Breaking News
light_mode

Wejangan Cak Nun Jelang Pemilu 2019

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
  • visibility 273

JEPARA –
Pilpres dan Pileg tinggal menghitung hari. Konstelasi politik pun kian memanas.
Beragam isu dan perkara digoreng sedemikian rupa untuk meraup suara. Tak hanya
itu, masyarakat juga seolah-olah dibelah menjadi dua dan saling bermusuhan.

Ihwal
pemilu itulah yang menjadi salah satu fokus pembicaraan Emha Ainun Najib dalam
acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam rangka peresmian gedung baru
Mapolres Kabupaten Jepara, Jumat (29/3/2019) malam.

Budayawan
asal Yogyakarta yang akrab disapa Cak Nun itu membuka sinau malam dengan narasi
optimisme dalam menghadapi pemilu mendatang. “Pemilu hanya soal mencari
pemimpin ideal yang mampu menyatukan bangsa. Jadi, tidak perlu kita saling
berseteru. Pilihlah sesuai hati anda masing-masing. Setelah itu perjuangkanlah
bangsa ini agar tetap menjadi bangsa yang hebat dan kuat,” katanya usai
menyapa masyarakat yang memenuhi halaman polres itu.

Secara
khusus, Cak Nun juga mendorong masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu
memahami kekayaan kebudayaan bangsa. Sebab dengan itulah capres yang nantinya
terpilih akan bisa bisa menghadapi tantangan-tantangan yang berat di masa-masa
mendatang.

Selain
itu, Cak Nun juga berpesan kepada masyarakat supaya memilih pemimpin yang mau
dan mampu memahami kelemahan dan kekurangan bangsa. Karena dengan memahaminya,
pemimpin yang akan datang bisa memperhitungkan langkah-langkah untuk menghadapi
bangsa-bangsa lain.

Pesan
lain yang juga mengemuka dalam sinau malam itu adalah masyarakat harus ekstra
berhati-hati dan bersabar dalam lima bulan kedepan (April-Oktober). Sebab, Cak
Nun memprediksi akan ada guncangan sosial-politik yang akan menerpa Indonesia
jika perseturuan pemilu dibawa hingga berlarut-larut.

“Anda
tidak usah ikut-ikutan perseturuan antara elit-elit partai. Anda jangan mau
diadudomba atas nama apapun. Mendekati pemilu ini, anda tidak usah terperangkap
dalam framming suasana yang sedang dibuat oleh mereka. Bersikaplah dewasa
dengan tidak mengumbar pilihan anda nanti,” tegasnya yang kemudian
disambut sorak sorai masyarakat.

Kapolres
Jepara, AKBP Arif Budiman, dalam sambutannya juga mengajak seluruh masyarakat
Jepara untuk menggunakan hak pilihnya di pemilu nanti agar pesta demokrasi
terselenggara dengan baik. Dia juga meyakinkan kepada masyarakat terkait
keamanan saat pemilu nanti akan bisa dikendalikan dengan baik.

“Saya
dan seluruh jajaran Polres Jepara berjanji akan mengamankan jalannya pemilu.
Masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan. Sebab Polri dan TNI akan siap
siaga untuk menjamin lancarnya pemilu,” tegasnya. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Ruko Dekat Waduk Semampir Pati Dihentikan Sementara

    Pembangunan Ruko Dekat Waduk Semampir Pati Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 976
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan ruko di dekat Waduk Semampir, Kabupaten Pati, akan dihentikan sementara. Hal ini diputuskan setelah Komisi A DPRD Kabupaten Pati melakukan audiensi dengan Satpol PP, Bagian Hukum, dan penghuni lama ruko pada Kamis (6/3/2025). Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan penghuni ruko yang merasa bangunan mereka dibongkar tanpa komunikasi dan izin terlebih […]

  • Dikarantina Pemkab, Ini yang Didapat Para Kepala Desa Terpilih

    Dikarantina Pemkab, Ini yang Didapat Para Kepala Desa Terpilih

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Para kepala desa terpilih sedang berfoto bersama Bupati Haryanto PATI – Sebanyak 61 kepala desa terpilih hasil pilkades serentak 2018 bakal menjalani karantina. Karantina dimulai 18 – 26 Februari di Hotel Pati. Dalam karantina itu, para kepala desa terpilih akan mendapatkan bimbingan teknik tentang sejumlah masalah di pemerintahan desa.  Dalam mengikuti kegiatan bimtek tersebut para […]

  • Wakil Bupati Kudus Belinda saat mengunjungi pengungsi di Gulang.

    Jumlah Pengungsi di Kudus Capai 2.158 Jiwa, Terbanyak di Aula DPRD

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.677
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus merilis pembaruan data pengungsi yang terdampak bencana. Berdasarkan update terbaru, total jumlah pengungsi mencapai 2.158 jiwa yang tersebar di sejumlah posko dan balai desa. Dari data yang dirilis per 17 Januari 2026, lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Aula DPRD Kudus dengan 905 jiwa dari 360 kepala keluarga. Di […]

  • Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Sasar Warga Kepulauan Karimunjawa

    Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Sasar Warga Kepulauan Karimunjawa

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JEPARA – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) pada tahun 2018, telah memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat di Kabupaten Jepara, bahkan hingga menyasar di Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap, sehingga masyarakat di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di 16 […]

  • LPSK Turun Langsung Tangani Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Siap Lindungi Korban dan Saksi

    LPSK Turun Langsung Tangani Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Siap Lindungi Korban dan Saksi

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.720
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah proaktif menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa sejumlah santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Tim LPSK tiba di Pati pada 6–7 Mei 2026 guna melakukan peninjauan langsung, penilaian situasi, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. […]

  • Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20% di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penurunan ini, harga pupuk bersubsidi menjadi lebih terjangkau, yaitu […]

expand_less