Breaking News
light_mode

Mansata Indah Maratona Raih Gelar Kartini Masa Kini, Jadi Teladan Perempuan Berkontribusi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 24.844

GROBOGAN – Mansata Indah Maratona mendapatkan penghargaan istimewa sebagai Kartini Masa Kini yang diberikan oleh Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Grobogan. Penobatan tersebut berlangsung dalam acara Talkshow Kartini Muda yang digelar di wilayah Grobogan pada Sabtu (25/4/2026).

Pemberian gelar ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan bentuk apresiasi dan pengakuan resmi terhadap dedikasi yang ditunjukkan Mansata. Ia dinilai konsisten dalam mengamalkan nilai-nilai luhur, mulai dari memajukan dunia pendidikan, aktif dalam pengabdian masyarakat, hingga berperan signifikan dalam pemberdayaan perempuan di berbagai sektor kehidupan.

Ketua PC IPPNU Grobogan, Nailul Aslamatul Qoiriyah, menjelaskan bahwa sosok Kartini masa kini tidak hanya diukur dari semangat persamaan hak, tetapi lebih dari itu.

“Bukan hanya soal emansipasi, tapi bagaimana perempuan mampu hadir membawa nilai, keberpihakan, dan keteladanan,” ujarnya.

Perjalanan karier dan pengabdian Mansata bermula dari lingkungan pesantren, kemudian semakin terasah melalui perannya di berbagai organisasi, antara lain IPPNU, PMII, Fatayat NU, hingga Muslimat NU.

Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, ia juga pernah berkarier sebagai tenaga pendidik dan wartawan. Kini, amanah yang diembannya adalah sebagai Anggota DPRD Grobogan serta menjabat Ketua Komisi D.

Meski berada di lingkungan pembuat kebijakan, Mansata tetap membawa visi yang sama, yakni memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan sosial masyarakat.

Mansata sendiri memaknai penghargaan ini sebagai sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Ia pun menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi pelajar perempuan agar tidak ragu untuk berkarya dan mengambil peran penting.

“Perempuan harus percaya diri, berani belajar, dan berani berproses. Peradaban dibangun oleh nilai dan keberanian untuk mengabdi,” tuturnya.

Selain sesi talkshow dan penobatan, acara ini juga dimeriahkan dengan sejumlah rangkaian menarik, di antaranya lomba kecantikan dan fashion show yang diikuti oleh kader IPPNU dari seluruh Grobogan. Dalam penampilan tersebut, para peserta memamerkan kreasi busana bernuansa khas pelajar putri NU.

Melalui kegiatan ini, PC IPPNU Grobogan berharap dapat melahirkan semakin banyak perempuan muda yang tidak hanya berilmu tinggi, tetapi juga memiliki kemandirian dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

      BERSIAP : Beberapa kapal nelayan cantrang yang sedang sandar di Sungai Juwana beberapa waktu yang lalu. Lingkar Muria, PATI – Pasca diperbolehkannya cantrang oleh Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan dan Perikatan Susi Pujiastuti, atas aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu yang lalu, kini nelayan cantrang di Juwana bersiap melaut kembali. Tokoh nelayan cantrang […]

  • DPRD Pati Serap Aspirasi, Bantuan Usaha Ternak Jadi Fokus Utama

    DPRD Pati Serap Aspirasi, Bantuan Usaha Ternak Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Suhartini, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam reses tahap I tahun 2025. Salah satu isu yang dominan dan menjadi fokus utama adalah permintaan bantuan usaha ternak, khususnya kambing dan sapi. Hal ini disampaikan Bu Asih, sapaan akrab Suhartini, setelah menggelar reses di dapil 1 Pati (Kecamatan Pati Kota, Gembong, Tlogowungu, […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • Rekomendasi Kuliner Khas Kudus untuk Menu Buka Puasa

    Rekomendasi Kuliner Khas Kudus untuk Menu Buka Puasa

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Tampak sepiring Nasi Pindang Kerbau dengan isian potongan daging, daun melinjo dan bawang goreng/ @harbrianto KUDUS – Bosan dengan menu berbuka yang itu-itu aja. Cobalah menu berbuka dengan kuliner khas Kudus, Jawa Tengah yang lezat dan istimewa. Kuliner khas ini dijamin bakal membuat buka puasa lebih nikmat dari biasanya. Berikut redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar kuliner […]

  • Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Kiai Said Aqil Siradj Nabi Muhammad diturunkan di masyarakat buta huruf (ummi) secara keilmuan dan sesat yang nyata secara peradaban. Namun Nabi mampu membangun umat yang wasatha (Red,moderat-toleran) sehingga mampu menjadi saksi dalam segala bidang. Baik agama, sosial, ekonomi, peradaban, dan politik. Masyarakat wasatha inilah yang mampu berperan membangkitkan kemajuan dan meraih cita-cita di berbagai […]

  • DPRD Pati Dorong Pembangunan Museum: Perda Cagar Budaya Jadi Landasan

    DPRD Pati Dorong Pembangunan Museum: Perda Cagar Budaya Jadi Landasan

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati sedang merancang Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Cagar Budaya untuk melindungi warisan budaya di daerah tersebut. Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi landasan untuk pembangunan museum, mengingat Kabupaten Pati yang telah berusia 700 tahun belum memiliki fasilitas museum untuk menyimpan artefak bersejarah. “Ada langkah […]

expand_less