Breaking News
light_mode

Angkutan Umum Kudus Terancam Punah, Organda Usul Angkutan Khusus Pelajar

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
  • visibility 265

KUDUS – Nasib angkutan umum di Kabupaten Kudus memprihatinkan. Jumlah armada yang beroperasi kini tinggal separuh dari jumlah sebelumnya, yakni hanya sekitar 150 kendaraan dari total 650 kendaraan yang tersebar di 13-14 trayek aktif (dari 20 trayek sebelumnya).

Ketua DPC Organda Kudus, Mahmudun, mengungkapkan penurunan drastis ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan akses kredit motor dan menurunnya jumlah penumpang. Situasi diperparah oleh maraknya kendaraan pribadi dan angkutan ilegal.

“Dulu ada 20 trayek, sekarang tinggal separuh yang jalan. Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari mudahnya kredit motor hingga menurunnya jumlah penumpang,” ujar Mahmudun saat ditemui Selasa (5/8/2025).

Ia menambahkan bahwa angkutan ilegal, termasuk kendaraan plat hitam yang mengangkut buruh pabrik, turut mengurangi pendapatan sopir angkutan umum resmi.

Sebagai solusi, Mahmudun mengusulkan program angkutan khusus pelajar, terinspirasi dari program serupa di Magelang. Program ini, menurutnya, tidak hanya akan membantu sopir angkutan umum, tetapi juga mendidik pelajar untuk disiplin dan mandiri dalam menggunakan transportasi publik, sekaligus mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.

“Saya waktu itu ikut rapat di Jawa Tengah, dari Magelang memunculkan ide yang sangat bagus. Anak-anak sekolah dijemput dan diantar sesuai jadwal yang ditentukan. Ini bisa diterapkan di Kudus,” jelasnya.

Mahmudun menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak, termasuk perbaikan kualitas pelayanan angkutan umum dan subsidi operasional.

Ia berharap Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, yang memiliki pengalaman di bidang perhubungan, dapat memberikan perhatian serius terhadap revitalisasi transportasi umum, khususnya angkutan sekolah.

“Harapan kami, semoga Kudus bisa meniru daerah lain. Angkutan pelajar ini bukan hanya solusi untuk transportasi, tapi juga bentuk pendidikan karakter sejak dini,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Minta Bawaslu Tegas Tangani ASN Berkampanye

    Anggota DPRD Pati Minta Bawaslu Tegas Tangani ASN Berkampanye

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bersikap tegas dalam menangani kasus ASN yang terlibat kampanye politik. Hal ini disampaikan Joni menanggapi maraknya isu ASN yang memanfaatkan jabatannya untuk mendukung calon tertentu dalam Pemilu 2024. “Jadi kita berpolitik memang harus dewasa, harus lebih dewasa,” ujarnya. “Bawaslu […]

  • Sekda Jawa Tengah mendukung iniasiasi perda kedauIatan pangan yang digagas DPRD Jawa Tengah Komisi B.

    Perda Kedaulatan Pangan untuk Kemandirian Pangan Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sekda Jawa Tengah mendukung iniasiasi perda kedauIatan pangan yang digagas DPRD Jawa Tengah Komisi B, diharapkan Jawa Tengah semakin mandiri pangan.

  • DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Rapat koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Pati pada Rabu (20/8/2025) membahas tindak lanjut pasca unjuk rasa yang sempat menjadi sorotan nasional. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Forkopimda, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Hardi menjelaskan bahwa DPRD telah […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Bupati Pati Canangkan Kebangkitan Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional

    Bupati Pati Canangkan Kebangkitan Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Bupati Pati Sudewo mencanangkan kebangkitan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Acara di Stadion Joyokusumo, Jumat (2/5), dihadiri ribuan guru dan siswa SMP/SMA se-Kabupaten Pati. Suasana spektakuler dan penuh antusiasme menandai semangat baru dunia pendidikan Pati. Jajaran Forkopimda dan tokoh penting Pati turut hadir. Bupati Sudewo […]

  • Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    Bupati Kudus Prioritaskan Kesejahteraan Pekerja Rokok

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus memprioritaskan kesejahteraan para pekerja rokok di wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menghadiri senam sehat bersama ribuan pekerja rokok di Lapangan Rendeng, Kamis (29/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP […]

expand_less