) menggelar silaturrahmi nasional
(silatnas) ke- 2, Jumat-Sabtu (3-4/5/2019)

Mengangkat tema “Bersama
Santri Menjaga Bumi,” para peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa
tersebut mendiskusikan berbagai isu lingkungan, yang juga menjadi perhatian
dunia. Salah satu isu yang paling banyak dibahas adalah masalah sampah plastik
dan limbah pabrik.

Muhammad Ismail Al- Ascholi, salah
satu narasumber mengatakan, sebagai santri muda, sudah seharusnya DSC mengambil
peran untuk menindaklanjuti hasil Bahstul Masa’il yang membahas persoalan
sampah dan lingkungan. Sebab, telah dipahami bersama bahwa di seluruh belahan
dunia mengalami persoalan lingkungan yang sama. Ini menunjukkan betapa bumi
telah berada pada arah kerusakan masal.

Ismail menjelaskan, dalam surat Ar-
rum ayat 41-42 sebenarnya terdapat peringatan dari Allah bahwa kerusakan di
darat dan di lautan secara masal terjadi hanya karena ulah manusia yang tidak
bisa mengontrol perilakunya.

“Atas ulah kita (manusia)
itulah yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem, baik di darat maupun
lautan,” paparnya.

Nurul Fadillah, salah satu santri
asal Jombang yang juga menjadi narasumber menambahkan, sebagai bangsa Indonesia
yang memiliki kebudayaan yang arif, sebenarnya kita dapat mempelajari dan
menjalankan kearifan-kearifan lokal yang dulunya menjadi kebiasaan para leluhur
dalam menjaga ekosistem bumi.

Nurul menjelaskan, para leluhur
telah terbiasa menggunakan berbagai hasil alam untuk mencukupi kebutuhan hidup
sehari-hari. Namun, setelah plastik muncul dengan beragam wujud dan kegunaan,
masyarakat kita mulai bergeser untuk menggunakan plastik dibanding kekayaan
alam. Dalihnya tentu saja kepraktisan.

“Dulu orang- orang makan
menggunakan daun atau piring yang tidak terbuat dari plastik. Menaruh
barang-barang pun begitu. Sekarang kita telah sadar bahwa plastik membawa
dampak yang sangat buruk bagi keberlangsungan ekosistem,” ujarnya.

Melalui kearifan lokal dan
kebudayaan, lanjut Nurul, sebenarnya kita bisa menyadarkan masyarakat yang
masih abai dalam persoalan lingkungan dengan beragam cara. Salah satunya yakni,
misalnya dalam ekosistem sungai dan laut, kita bisa memberikan
literasi-literasi yang menunjukkan hubungan antara manusia dan sungai atau laut
pada masa lalu. Bahwa manusia sangat bergantung kepada sungai atau laut untuk
memenuhi kebutuhan dalam berbagai aspek. Mulai dari tempat mencari makan,
mandi, hingga tempat untuk menenangkan diri.

“Kita tahu bahwa orang-orang
dulu sering bermeditasi di pinggir-pinggir sungai dan laut. Mereka mencari
ketenangan. Mereka menyatukan jiwa dan alam. Untuk itu mereka selalu menjaga
dan merawat ekosistem yang melingkupinya,” tandasnya.

Melalui silatnas DSC ke- 2 ini,
para santri berharap agar bisa terus menjalin silaturrahmi antar santri dari
berbagai latar belakang pondok pesantren untuk terus mendorong peran santri
bagi masyarakat. Tidak hanya dalam hal agama saja, melainkan seluruh elemen
kehidupan. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.046
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti kasus dokter spesialis anak Ratna Setia Asih yang dituntut hukuman 4 tahun 6 bulan penjara atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan kematian pasien. Edy menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tenaga kesehatan harus tetap mengikuti prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, agar […]

  • Mobil Avanza Tabrak Lima Motor di Jalur Pati-Gabus, Satu Pengendara Terluka

    Mobil Avanza Tabrak Lima Motor di Jalur Pati-Gabus, Satu Pengendara Terluka

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Pati–Gabus, tepatnya di wilayah Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden ini melibatkan satu mobil Toyota Avanza dan lima sepeda motor, mengakibatkan satu orang luka-luka dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta. Menurut saksi mata, Riska Dewi Sekar Arum […]

  • Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    Hari Buruh 2026, Ketua DPRD Pati Doakan Pekerja Jadi Penggerak Kemajuan Pati

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.312
    • 0Komentar

    PATI – Memperingati Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2026, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kerja yang berjuang dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Baginya, momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan dan capaian yang telah diraih, sehingga layak disebut sebagai hari […]

  • Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.136
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Wedarijaksa berhasil mencegah kejahatan lebih lanjut setelah menangkap seorang pria yang diduga kuat melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah Kecamatan Trangkil. Pelaku berinisial JW (39), warga lokal Wedarijaksa, berhasil diamankan usai menggasak barang milik warga Desa Kadilangu pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Kejadian bermula saat korban, S (44), seorang pekerja industri, sedang […]

  • Demokrat Pati Dapat Semangat Dari Ajang Rapimnas

    Demokrat Pati Dapat Semangat Dari Ajang Rapimnas

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Para pengurus Partai Demokrat Pati sebelum mengikuti Rapimnas di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor kemarin Lingkar Muria, BOGOR – DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati turut mengikuti kegiatan Rapimnas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat kemarin. Selain ketua dan sekretaris, maupun fraksi, ada beberapa calon legislatif (caleg) baru yang juga […]

  • Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 944
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meluapkan kekecewaannya atas tragedi yang menimpa seorang ibu hamil di Papua. Empat rumah sakit menolak pasien tersebut hingga akhirnya meninggal dunia bersama bayinya. Edy menilai kejadian ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap hak kesehatan yang dijamin undang-undang. “Ini bukan kecelakaan administratif, ini pelanggaran terang-terangan […]

expand_less