Breaking News
light_mode

TPA Tanjungrejo Overload, Warga Geram dan Lakukan Aksi Penutupan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
  • visibility 106

KUDUS – Warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (16/1/2025) dan menutup Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah setempat.

Aksi ini dilakukan karena TPA Tanjungrejo dinilai sudah overload, menyebabkan pencemaran lingkungan, dan mengancam kesehatan warga.

Massa aksi mendatangi TPA dengan membawa pengeras suara dan melakukan demonstrasi di sekitar lokasi. Kondisi TPA yang penuh sesak hingga sampah berserakan dan menimbulkan bau menyengat menjadi pemandangan yang terlihat jelas. Sampah bahkan menutup akses jalan yang biasa dilalui kendaraan pengangkut sampah.

Perdebatan sempat terjadi antara massa aksi dengan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil.

Setelah melakukan orasi, massa kemudian menyegel pintu masuk TPA dengan spanduk bertuliskan penutupan TPA karena pengelolaan yang tidak sesuai standar dan berdampak pada pencemaran lingkungan.

Koordinator aksi, Fahmi Arsad, menyatakan beberapa wilayah di Desa Tanjungrejo, seperti RW 10, 9, 4, dan 3, terdampak buruk dari kondisi TPA.

Fahmi menjelaskan bahwa penutupan TPA merupakan kesepakatan bersama forum Ketua RW se-Desa Tanjungrejo dan Lurah, setelah berbagai upaya administratif dan negosiasi sebelumnya tidak membuahkan hasil.

“Kita sudah beberapa tahun melakukan surat administrasi, negosiasi, bahkan sudah disampaikan ke Pak Camat, tapi tidak ada pembenahan sama sekali,” tegasnya.

Fahmi menilai pengelolaan sampah di TPA tidak sesuai standar, dengan jalan akses truk yang kini tertutup sampah. Warga juga mengeluhkan peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pencemaran aliran sungai akibat limbah dari TPA.

“Dampaknya banyak sekali, seperti ISPA, dan pencemaran sungai akibat limbah sampah,” jelasnya.

Fahmi menambahkan kondisi TPA semakin parah dalam tiga tahun terakhir, dengan sungai yang berbau dan berwarna hitam akibat pencemaran.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil, mengakui TPA Tanjungrejo sudah overload. Pemerintah akan memberikan solusi jangka pendek dan menengah.

“Solusi jangka pendek, TPA yang overload akan ditata agar tidak seperti gunungan sampah yang tidak berfungsi. Jalan akses juga akan ditata sambil menunggu cuaca membaik,” ujar Halil.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    • calendar_month Jum, 3 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Polres Magelang mengamankan pencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan Di tengah masa pandemi Covid-19 keberadaan tabung oksigen sangat vital. Sayangnya masih ada oknum nakal. Seorang sopir penyedia jasa oksigen bukannya memberikan layanan yang baik malah mencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan. Beruntung polisi cepat mengungkapkan kasus ini. MAGELANG– Kurang dari 24 jam Unitreskrim […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    DPRD Pati Prioritaskan Perda Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Garam

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PATI – Paripurna DPRD Kabupaten Pati juga membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya Raperda ini mengingat potensi besar sektor perikanan, khususnya budidaya ikan nila di daerah Tayu dan Dukuhseti, yang telah mendapat perhatian langsung dari Bupati Pati. “Untuk perikanan, jadi […]

  • Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    Diberikan ke Siswa SMA, Jadi Bekal Bentengi Diri dari Radikalisasi

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Mengupas Buku Islam Agama Cinta dan Damai karya PC ISNU Pati Buku karya ISNU Kabupaten Pati Sudah terang benderang. Kampus-kampus besar di kota memiliki basis pengkaderan organisasi keagamaan (Red, Islam) dengan paham eksklusif yang mengarah kepada gerakan radikalisme. Sasarannya jelas. Mahasiswa-mahasiswa baru dari latar belakang pemahaman agama yang belum kuat. Dengan iming-iming kajian keagamaan di […]

  • Jaga Kamtibmas Polres Jepara Amankan Ratusan Botol Miras di Keling dan Donorojo

    Jaga Kamtibmas Polres Jepara Amankan Ratusan Botol Miras di Keling dan Donorojo

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Polres Jepara mengamankan ratusan botol miras di wilayah Keling dan Donorojo  Ratusan botol miras diamankan Polres Jepara. Operasi ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  JEPARA – Operasi Bina Kusuma Candi 2023 masih berlanjut. Hingga hari ini, Sabtu (01/04/2023), Satuan Samapta Polres Jepara kembali mengamankan Minuman Keras (Miras). Satuan Samapta Polres Jepara Polda Jateng […]

  • Curahkan Perhatian Dunia Perairan

    Curahkan Perhatian Dunia Perairan

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Wiwin Tri Indayani Dokumen Pribadi Cinta pada dunia perairan membuat Wiwin Tri Indayani melanjutkan pendidikannya di Jurusan Perikanan Universitas Diponegoro Semarang. Wiwin sapaan akrabnya merasa terpanggil dengan kekayaan negara ini yang sebagian besarnya berupa lautan tersebut, namun dinilai kurang memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. ”Ya kita dikaruniai lautan yang besar. Namun masih kurang memberikan kesejahteraan. Prihatin […]

  • DPRD Pati Mukit : Desa Wisata Gerakkan UMKM

    DPRD Pati Mukit : Desa Wisata Gerakkan UMKM

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Mukit, menekankan pentingnya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pati dan masyarakat sekitar dalam pengembangan desa wisata. Menurutnya, potensi wisata di desa tidak akan mudah berkembang tanpa dukungan yang kuat. Mukit menjelaskan bahwa destinasi desa wisata yang berkembang akan mendorong pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut. Munculnya UMKM dari berbagai sektor, menurut […]

expand_less