Breaking News
light_mode

Pupuk Indonesia Catat 27.092 Transaksi Pupuk Subsidi Awal Tahun 2025

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 287

JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) melaporkan telah terjadi 27.092 transaksi penebusan pupuk bersubsidi oleh petani sejak awal tahun hingga 3 Januari 2025.

Pencapaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung program swasembada pangan nasional pemerintah.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh, menyatakan bahwa kemudahan penebusan pupuk bersubsidi di awal tahun merupakan hasil dari penyederhanaan skema penebusan dan perencanaan alokasi yang lebih baik oleh pemerintah.

“Kami sampaikan sesuai janji Pemerintah, mulai 1 Januari 2025 Pupuk Indonesia siap menyalukan pupuk bersubsidi, dan benar pada pukul 00.00 detik ke 22 itu ada petani dari Kecamatan Sukadana, Lampung Timur melakukan penebusan, kemudian dari Serdang Bedagai, totalnya ada 10 petani yang bertransaksi pada malam tahun baru. Jadi allhamdulillah, petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa total 10 petani melakukan transaksi pada malam tahun baru. Hingga 3 Januari 2025, total pupuk bersubsidi yang ditebus mencapai 7.536 ton, terdiri dari pupuk urea (4.532 ton), pupuk NPK (2.966 ton), pupuk NPK Formula Khusus (16,7 ton), dan pupuk organik (20,8 ton).

Pemerintah, melalui Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024, telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,5 juta ton, yang terdiri dari urea (4,6 juta ton), NPK (4,2 juta ton), NPK Kakao (147.798 ton), dan pupuk organik (500.000 ton).

Pupuk subsidi ini diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih), dan perkebunan (tebu rakyat, kakao, kopi) dengan luas lahan maksimal 2 hektare.

Petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) atau Perhutanan Sosial juga berhak mendapatkan alokasi ini.

“Kami menyambut baik kegiatan penebusan di awal tahun 2025, karena kegiatan ini dapat ini Kami harapkan dapat mendukung dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” katanya.

Tri Wahyudi mengajak para petani untuk segera menebus pupuk melalui i-Pubers dengan membawa KTP.

“Kami mengajak kepada seluruh petani terdaftar di RDKK untuk segera melakukan penebusan pupuk guna memenuhi kebutuhan pupuk di awal musim tanam 2025. Penebusan sudah dapat dilakukan dengan mudah, cukup membawa KTP dan proses penebusannya melalui i-Pubers,” ajaknya.

Hal ini juga disambut antusias oleh para petani. Wiyono, petani dari Prambanan, Jawa Tengah, mengaku senang dapat menebus pupuk subsidi pada 1 Januari 2025.

“Terima kasih kepada Pemerintah dan Pupuk Indonesia atas ketersediaan stok pupuk yang selalu ada, hari ini saya Wiyono, petani dari Prambanan bisa menebus pupuk subsidi dengan KTP di hari Rabu, 1 Januari 2025,” ungkapnya.

Senada dengan Wiyono, Ridwan, petani dari Pinrang, Sulawesi Selatan, juga menyatakan kemudahan proses penebusan pupuk melalui aplikasi i-Pubers.

“Per tanggal 1 Januari 2025. Saya sudah bisa melakukan penebusan pupuk bersubsidi di kios UD Daun Buah, cukup menggunakan KTP dan tidak ada kendala sama sekali,” katanya.

Stok Pupuk Nasional Memadai

Pupuk Indonesia melaporkan stok pupuk nasional pada awal tahun 2025 mencapai 1.558.558 ton, terdiri dari pupuk bersubsidi (1.147.453 ton) dan pupuk nonsubsidi (411.105 ton). Stok ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan petani terdaftar selama musim tanam awal tahun 2025.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilihlah Lingkungan Terbaik

    Pilihlah Lingkungan Terbaik

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Banyak dari kita, saya yakin setuju bahwa lingkungan yang baik akan mengantarkan kita menjadi lebih baik. Begitu pula sebaliknya. Maka tidak heran jika para lulusan SMA misalnya, menginvestasikan waktu mereka untuk belajar lebih keras agar diterima di perguruan tinggi terbaik. Atau para orang tua, menyekolahkan anaknya di tempat-tempat yang membuatnya menjadi lebih berkembang. Setiap tempat, […]

  • Polresta Pati Lakukan Razia Miras Ilegal di Tiga Kecamatan, Puluhan Botol Disita

    Polresta Pati Lakukan Razia Miras Ilegal di Tiga Kecamatan, Puluhan Botol Disita

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.824
    • 0Komentar

    PATI – Guna menekan peredaran minuman keras beralkohol tanpa izin, Satuan Samapta Polresta Pati melaksanakan penindakan dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Operasi Pekat II Candi 2026 pada Selasa (7/7/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita puluhan botol minuman keras ilegal dari tiga warung yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati. Tim razia dipimpin langsung […]

  • Kebijakan Baru Pemkab Jepara: Retribusi Objek Wisata Kini Berlaku Setiap Hari

    Kebijakan Baru Pemkab Jepara: Retribusi Objek Wisata Kini Berlaku Setiap Hari

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JEPARA – Mulai Januari 2024, wisatawan yang berencana mengunjungi objek wisata di Kabupaten Jepara harus merogoh kocek. Hal ini disebabkan oleh kebijakan baru dari Pemkab Jepara yang mengenakan retribusi tempat wisata. Sebelumnya, Pemkab Jepara memberikan kebijakan gratis untuk tiket masuk objek wisata pada hari kerja. Retribusi hanya dikenakan pada saat akhir pekan dan hari libur. […]

  • Persipa Pati Terancam jadi Tim Musafir

    Persipa Pati Terancam jadi Tim Musafir

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Tim verifikator PSSI ditemani oleh Ketum Persipa Pati Joni Kurnianto Pemerintah sempat mengklaim lapangan Stadion Joyokusumo sudah berstandar FIFA. Namun nyatanya stadion ini terancam tidak memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan Liga 2 sesuai regulasi yang dikeluarkan PSSI. PATI – Apa yang dikhawatirkan oleh para suporter Persipa Pati agaknya bakal menjadi kenyataan. Verifikator stadion dari PSSI […]

  • DPRD Pati Tekankan Perlunya Penguatan Industri Perikanan Juwana Guna Naikkan Ekonomi Pesisir

    DPRD Pati Tekankan Perlunya Penguatan Industri Perikanan Juwana Guna Naikkan Ekonomi Pesisir

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.925
    • 0Komentar

    PATI – Sektor industri perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Kabupaten Pati, khususnya Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana, perlu mendapatkan perhatian serius dalam pengembangannya. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, yang sebagai putra daerah Juwana melihat potensi besar di sektor tersebut yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. […]

  • BRI Kanca Pati Kerja Sama dengan Yayasan Nabila Asih Bantu Masyarakat Desa Sirahan

    BRI Kanca Pati Kerja Sama dengan Yayasan Nabila Asih Bantu Masyarakat Desa Sirahan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    PATI – Melalui Kanca (Kantor Cabang) Pati, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmen mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Program BRI Peduli (Corporate Social Responsibility/CSR). Pada kesempatan ini, BRI bekerja sama dengan Yayasan Nabila Asih untuk menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Digelar pada […]

expand_less