Breaking News
light_mode

Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 3 Des 2021
  • visibility 187

Polres Magelang mengamankan pencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan

Di tengah masa pandemi Covid-19 keberadaan tabung oksigen sangat vital. Sayangnya masih ada oknum nakal. Seorang sopir penyedia jasa oksigen bukannya memberikan layanan yang baik malah mencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan. Beruntung polisi cepat mengungkapkan kasus ini.

MAGELANG– Kurang dari 24
jam Unitreskrim Polsek Muntilan yang diback up Resmob  Satreskrim Polres Magelang berhasil
mengungkap dan mengamankan seorang pencuri tabung oksigen milik RSUD Muntilan,
Magelang. Tersangka adalah MS (50) warga Tugu Semarang yang merupakan sopir
salah satu perusahaan penyedia oksigen. Saat ini tersangka  MS 
ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Magelang guna mempertanggungjawabkan
perbuatanya.

Kapolres Magelang AKBP
Mochammmad Sajarod Zakun, S.H., S.I.K mengungkapkan kejadian pencurian pada
Minggu (14/11/2021) sekira pukul 23.30 WIB. Tersangka MS datang ke RSUD dengan
mengendarai mobil pick up mengaku kepada tukang parkir bahwa kalua dia sudah dihubungi
pihak rumah sakit untuk mengecek dan akan membawa oksigen.

“Usai memakirkan mobilnya
tersangka MS kemudian mengangkut 16 tabung oksigen dengan mobil pick upnya,
lalu meninggalkan RSUD Muntilan pergi ke arah Semarang,” ungkapnya saat Pres
Conference di Mapolres Magelang, Rabu (1/12/2021).

Setelah mendapat laporan
dari korban (RSUD) kemudian pada Selasa (16/11/2021) sekira Pkl 10.30 WIB,
petugas Polsek Muntilan dibackup oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Magelang
melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan tersebut, petugas dapat
mengidentifikasi pelaku.

“Lalu dalam waktu kurang
dari 24 jam yaitu pada Rabu, (17/11/2021) dini hari, petugas dapat mengamankan
Tersangka dan Barang Bukti 16 buah tabung oksigen warna putih hasil curian dan
ang Rp 9.000.000,- serta buah mobil Pick-up yang digunakan sebagai sarana
pencurian,” jelas Sajarod.

Hasil dari pemeriksaan
terhadap tersangka MS, 16 tabung oksigen tersebut dijual ke salah satu toko
Kesehatan di Semarang seharga Rp.11.200.000,- dengan alasan bahwa tabung
tersebut berasal dari pabrik oksigen yang bangkrut di daerah Jogjakarta, dan
oleh pembeli baru dibayar Rp.9.000.000,-.

“Alasan mencuri, karena
sebelumnya pada Sabtu, (13/11/ 2021) tersangka MS ini mengantar oksigen ke RSUD
Muntilan, sehingga disitu muncul niat tersangka untuk mengambil tabung oksigen
milik RSUD Muntilan,” terangnya.

Saat ini tersangka MS
beserta barang bukti masih damankan di Mapolres Magelang guna menjalani proses
hukum.

“Tersangka MS kita jerat
pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (currat) dengan ancaman
hukuman penjara maksimal 7 tahun,” tegas Sajarod.

Sementara itu Direktur RSUD
Muntilan dr. Syukri sangat mengapresiasi Polres Magelang dan jajaranya yang
telah berhasil mengungkap kasus pencurian tabung oksigen di RSUD dengan cepat.

“Kami sangat mengapresiasi
kepada Polres Magelang yang dengan cepat bisa mengungkap kasus tersebut,”
katanya.

Dia juga menilai bahwa
Polres Magelang juga telah berhasil membantu penanganan Covid-19 di wilayah
Kabupaten Magelang, terutama pada saat RSUD kekurangan oksigen di masa pandemi.

“Kami juga menyampaikan
terimakasih kepada Polres Magelang yang telah memberikan jaminan ketersediaan
oksigen pada saat pandemi Covid-19,” pungkas Syukri. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

    Sutiyono, Kades Sirahan-Pati Peduli Terhadap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 23 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Nama lengkapnya M. Sutiyono, panggilan sehari-harinya Sutiyono. Ia sudah menjadi kepala desa sejak tahun 2014. Tahun itu Sutiyono baru sebagai pelaksana jabatan (PJ). Ia menjadi PJ selama setahun penuh. Lalu kemudian di tahun 2015, ia berhasil menjadi kepala desa secara definitif. Sutiyono menyadari betul keadaan desanya, sebab ia memang putra asli daerah. Bahkan katanya, nenek […]

  • Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.927
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya mengawal keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali mengangkat persoalan lemahnya sistem pengawasan pada penyelenggaraan Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG). Hal ini disampaikan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Menurut pengamatan dewan, pengawasan […]

  • AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    LAMPUNGPRO.COM Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Kepolisian Jawa Tengah untuk segera melimpahkan kasus pelaporan portal media Serat.id ke Dewan Pers. Bukan sebaliknya melakukan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada jurnalis Serat.id Zakki Amali pada tanggal 13 November 2018. AJI berpandangan pelaporan terhadap produk jurnalistik mengancam kebebasan pers dan prinsip-prinsip demokrasi. Pelaporan yang dilakukan oleh Rektor Universitas […]

  • Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    Menjaga Arah Partisipasi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pemilu serentak 17 April kian dekat, sebentar lagi negara akan berpesta bersama seluruh rakyat. Itulah harapan normatif penyelenggara pemilu tiap kali menggelar hajatan demokrasi. Pertanyaannya adalah apakah harapan itu akan benar-benar terwujud? Faktanya, setiap kali penyelenggaraan pemilu selalu dihantui oleh realitas yang cukup sulit dihadapi. Hantu tersebut bernama golongan putih (golput). Ya, golput memang selalu […]

  • Suasana nongkrong di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah.

    Angkringan Joss Awalnya Dapur Disulap jadi Kedai Kopi

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Salah satu tempat ngopi asyik di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah. Tersedia kopi dari lereng Muria yang disajikan spesial di sebuah kedai yang awalnya adalah dapur rumah.

  • Di Lereng Muria Banser Pati Digembleng Kemampuan Lapangan

    Di Lereng Muria Banser Pati Digembleng Kemampuan Lapangan

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

      Para anggota Banser Pati mengikuti orientasi kenal medan di Desa Medani, Cluwak, Pati Ratusan anggota Banser Pati antusias mengikuti pelatihan di lereng Pegunungan Muria. Mereka digembleng kemampuan lapangan seperti materi evakuasi korban bencana, pertolongan pertama, dan survival hiking. PATI – Udara dingin pegunungan di Desa Medani Kecamatan Cluwak tidak membuat ciut semangat para anggota […]

expand_less