Breaking News
light_mode

Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
  • visibility 319
ILUSTRASI : ARIS
Lingkar Muria, JAKARTA – Gelaran pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang
bakal di helat di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang ini menjadi
sasaran hoax. Terbaru, sejumlah broadcast pesan menyebar soal perekrutan
volunteer Asian Games dengan iming-iming gaji Rp 600 ribu perhari. Begini pesan
yang menyebar.

Bapak ibu yg punya saudara/i atau putra/i
yg mau ikut melamar jadi volunteer Asian Games XVIII Th 2018 yg akan
dialaksanakan 18 Agustus sd 2 September 2018, bisa melamar dengan persyaratan
diantaranya :
Mahasiswa/i, usia minimal 18 tahun,
penampilan menarik, fasih berbahasa asing, inggris, cina, jepang, dll.
 Dibutuhkan 10.000 volunteers untuk event di
Jkt dan 2.000 volunteers utk event di palembang.
Terdapat honor utk volunteer sebesar Rp
600.000/hari.
 Silahkan akses informasi selengkapnya ke
www.volunteer.asiangames2018.id

Tapi jangan keburu percaya, itu informasi
sampah, Panitia Asian Games 2018, INASGOC membantah kebenaran informasi itu
dengan press rilis yang dikeluarkan sebagai berikut.
PANITIA PELAKSANA ASIAN GAMES : Waspada Atas Informasi Tak Bertanggung Jawab Mengenai Volunter
Untuk kesekian kalinya, informasi menyimpang terkait kebutuhan
sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta
Palembang kembali merebak. Dalam dua hari terakhir ini, beredar hoax atau kabar
bohong dan disebar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terkait pencarian
volunter dengan iming-iming honor sebesar Rp 600 ribu/hari.
Menjawab maraknya berita hoax tersebut, Ketua Pelaksana Asian Games
2018, Erick Thohir menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita
palsu dan tidak dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).
“Pendaftaran volunter tahap pertama sudah digelar September
2017 untuk kebutuhan test event. Kami mendapatkan volunter yang memadai untuk
menunjang test event berupa invitational tournament yang akan berlangsung 10-24
Februari mendatang. Para tenaga sukarelawan itu akan kembali memberikan
dukungan saat Games Times pada Agustus nanti. Jadi terkait dengan beredarnya
info mengenai pencarian volunter dengan iming-iming uang, saya nyatakan hal itu
hoax dan sama sekali tidak benar,” ujar Erick.
Saat ini volunteer yang sudah terpilih, akan mengikuti test event
bertajuk Asian Games Invitational Tournament, namun jumlahnya perlu ditambah
untuk saat Games Times. Pendaftaran untuk games time baru dibuka pada tanggal
18 Januari 2018 di website Asian Games.
Itu yg perlu ditambahkan
Penegasan kembali mengenai sukarelawan itu disampaikan Erick karena
informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan diri
sebagai koordinator relawan atau agen yang ditunjuk untuk pencari tenaga
sukarelawan Asian Games 2018, terus beredar. Apalagi saat ini, INASGOC belum
kembali membuka pendaftaran volunter untuk Games Times.
“Di tengah maraknya isu bahwa ada penerimaan sukarelawan untuk
Asian Games 2018, bahkan ada yang meminta pembayaran, kami meminta kepada
masyarakat untuk waspada. Kami menegaskan, semua informasi dan pendaftaran bisa
dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id dan
semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC. Selain
itu, kami juga tidak pernah menunjuk agen atau koordinator pencari tenaga
sukarelawan. Saat ini, kami tengah koordinasi dengan aparat kepolisian bidang
siber untuk mencari penyebar berita bohong itu,” tegas Erick.
Perlu diketahui, kebutuhan tenaga sukarelawan, atau volunter untuk
mendukung Asian Games 2018 Jakarta-Palembang diperkirakan akan besar. Demi
melayani sekitar 12 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara serta dihadiri
sekitar 5.000 media diperlukan jumlah sukarelawan yang bisa mencapai 20 ribu
orang serta memiliki kemampuan memadai.
Oleh karena itu, tak heran jika hingga kini, banyak pihak yang
tidak bertanggung jawab memanfaatkan kebutuhan volunter yang besar tersebut
untuk tujuan yang tidak benar dan mengambil keuntungan pribadi dengan merugikan
INASGOC sebagai penyelenggara Asian Games 2018 serta masyarakat yang
benar-benar ingin mendukung sukses pesta olahraga bangsa Asia yang berlangsung,
18 Agustus – 2 September mendatang.

SUMBER : Media and Public Relations INASGOC
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 295
    • 0Komentar

      PATI – Aktivitas penambangan ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik tambang galian C ilegal yang meresahkan masyarakat. “Penambangan ilegal harus segera ditindak tegas karena dampaknya sangat merugikan masyarakat,” ujar Bambang. Ia […]

  • IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    IESPA Pati Dilantik, Esports Jadi Bagian Pembinaan Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    PATI — Pelantikan Pengurus Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Pati periode 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Pati disaksikan langsung oleh Bupati Pati Sudewo pada Minggu (21/12/2025). Acara tersebut menjadi tonggak untuk memperkuat peran olahraga elektronik dalam pembinaan generasi muda serta pengembangan teknologi digital di daerah. Menurut Sudewo, esports tidak hanya berperan sebagai cabang olahraga, melainkan juga […]

  • Hadiri Gelar Seni Budaya di TMII, Ketua DPRD Pati Dukung Pelestarian Budaya Daerah

    Hadiri Gelar Seni Budaya di TMII, Ketua DPRD Pati Dukung Pelestarian Budaya Daerah

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.525
    • 0Komentar

    PATI — Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, S.E., menghadiri Gelar Seni Budaya Tahun 2026 yang digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (27/9/2026). Gelar seni tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan seni dan budaya daerah, khususnya kekayaan budaya Kabupaten Pati, kepada masyarakat yang lebih luas. […]

  • DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    DPRD Pati Dukung Expo Mina Santosa Sejahtera yang Dorong Pertumbuhan UMKM

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.912
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat nelayan dan warga pesisir di Kecamatan Juwana menggelar tradisi tahunan sedekah laut pada hari Minggu (29/3/2026). Di Desa Bendar Juwana, acara yang juga berlangsung di Desa Bajomulyo tersebut dihiasi dengan pameran kelautan pertama kalinya, yang diselenggarakan oleh kelompok nelayan Mina Santosa Sejahtera selama dua hari bertempat di Dermaga Desa Bendar. Expo yang […]

  • PJ Bupati Pati Ajak Anggota Korpri Berkontribusi untuk Negeri pada HUT Korpri Ke-52

    PJ Bupati Pati Ajak Anggota Korpri Berkontribusi untuk Negeri pada HUT Korpri Ke-52

    • calendar_month Kam, 30 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Penjabat (PJ) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, menghadiri malam resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri yang ke-52 di Pendopo Kabupaten Pati pada Rabu malam (29/11/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda, Sekda, DPRD, Asisten, OPD, camat, ketua PKK, UPT Disdik, UPT Puskesmas, dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Henggar menyampaikan ucapan selamat ulang […]

  • Pemkab Jepara Bentuk Karangrandu Sebagai Desa Tangguh Bencana

    Pemkab Jepara Bentuk Karangrandu Sebagai Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pembentukan desa tangguh bencana di Desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan Jepara Pembentukan desa tangguh bencana (destana) di Jepara memiliki arti penting. Sebab Kota Ukir memiliki permasalahan tinggi terkait bencana, bahkan nomor 10 di Jawa Tengah.  JEPARA – Desa Karangrandu Kecamatan Pecangaan dibentuk sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana). Pembentukan ini dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Jepara Edy […]

expand_less