Breaking News
light_mode

Jelang Bergulirnya Asian Games 2018, Hoax Perekrutan Volunteer Merebak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
  • visibility 163
ILUSTRASI : ARIS
Lingkar Muria, JAKARTA – Gelaran pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang
bakal di helat di dua kota di Indonesia, Jakarta dan Palembang ini menjadi
sasaran hoax. Terbaru, sejumlah broadcast pesan menyebar soal perekrutan
volunteer Asian Games dengan iming-iming gaji Rp 600 ribu perhari. Begini pesan
yang menyebar.

Bapak ibu yg punya saudara/i atau putra/i
yg mau ikut melamar jadi volunteer Asian Games XVIII Th 2018 yg akan
dialaksanakan 18 Agustus sd 2 September 2018, bisa melamar dengan persyaratan
diantaranya :
Mahasiswa/i, usia minimal 18 tahun,
penampilan menarik, fasih berbahasa asing, inggris, cina, jepang, dll.
 Dibutuhkan 10.000 volunteers untuk event di
Jkt dan 2.000 volunteers utk event di palembang.
Terdapat honor utk volunteer sebesar Rp
600.000/hari.
 Silahkan akses informasi selengkapnya ke
www.volunteer.asiangames2018.id

Tapi jangan keburu percaya, itu informasi
sampah, Panitia Asian Games 2018, INASGOC membantah kebenaran informasi itu
dengan press rilis yang dikeluarkan sebagai berikut.
PANITIA PELAKSANA ASIAN GAMES : Waspada Atas Informasi Tak Bertanggung Jawab Mengenai Volunter
Untuk kesekian kalinya, informasi menyimpang terkait kebutuhan
sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 Jakarta
Palembang kembali merebak. Dalam dua hari terakhir ini, beredar hoax atau kabar
bohong dan disebar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terkait pencarian
volunter dengan iming-iming honor sebesar Rp 600 ribu/hari.
Menjawab maraknya berita hoax tersebut, Ketua Pelaksana Asian Games
2018, Erick Thohir menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita
palsu dan tidak dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).
“Pendaftaran volunter tahap pertama sudah digelar September
2017 untuk kebutuhan test event. Kami mendapatkan volunter yang memadai untuk
menunjang test event berupa invitational tournament yang akan berlangsung 10-24
Februari mendatang. Para tenaga sukarelawan itu akan kembali memberikan
dukungan saat Games Times pada Agustus nanti. Jadi terkait dengan beredarnya
info mengenai pencarian volunter dengan iming-iming uang, saya nyatakan hal itu
hoax dan sama sekali tidak benar,” ujar Erick.
Saat ini volunteer yang sudah terpilih, akan mengikuti test event
bertajuk Asian Games Invitational Tournament, namun jumlahnya perlu ditambah
untuk saat Games Times. Pendaftaran untuk games time baru dibuka pada tanggal
18 Januari 2018 di website Asian Games.
Itu yg perlu ditambahkan
Penegasan kembali mengenai sukarelawan itu disampaikan Erick karena
informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan diri
sebagai koordinator relawan atau agen yang ditunjuk untuk pencari tenaga
sukarelawan Asian Games 2018, terus beredar. Apalagi saat ini, INASGOC belum
kembali membuka pendaftaran volunter untuk Games Times.
“Di tengah maraknya isu bahwa ada penerimaan sukarelawan untuk
Asian Games 2018, bahkan ada yang meminta pembayaran, kami meminta kepada
masyarakat untuk waspada. Kami menegaskan, semua informasi dan pendaftaran bisa
dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id dan
semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC. Selain
itu, kami juga tidak pernah menunjuk agen atau koordinator pencari tenaga
sukarelawan. Saat ini, kami tengah koordinasi dengan aparat kepolisian bidang
siber untuk mencari penyebar berita bohong itu,” tegas Erick.
Perlu diketahui, kebutuhan tenaga sukarelawan, atau volunter untuk
mendukung Asian Games 2018 Jakarta-Palembang diperkirakan akan besar. Demi
melayani sekitar 12 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara serta dihadiri
sekitar 5.000 media diperlukan jumlah sukarelawan yang bisa mencapai 20 ribu
orang serta memiliki kemampuan memadai.
Oleh karena itu, tak heran jika hingga kini, banyak pihak yang
tidak bertanggung jawab memanfaatkan kebutuhan volunter yang besar tersebut
untuk tujuan yang tidak benar dan mengambil keuntungan pribadi dengan merugikan
INASGOC sebagai penyelenggara Asian Games 2018 serta masyarakat yang
benar-benar ingin mendukung sukses pesta olahraga bangsa Asia yang berlangsung,
18 Agustus – 2 September mendatang.

SUMBER : Media and Public Relations INASGOC
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    DPRD Pati : Perlu Percepatan Pembangunan Infrastruktur Fisik

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mendesak percepatan pembangunan infrastruktur fisik di Kabupaten Pati agar selesai sebelum memasuki musim hujan. Hal ini disampaikan Muslihan mengingat cuaca saat ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan memasuki musim penghujan, meskipun intensitas hujan masih belum tinggi. Muslihan menekankan pentingnya penyelesaian proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan saluran drainase untuk […]

  • Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    Siswa As-Salafiyah Lahar Implementasikan Hablum Minannas Lewat Bantuan Bencana

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.592
    • 0Komentar

    PATI – Sejak Jumat (9/1/2026), Kabupaten Pati dilanda serangkaian bencana mulai dari banjir hingga tanah longsor. Hingga saat ini, puluhan desa di wilayah Bumi Mina Tani masih terdampak oleh bencana hidrometeorologi tersebut. Kondisi tersebut menggerakkan hati siswa-siswi Yayasan As-Salafiyah Lahar, Kecamatan Tlogowungu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pada Kamis (15/1/2026), saat acara peringatan Isra […]

  • FGD Bareng Warga Growong Kidul, Komisi C DPRD Pati Dorong Penanganan Pemukiman Kumuh

    FGD Bareng Warga Growong Kidul, Komisi C DPRD Pati Dorong Penanganan Pemukiman Kumuh

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.013
    • 0Komentar

    PATI – Penanganan kawasan permukiman kumuh menjadi sorotan penting yang didorong oleh legislatif. Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang dinilai kurang layak huni di berbagai wilayah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, usai melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion […]

  • Bertekad Akhiri Rentetan Hasil Buruk, Persijap Targetkan Curi Poin di Kandang Madura United

    Bertekad Akhiri Rentetan Hasil Buruk, Persijap Targetkan Curi Poin di Kandang Madura United

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 565
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Persijap Jepara bertekad kuat untuk mengakhiri rentetan hasil buruk yang menimpa tim mereka saat bertandang ke markas Madura United pada hari Minggu, 9 November 2025. Pelatih Persijap, Mario Lemos, secara tegas menargetkan timnya harus pulang dengan membawa poin dari Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Target ini bukan tanpa alasan. Laskar Kalinyamat tengah terperosok […]

  • Ikon Kota Pati yang berada di kawasan alun-alun.

    Daftar 7 Kelebihan Kota Pati yang Pastinya Membuat Netizen Takjub

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 558
    • 0Komentar

      PATI – Kota Pati, terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini memiliki 7 kelebihan yang bisa membuat netizen takjub. Kota Pati dikenal memiliki sejumlah keunikan yang menjadikannya menarik untuk dikunjungi. Memang diakui kota Pati belum seterkenal kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Kudus dan Jepara. Namun Kota Pati menawarkan pesona tersendiri […]

  • Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kapolda Jawa Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 8,4 kilogram. Barang haram sabu seberat 8,4 kilogram berhasil digagalkan penyelundupannya oleh Polrestabes Semarang. Sabu itu disinyalir akan diedarkan di wilayah Semarang saat Natal dan Tahun Baru. Kapolda Jawa Tengah mengapresiasi kerja anak buahnya yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut. SEMARANG –  Polrestabes Semarang berhasil […]

expand_less