Breaking News
light_mode

Tren Sehat: Makanan Kukusan Seperti Jagung dan Ubi Kian Diminati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • visibility 795

 

PATI – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, tren sajian makanan pada acara-acara resmi seperti rapat mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya snack rapat identik dengan kue-kue manis dan makanan olahan tinggi gula serta lemak, kini pilihan makanan kukusan seperti jagung rebus dan ubi rebus semakin populer sebagai alternatif yang lebih sehat dan mengenyangkan.

Makanan kukusan dinilai lebih aman dikonsumsi karena tidak melalui proses penggorengan yang menggunakan minyak berlebihan. Jagung rebus dan ubi rebus menjadi dua jenis pangan yang paling sering dijumpai pada rapat-rapat kantor maupun kegiatan pemerintahan belakangan ini.

Selain menyajikan rasa alami dan tekstur yang lembut, kedua bahan makanan tersebut juga memiliki nilai gizi yang baik. Jagung kaya akan serat, vitamin B, serta mineral yang mampu menjaga energi tetap stabil selama rapat berlangsung. Sementara ubi memiliki kandungan karbohidrat alami, beta karoten, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

“Pilihan makanan kukusan memberi rasa kenyang lebih lama tanpa takut menyumbang kalori berlebih. Ini cocok untuk peserta rapat yang harus tetap fokus,” ungkap seorang penyedia konsumsi acara di Pati.

Selain itu, tren back to nature yang mendorong konsumsi makanan sederhana dan minim olahan juga turut mempengaruhi pilihan konsumsi dalam berbagai acara. Kehadiran jagung dan ubi rebus memberikan nuansa tradisional yang ramah di lidah masyarakat Indonesia.

Dari segi biaya, makanan kukusan juga dinilai lebih ekonomis dan mudah diolah dalam jumlah banyak. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi panitia penyelenggara acara yang membutuhkan snack praktis namun tetap memenuhi standar kesehatan.

Meski demikian, tren makanan rapat sehat ini tidak menghilangkan keberagaman menu. Makanan kukusan dapat dipadukan dengan buah potong, kacang rebus, hingga minuman hangat seperti teh atau sari jahe, sehingga tetap memberikan variasi yang menarik bagi peserta rapat.

Tren penyajian jagung dan ubi rebus sebagai snack rapat ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi yang lebih baik, tidak hanya saat rapat namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya hidup sehat dapat terus ditumbuhkan di berbagai lingkungan kerja maupun instansi pemerintahan.

EDITOR : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah:  Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    MTs Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah: Sukses Gelar In House Training Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PATI – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen dan MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah menggelar In House Training (IHT) bertema “Mewujudkan Madrasah Berbasis Teknologi, Optimalisasi AI dan Website untuk Pembelajaran Modern” pada Sabtu (26/7). Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini menghadirkan Masruhan Mufid, S.Pd., M.Kom., seorang Trainer Pendidikan dari Semarang, sebagai narasumber. Acara dibuka oleh Kepala […]

  • IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    IPNU IPPNU Keling Matangkan Program Kerja

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kegiatan rapat kerja pengurus baru IPNU IPPNU Keling,Jepara JEPARA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Keling adakan Rapat Kerja (Raker), dalam  acara tersebut membahas program kerja selama satu periode mendatang, acara berlangsung  di gedung MWC NU Kecamatan Keling, Sabtu (28/08/2021). Acara dimulai dengan pembukaan pada hari Sabtu pukul 13.00 Wib, dalam pembukaan acara […]

  • SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 393
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan akibat minimnya tumbuhan keras menjadi perhatian serius Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Grobogan. Kerentanan terhadap banjir bandang dan longsor mendorong SPI untuk mengambil inisiatif penanaman tumbuhan keras. Rencananya, penanaman tumbuhan keras akan dilakukan serentak di kawasan hutan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Beberapa petani di wilayah tersebut bahkan telah […]

  • Orientasi Kenal Medan Bekali Banser Tanggap Bencana di Pati

    Orientasi Kenal Medan Bekali Banser Tanggap Bencana di Pati

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

      Anggota Banser Pati mendapatkan pembekalan materi dalam kegiatan orientasi kenal medan di Desa Medani Cluwak Pati PATI –  Kepala Satkorcab Banser Pati Ashadi Tamyiz, menegaskan, untuk meningkatkan kemampuan fisik dan teknis anggotanya dalam bertugas, pihaknya sengaja memilih medan bera dalam kegiatan Orientasi Kenal Medan (OKM) Banser Kabupaten Pati. Hal tersebut juga berkaitan dengan persiapan […]

  • Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 420
    • 0Komentar

      PATI, Cluwak – Sore menjelang, anak-anak mulai berdatangan ke sebuah tempat latihan beladiri yang sederhana di Desa Mojo Kecamatan Cluwak. Tempat latihan itu bernama Abror Muay Thai Boxing Camp. Camp latihan ini berdiri sudah setahunan ini, sejak Desember 2020. Pendiri sekaligus pengelolanya adalah Ahmad Azarudin Al Abror. Dia berlatar belakang atlet beladiri. Namanya sempat […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Penanganan Cepat Angin Puting Beliung di Tambakromo

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Tambahagung dan Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 55 rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, dengan kategori kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat. Selain rumah warga, fasilitas umum di kedua desa tersebut juga mengalami kerusakan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

expand_less