Breaking News
light_mode

The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
  • visibility 224


Aksi sosial yang dilakukan PAC IPNU IPPNU keling, Jepara 


Pemerintah pusat telah mengimbau masyarakat menggunakan
masker. Atas rekomendasi dari badan kesehatan dunia WHO. Semua masyarakat
diharapkan memakai masker, terutama saat ke luar rumah.

Masker menjadi salah satu bentuk pencegahan persebaran wabah
virus corona sekarang ini. Disamping gerakan cuci tangan, budaya hidup sehat,
serta menaati imbauan-imbauan resmi pemerintah lainnya. Seperti social distancing. Karena perkembangan
virus corona ini sudah sedemikian rupa.Mengutip pernyataan juru bicara
Indonesia untuk penangan virus corona Achmad Yurianto, di luar banyak ditemukan
orang tanpa bergejala yang bisa saja membawa virus itu.

Pemerintah menganjurkan masyarakat memakai masker kain. Sebab
jenis masker bedah dan masker N95 peruntukannya hanya bagi tenaga kesehatan.

PAC IPNU dan IPPNU Keling sebagai organisasi yang bersifat
keterpelajaran, pengkaderan, kemasyarakatan, kebangsan, dan keagamaan, sudah
sepantasnya ikut mengambil peran dalam masa tanggap darurat ini.

Membantu pemerintah untuk ikut menanggulangi persebaran virus
corona yang sudah merebak hingga ke daerah-daerah. Sebab, ikut andil dalam
penanggulangan wabah ini merupakan bagaian dari perjuangan kemanusiaan dalam
melindungi sesama.

”Kami membentuk gerakan seribu masker. Kami bentuk relawan
untuk produksi masker hingga mendistribusikan ke warga,” kata Ketua PAC IPNU
Keling Rian Prasetyo.

Gerakan mengetuk kemanusiaan akan dilakukan secara
gotong-royong. Pihaknya mengajak kerjasama sejumlah pihak di wilayah Kecamatan
Keling, baik swasta, pemerintahan desa, hingga lembaga dan organisasi lain,
untuk memastikan setiap warga mendapat akses masker secara layak dan gratis.
Tidak diperas oleh oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan di tengah musibah
global ini.

”Kami siap bekerjasama, untuk memproduksi masker dengan harga
sangat terjangkau. Dengan tujuan semua warga bisa mendapat masker secara
gratis, sebagai ikhtiar dalam pencegahan persebaran wabah ini,” jelasnya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Perikanan Pati Yakini Proyek Giant Sea Wall Dukung Keberlanjutan Nelayan

    Pengusaha Perikanan Pati Yakini Proyek Giant Sea Wall Dukung Keberlanjutan Nelayan

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.002
    • 0Komentar

    PATI — Keberlanjutan mata pencaharian nelayan dan masa depan sektor perikanan menjadi bagian dalam diskursus seputar proyek besar pembangunan Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Megaproyek yang dirancang untuk mengatasi banjir rob dan abrasi tersebut diharapkan tidak justru mematikan roda ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung […]

  • MBG Rawan, Edy Wuryanto Desak Perbaikan Hulu dan Pengawasan Terpadu

    MBG Rawan, Edy Wuryanto Desak Perbaikan Hulu dan Pengawasan Terpadu

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 256
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperbaiki program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul rapat koordinasi yang membahas sejumlah permasalahan, termasuk kasus keracunan. Salah satu keputusan penting adalah penutupan sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dan kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Edy Wuryanto […]

  • DPRD Kabupaten Pati Segera Revisi Perda Pariwisata untuk Dukung Pengembangan Sektor Wisata

    DPRD Kabupaten Pati Segera Revisi Perda Pariwisata untuk Dukung Pengembangan Sektor Wisata

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah berupaya merevisi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menjelaskan revisi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pati yang telah digagas oleh Bupati Pati, Sudewo. “Yang kedua, yaitu Perda atau perubahan Perda […]

  • Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    Miris Nasib Lapangan Takraw Pati Sering Tergenang Banjir

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kondisi lapangan sepak takraw Pati yang berada di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti usai hujan deras. Jadwal latihan tim sepak takraw Pati untuk ajang Porprov 2023 kacau. Penyebab lapangan tempat pemusatan latihan mereka di halaman SD Negeri 2 Dukuhseti sering tergenang air saat hujan deras.  PATI – Lapangan sepak takraw yang ada di halaman SD […]

  • Isu Batas Omzet Rp6 Juta, Bapemperda DPRD Pati Tunda Pembahasan Pajak UMKM

    Isu Batas Omzet Rp6 Juta, Bapemperda DPRD Pati Tunda Pembahasan Pajak UMKM

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.329
    • 0Komentar

    PATI – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati memutuskan untuk menunda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diajukan oleh pihak eksekutif. Langkah ini diambil karena DPRD belum menerima dokumen kajian maupun hasil survei yang menjadi dasar rencana penerapan kebijakan tersebut. Ketua Bapemperda DPRD Pati, Danu Ikhsan […]

  • Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029. Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). […]

expand_less