Breaking News
light_mode

Wajib Dibaca!!! Tips Punya Rumah Sendiri Tanpa Hutang ke Bank

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
  • visibility 307

 

ilustrasi rumah sederhana

Harga rumah yang berkisardi
atas Rp 100 juta, membuat siapapun pasti akan geleng-geleng kepala. Terutama
bagi pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri. Dengan gaji upah minimum,
hampir mustahil bisa menabung untuk membangun atau membeli rumah sendiri.

Lalu bagaimana agar dengan
penghasilan sekitar Rp 3 jutaan kita bisa membeli rumah sendiri atau membangun
rumah sendiri. Inilah sedikit tips atau cara agar punya rumah sendiri tanpa
hutang bank. Tips nya antara lain adalah :

1.  Menabung

Menabung di sini bukan
menabung dalam bentuk uang, menabung uang itu tidak untung, karena setiap tahun
akan mengalami penurunan nilai. Tapi menabunglah di toko bahan bangunan.
Caranya bagaimana ?

Misalnya gaji anda Rp 3
juta, sisihkanlah setiap bulan 1,5 juta. Uang itu bawa ke took material bahan
bangunan terdekat dan terpercaya. Sampaikan kepada pemilik toko, uang yang kamu
bawa itu belikanlah misalnya semen. 
Katakanlah uang yang kamu bawa bisa untuk membeli 10 sak semen.

Akan tetapi semen itu
titipkan di toko tersebut, dan katakan kepada pemilik toko bahwa semen itu akan
kamu ambil misalnya 3 tahun lagi. Di sini kedua belah pihak akan sama-sama
diuntungkan. Pembeli bisa menabung bahan bangunan, sebab setiap tahun harga
bahan bangunan ini selalu naik. Pemilik toko juga untung karena mendapat
semacam suntikan modal berupa uang tunai.

Cara ini akan membantu anda
untuk merencanakan membangun rumah, karena misalnya anda tetapkan target tiga
tahun, otomatis ongkos pembangunan rumah hanya menyisakan biaya tukang saja.
Beberapa toko bangunan sudah paham dengan konsep nabung semacam ini.

2.  Gotong-Royong dengan Teman

Cara ini hampir sama dengan
cara pertama, yaitu menabung bahan bangunan. Bedanya ini dilakukan antar teman.
Sistemnya mirip seperti orang nyumbang untuk hajatan pernikahan. Namun dalam
gotong-royong pembangunan rumah ini bukan memberi uang tunai, melainkan
memberikan sejumlah bahan bangunan.

Misalnya begini, si A akan
membangun rumah. Si A punya 5 orang teman dekat dengan usia yang sama,
katakanlah mereka satu angkatan saat sekolah. Dalam tradisi orang desa saat
tetangga, saudara atau teman mau membuat rumah mereka pasti akan nyumbang.
Entah dalam bentuk uang, atau beras.

Karena ini program
gotong-royong, si A bersama 5 temannya ini sepakat untuk saling membantu dalam
membuat rumah, caranya dengan nyumbang bahan bangunan itu. Nanti suatu saat
Ketika si B yang akan membuat rumah, nyumbang dengan bahan bangunan juga
dilakukan. Program ini harus menjadi kesepakatan bersama.

Sama dengan menabung di
toko bangunan, car aini akan sedikit meringankan biaya pembangunan rumah.
Khususnya bagi anak-anak muda dengan penghasilan upah minimum.

Cara menabung rumah seperti
ini tidak dianjurkan kepada orang-orang seperti youtuber Atta Halilintar atau
artis kondang Raffi Ahmad. Sebab uang mereka tak da habis-habisnya.

Untuk diketahui pembaca,
dikutip dari Kompas.com dengan judul artikel “Waduh… Harga Bahan
Bangunan Terus Melambung!”, harga sejumlah produk bahan bangunan seperti
cat, keramik, dan saniter, maupun semen, naik rata-rata sebesar 10 persen.
(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara Tahan Imbang PSM Makassar di Laga Perdana BRI Super League 2025/2026

    Persijap Jepara Tahan Imbang PSM Makassar di Laga Perdana BRI Super League 2025/2026

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 439
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Persijap Jepara mencatatkan debut positif di BRI Super League musim 2025/2026 setelah menahan imbang tuan rumah PSM Makassar dengan skor 1-1 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/8). Laskar Kalinyamat sempat tertinggal cepat pada menit ke-7 melalui gol pemain muda PSM, Victor Dethan. Gol tersebut tercipta akibat kurang fokusnya lini pertahanan Persijap di […]

  • Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    Edy Wuryanto Dorong Revisi Permendag 8/2024: Batasi Impor Agar Produk Lokal Tidak Tertindas

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.480
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi perlambatan ekonomi nasional. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, periode Januari hingga November telah menyaksikan 79.302 pekerja kehilangan pekerjaan – dampak langsung dari pertumbuhan ekonomi yang hanya berkisar 5 persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa penurunan kinerja ekonomi selama 10 […]

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • Teater Suryo Pati IPMAFA Angkat Isu “Palsu”, Kritik Janji yang Tak Kunjung Terwujud

    Teater Suryo Pati IPMAFA Angkat Isu “Palsu”, Kritik Janji yang Tak Kunjung Terwujud

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.060
    • 0Komentar

    PATI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryo Pati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) kembali menghadirkan pementasan teater di halaman kampus IPMAFA, Kamis (19/7/2026). Mengusung lakon bertajuk Palsu, pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi mahasiswa sekaligus menyampaikan kritik sosial melalui seni. Pementasan itu mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Mahasiswa, pegiat seni di Kabupaten Pati, hingga […]

  • DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 553
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang sempat merendam jalur Pantura Batangan – Rembang mendapat perhatian serius dari DPRD Pati. Pemerintah diharapkan tanggap untuk benar-benar menuntaskan persoalan banjir yang melumpuhkan aktivitas warga dan lalu lintas. Banjir pada 27 Oktober lalu meluber hingga jalur pantura, tepatnya di sekitar pabrik sepatu, menyebabkan kemacetan dan sejumlah sepeda motor mogok. Selain jalur […]

  • IPNU IPPNU Keling Sukses Konsolidasi Kaderisasi, Organisasi, dan Administrasi

    IPNU IPPNU Keling Sukses Konsolidasi Kaderisasi, Organisasi, dan Administrasi

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    JEPARA – Selama Ramadan, PAC IPNU dan IPPNU Keling, Jepara menggelar safari dari ranting ke ranting. Kegiatan safari Ramadan itu sekaligus untuk workshop organisasi, kaderisasi hingga administrasi. Total ada 17 ranting yang disambangi. Kegiatan safari itu dimulai pada (9/5/2019) di Masjid Baiturrohman Desa Klepun, dan ditutup kemarin (27/5/2019) di Gedung MWC NU Keling sebagai kegiatan […]

expand_less