Breaking News
light_mode

Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
  • visibility 323

 

ilustrasi rumah sederhana

Harga rumah yang berkisardi
atas Rp 100 juta, membuat siapapun pasti akan geleng-geleng kepala. Terutama
bagi pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri. Dengan gaji upah minimum,
hampir mustahil bisa menabung untuk membangun atau membeli rumah sendiri.

Lalu bagaimana agar dengan
penghasilan sekitar Rp 3 jutaan kita bisa membeli rumah sendiri atau membangun
rumah sendiri. Inilah sedikit tips atau cara agar punya rumah sendiri tanpa
hutang bank. Tips nya antara lain adalah :

1.  Menabung

Menabung di sini bukan
menabung dalam bentuk uang, menabung uang itu tidak untung, karena setiap tahun
akan mengalami penurunan nilai. Tapi menabunglah di toko bahan bangunan.
Caranya bagaimana ?

Misalnya gaji anda Rp 3
juta, sisihkanlah setiap bulan 1,5 juta. Uang itu bawa ke took material bahan
bangunan terdekat dan terpercaya. Sampaikan kepada pemilik toko, uang yang kamu
bawa itu belikanlah misalnya semen. 
Katakanlah uang yang kamu bawa bisa untuk membeli 10 sak semen.

Akan tetapi semen itu
titipkan di toko tersebut, dan katakan kepada pemilik toko bahwa semen itu akan
kamu ambil misalnya 3 tahun lagi. Di sini kedua belah pihak akan sama-sama
diuntungkan. Pembeli bisa menabung bahan bangunan, sebab setiap tahun harga
bahan bangunan ini selalu naik. Pemilik toko juga untung karena mendapat
semacam suntikan modal berupa uang tunai.

Cara ini akan membantu anda
untuk merencanakan membangun rumah, karena misalnya anda tetapkan target tiga
tahun, otomatis ongkos pembangunan rumah hanya menyisakan biaya tukang saja.
Beberapa toko bangunan sudah paham dengan konsep nabung semacam ini.

2.  Gotong-Royong dengan Teman

Cara ini hampir sama dengan
cara pertama, yaitu menabung bahan bangunan. Bedanya ini dilakukan antar teman.
Sistemnya mirip seperti orang nyumbang untuk hajatan pernikahan. Namun dalam
gotong-royong pembangunan rumah ini bukan memberi uang tunai, melainkan
memberikan sejumlah bahan bangunan.

Misalnya begini, si A akan
membangun rumah. Si A punya 5 orang teman dekat dengan usia yang sama,
katakanlah mereka satu angkatan saat sekolah. Dalam tradisi orang desa saat
tetangga, saudara atau teman mau membuat rumah mereka pasti akan nyumbang.
Entah dalam bentuk uang, atau beras.

Karena ini program
gotong-royong, si A bersama 5 temannya ini sepakat untuk saling membantu dalam
membuat rumah, caranya dengan nyumbang bahan bangunan itu. Nanti suatu saat
Ketika si B yang akan membuat rumah, nyumbang dengan bahan bangunan juga
dilakukan. Program ini harus menjadi kesepakatan bersama.

Sama dengan menabung di
toko bangunan, car aini akan sedikit meringankan biaya pembangunan rumah.
Khususnya bagi anak-anak muda dengan penghasilan upah minimum.

Cara menabung rumah seperti
ini tidak dianjurkan kepada orang-orang seperti youtuber Atta Halilintar atau
artis kondang Raffi Ahmad. Sebab uang mereka tak da habis-habisnya.

Untuk diketahui pembaca,
dikutip dari Kompas.com dengan judul artikel “Waduh… Harga Bahan
Bangunan Terus Melambung!”, harga sejumlah produk bahan bangunan seperti
cat, keramik, dan saniter, maupun semen, naik rata-rata sebesar 10 persen.
(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    DPRD Pati Soroti Dampak Negatif Tambang Ilegal terhadap Masyarakat Sukolilo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyoroti dampak negatif yang ditimbulkan oleh penambangan galian C ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo. Menurutnya, aktivitas pertambangan liar ini sangat merugikan masyarakat sekitar, terutama para petani. “Penambangan ilegal harus ditindak tegas, karena masyarakat sangat dirugikan,” ujar Bambang Susilo, menanggapi polemik penambangan ilegal yang […]

  • Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut. ”Sesuai […]

  • Pria di Tambakromo Aniaya Adik Ipar hingga Tewas, Terancam Tujuh Tahun Penjara

    Pria di Tambakromo Aniaya Adik Ipar hingga Tewas, Terancam Tujuh Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – RS (28), warga Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, kini ditahan di Polresta Pati atas tuduhan penganiayaan yang menyebabkan kematian adik iparnya. Peristiwa bermula dari pertengkaran antara adik RS dan suaminya (korban). Merasa kesal, RS memukul korban hingga terjatuh dan kepalanya membentur lantai. “Pukulan mengenai wajah korban sehingga korban terjatuh dan kepalanya […]

  • Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    Bupati Jepara Sambut Kepulangan Atlet Downhill dengan Guyuran Bonus

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Khoiful Mukhib dan Nining Purwoningsih saat foto bersama Bupati Jepara Ahmad Marzuki JEPARA – Khoiful Mukhib dan Nining Purwaningsih nampak berbinar saat menginjakkan di tanah kelahirannya Jepara Jumat (24/8/2018) pagi. Sebab, peraih emas dan perunggu Asian Games 2018 di cabang olahraga sepeda downhill ini langsung mendapat sambutan hangat dari Bupati Marzuki. Tak hanya itu, dua pahlawan […]

  • Beasiswa Rp 1,9 Miliar Dorong Generasi Muda Pati Menuju Masa Depan Cerah

    Beasiswa Rp 1,9 Miliar Dorong Generasi Muda Pati Menuju Masa Depan Cerah

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan pendidikan dengan penyaluran beasiswa senilai Rp 1,9 miliar kepada 194 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Penyerahan beasiswa ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (28/7). Acara dihadiri Bupati Pati, Sudewo, beserta jajaran pejabat Pemkab Pati, perwakilan Bank Jateng, Baznas, dan […]

  • Lautan Jadi Obat Menenangkan

    Lautan Jadi Obat Menenangkan

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Dea Safira Ayustina Rutinitas bekerja sebagai staf administrasi memang terasa membosankan. Bahkan bisa membuat pening di kepala. Hal itu yang dialami Dea Safira Ayustina. Untuk itu, perempuan kelahiran Pati, 3 Juli 1998 ini punya aktivitas sampingan. Aktivitasnya ini diyakini mampu membuatnya fresh kembali, usai penat melakukan berbagai rutinitas sebagai wanita karir. ”Obatnya ya ke pantai […]

expand_less