Breaking News
light_mode

Warga Dukuh Tapen Desa Tawangharjo Bersatu Dukung Kadus Terpilih, Tolak Intimidasi dan Penyuapan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
  • visibility 354

PATI – Ribuan warga Dukuh Tapen, Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menggelar demonstrasi di kantor balai desa setempat pada hari Selasa, (6/11/2024).

Mereka menuntut dilantiknya Selamet Riyadi, yang terpilih sebagai Kepala Dusun (Kadus) Tapen, setelah diduga mendapat intimidasi untuk mundur.

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan “Wong Tapen Butuh Keadilan”, “Selamet Ora Kamituwo Kades Lengser”, dan “Selamet Kamituwoku”.

Wakhid, perwakilan warga, menyatakan bahwa warga Tapen marah setelah Selamet mendapatkan intimidasi untuk mundur.

“Kami warga Tapen kesini untuk mendampingi Selamet Riyadi supaya bisa menjadi kepala dusun Tapen. Kita dampingi sampai dilantik PJ Bupati Pati,” katanya.

Ia mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi jika Selamet tidak dilantik sebagai Kadus.

“Tapi kalau mas Selamet tidak dilantik menjadi Kadus Dukuh Tapen kita warga Tapen siap mengawal dan mengeluarkan masa seluruh warga Dukuh Tapen,” tegasnya.

Selamet meraih nilai tertinggi dibandingkan dua calon lainnya dalam proses seleksi Kadus Tapen. Hasil ini diumumkan di Balai Desa pada Senin (4/11/2024), setelah tes LJK dilaksanakan di UTC Semarang pada Jumat (1/11/2024).

“Kebetulan dari segi skor, saya dibawah-nya Mbak Agustina. Akan tetapi saya memiliki nilai pengabdian sejumlah 30 dan 40an sehingga menjadi 70an. Sedangkan yang lainnya tidak yang 70. Otomatis saya yang pertama (yang terpilih),” kata Selamet.

Selamet mengaku menghadapi intimidasi dan percobaan suap dari kades dan camat pada Selasa (5/11/2024). Ia diminta mundur dengan tawaran Rp 200 juta.

“Tempatnya di Punden Singopadu (Desa Ngurenrejo) disaksikan para petinggi, di sana juga dihadiri Camat juga. Di makam tersebut yang menjadi penengah petinggi Suwaduk, yang mana beliau mengutarakan bahwa ada dua opsi. Pertama lanjut sebagai Kadus Tapen Tawangharjo, opsi kedua mundur sebagai Kadus, sebagai gantinya pemilihan perangkat Kasi Pelayanan itu direkomendasikan sama Pak Inggi dan sebagai imbalannya mendapatkan uang Rp 200 juta,” paparnya.

keluarga dan memutuskan bertahan bersama warga Tapen yang mendukungnya.

“Menyikapi hari ini saya tidak menyangka sama sekali. Tidak menyangka bisa sebesar dan seheboh ini. Alhamdulillah saya orangnya tulus, kalau memang seperti itu saya siap untuk menjadi Kadus karena dorongan dari masyarakat Tapen yang begitu besar kepada saya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kades Tawangharjo, Sudarmono, mengakui adanya dugaan intimidasi dan meminta maaf kepada warga.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas apa yang menjadi ketidak kenyamanan panjenengan. Jadi memang ini semuanya memang ada kata maaf dari saya. Saya maaf hari ini panjenengan kurang ada pemikiran yang baik,” kata Sudarmono dihadapan perwakilan massa aksi.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

      Ragil Putut Widodo saat  berkostum Persipa musim 2018 di Liga 3 Jawa Tengah PATI, Cluwak – Ragil Putut Widodo, nama ini sebenarnya tidak asing di telinga pecinta bola di Kabupaten Pati. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini pernah mencuri perhatian karena kemampuannya mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Karir sepakbola pemain yang mengidolakan […]

  • Plt Bupati Pati: Pasok Makan Bergizi Gratis Wajib Utamakan UMKM Lokal, Bukan Perusahaan Besar

    Plt Bupati Pati: Pasok Makan Bergizi Gratis Wajib Utamakan UMKM Lokal, Bukan Perusahaan Besar

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.173
    • 0Komentar

    PATI — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya harus mengutamakan produk serta pemasok dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat, alih-alih melibatkan perusahaan besar. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi melalui Pendidikan dan […]

  • Plt Bupati Chandra Targetkan Pati Tembus Tiga Besar Porprov Jateng 2026

    Plt Bupati Chandra Targetkan Pati Tembus Tiga Besar Porprov Jateng 2026

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.995
    • 0Komentar

    PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mematok target tinggi bagi Kontingen Kabupaten Pati pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Ia berharap kontingen Pati mampu menembus tiga besar setelah sebelumnya menempati posisi keempat. Target tersebut disampaikan Chandra saat melepas hampir 400 atlet, pelatih, dan official di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (17/10/2026). […]

  • Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    SUMBER : JEPARA.GO.ID JEPARA – Asisten II Setda Jepara Mulyaji menyebut, Kabupaten Jepara mendapat bonus demografi. Dari 1,2 juta penduduknya, 60 persen berada dalam usia produktif. Dimana penduduknya tercatat berkisar antara umur 15 – 64 tahun. Mulyaji menganggap bonus demografi tersebut harus ditangkap sebagai peluang peluang positif dan harus didukung generasi produktif yang berkualitas. ”Jumlah […]

  • Patung ikonik di halaman Pendopo Kabupaten Pati.

    DPRD Pati Harapkan Pemahaman Sejarah Lokal Meningkat Lewat Digitalisasi Naskah Kuno

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.907
    • 0Komentar

    PATI – Semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal diharapkan dapat memperkuat jati diri dan identitas Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, saat menanggapi langkah proaktif yang diambil oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dalam mendigitalisasi berbagai naskah kuno yang dimiliki daerah. Narso menyatakan dukungannya penuh dan mendorong agar program […]

  • Inovasi Siswa MA Salafiyah Kajen: “Greencoat”, Cat Anti-Korosi Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Udang dan Daun Jambu Biji

    Inovasi Siswa MA Salafiyah Kajen: “Greencoat”, Cat Anti-Korosi Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Udang dan Daun Jambu Biji

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 452
    • 0Komentar

    PATI – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, berhasil menciptakan inovasi cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan bernama “Greencoat”. Inovasi ini mengantarkan mereka meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO (National Innovation Project) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada 4–5 Oktober 2025. Alief Fachriza, salah satu anggota tim, menjelaskan bahwa […]

expand_less