Breaking News
light_mode

Pupuk Indonesia Catat 27.092 Transaksi Pupuk Subsidi Awal Tahun 2025

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
  • visibility 183

JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) melaporkan telah terjadi 27.092 transaksi penebusan pupuk bersubsidi oleh petani sejak awal tahun hingga 3 Januari 2025.

Pencapaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung program swasembada pangan nasional pemerintah.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh, menyatakan bahwa kemudahan penebusan pupuk bersubsidi di awal tahun merupakan hasil dari penyederhanaan skema penebusan dan perencanaan alokasi yang lebih baik oleh pemerintah.

“Kami sampaikan sesuai janji Pemerintah, mulai 1 Januari 2025 Pupuk Indonesia siap menyalukan pupuk bersubsidi, dan benar pada pukul 00.00 detik ke 22 itu ada petani dari Kecamatan Sukadana, Lampung Timur melakukan penebusan, kemudian dari Serdang Bedagai, totalnya ada 10 petani yang bertransaksi pada malam tahun baru. Jadi allhamdulillah, petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa total 10 petani melakukan transaksi pada malam tahun baru. Hingga 3 Januari 2025, total pupuk bersubsidi yang ditebus mencapai 7.536 ton, terdiri dari pupuk urea (4.532 ton), pupuk NPK (2.966 ton), pupuk NPK Formula Khusus (16,7 ton), dan pupuk organik (20,8 ton).

Pemerintah, melalui Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 644/KPTS/SR.310/M.11/2024, telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,5 juta ton, yang terdiri dari urea (4,6 juta ton), NPK (4,2 juta ton), NPK Kakao (147.798 ton), dan pupuk organik (500.000 ton).

Pupuk subsidi ini diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih), dan perkebunan (tebu rakyat, kakao, kopi) dengan luas lahan maksimal 2 hektare.

Petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) atau Perhutanan Sosial juga berhak mendapatkan alokasi ini.

“Kami menyambut baik kegiatan penebusan di awal tahun 2025, karena kegiatan ini dapat ini Kami harapkan dapat mendukung dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” katanya.

Tri Wahyudi mengajak para petani untuk segera menebus pupuk melalui i-Pubers dengan membawa KTP.

“Kami mengajak kepada seluruh petani terdaftar di RDKK untuk segera melakukan penebusan pupuk guna memenuhi kebutuhan pupuk di awal musim tanam 2025. Penebusan sudah dapat dilakukan dengan mudah, cukup membawa KTP dan proses penebusannya melalui i-Pubers,” ajaknya.

Hal ini juga disambut antusias oleh para petani. Wiyono, petani dari Prambanan, Jawa Tengah, mengaku senang dapat menebus pupuk subsidi pada 1 Januari 2025.

“Terima kasih kepada Pemerintah dan Pupuk Indonesia atas ketersediaan stok pupuk yang selalu ada, hari ini saya Wiyono, petani dari Prambanan bisa menebus pupuk subsidi dengan KTP di hari Rabu, 1 Januari 2025,” ungkapnya.

Senada dengan Wiyono, Ridwan, petani dari Pinrang, Sulawesi Selatan, juga menyatakan kemudahan proses penebusan pupuk melalui aplikasi i-Pubers.

“Per tanggal 1 Januari 2025. Saya sudah bisa melakukan penebusan pupuk bersubsidi di kios UD Daun Buah, cukup menggunakan KTP dan tidak ada kendala sama sekali,” katanya.

Stok Pupuk Nasional Memadai

Pupuk Indonesia melaporkan stok pupuk nasional pada awal tahun 2025 mencapai 1.558.558 ton, terdiri dari pupuk bersubsidi (1.147.453 ton) dan pupuk nonsubsidi (411.105 ton). Stok ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan petani terdaftar selama musim tanam awal tahun 2025.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Dalami Dugaan Penarikan Paksa Guru oleh Disdikbud

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati tengah menginvestigasi kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terkait dugaan penarikan guru yang dinilai tidak wajar. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan praktik penugasan guru lintas kecamatan yang menimbulkan pertanyaan. Salah satu kasus yang disoroti adalah penarikan seorang guru Bahasa Inggris SMP […]

  • Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    Komisi B DPRD Pati Soroti Anjloknya Harga Ketela, Minta Solusi Konkret

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 473
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi petani ketela di Kabupaten Pati saat ini tengah mengalami kesulitan akibat penurunan harga jual yang signifikan. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya atas situasi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengambil tindakan. “Keadaan petani ketela saat ini sangat memprihatinkan. Penurunan harga terjadi sementara biaya produksi tetap tinggi. […]

  • Bupati Andi Komitmen Bantu Petani Tambak Bandeng

    Bupati Andi Komitmen Bantu Petani Tambak Bandeng

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

      Bupati Jepara Andi saat mengikuti panen raya bandeng di Desa Clering/masandijepara.id JEPARA – Sejak lama kelompok petani ikan bandeng di Desa Clering Kecamatan Donorojo, Jepara mengalami sejumlah permasalahan. Salah satunya yaitu adanya pendangkalan sungai. Persoalan itu disampaikan kelompok tani kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi, saat mengunjungi para petani yang sedang panen raya di Desa […]

  • Persijap Jepara berhasil menahan imbang Persiba Bandung di laga terakhir Liga Super musim 2025/2026.

    Pertahanan Sekuat Kayu Jati Laskar Kalinyamat

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

      BANDUNG – Pertahanan Persijap Jepara seperti kayu jati. Makin ditekan makin kuat. Komentar itu datang Sportcaster Indosiar Rendra Sujono dalam siaran langsung pertandingan pekan ke-34 Persib Bandung menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5). Pertandingan sengit itu berakhir dengan skor 0 – 0, tuan rumah Persib Bandung tidak berdaya menjebol […]

  • Laskar Lereng Muria Bersama Relawan dan Forkopimcam Undaan Hijaukan Bukit Sendoyo dengan 200 Bibit Pohon

    Laskar Lereng Muria Bersama Relawan dan Forkopimcam Undaan Hijaukan Bukit Sendoyo dengan 200 Bibit Pohon

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.261
    • 0Komentar

    KUDUS – Semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan swasta terlihat dalam kegiatan penghijauan di Bukit Sendoyo, Pegunungan Kendeng, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi Laskar Lereng Muria bersama Relawan Kencana Undaan dengan melibatkan Camat Undaan, TNI, dan Polri. Sebanyak 200 bibit pohon buah ditanam, terdiri dari sukun, alpukat, pete, jambu, […]

  • Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    Persipa Pati Terpuruk di Papan Bawah Usai Kalah Telak dari Persijap

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menelan kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 Indonesia musim 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (6/10/2024) ini menjadi mimpi buruk bagi Laskar Saridin. Meskipun mampu bertahan hingga menit ke-37 dengan skor imbang, Persipa akhirnya menyerah setelah Rosalvo Jr. mencetak gol pembuka untuk […]

expand_less