Breaking News
light_mode

Tren Sehat: Makanan Kukusan Seperti Jagung dan Ubi Kian Diminati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • visibility 730

 

PATI – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, tren sajian makanan pada acara-acara resmi seperti rapat mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya snack rapat identik dengan kue-kue manis dan makanan olahan tinggi gula serta lemak, kini pilihan makanan kukusan seperti jagung rebus dan ubi rebus semakin populer sebagai alternatif yang lebih sehat dan mengenyangkan.

Makanan kukusan dinilai lebih aman dikonsumsi karena tidak melalui proses penggorengan yang menggunakan minyak berlebihan. Jagung rebus dan ubi rebus menjadi dua jenis pangan yang paling sering dijumpai pada rapat-rapat kantor maupun kegiatan pemerintahan belakangan ini.

Selain menyajikan rasa alami dan tekstur yang lembut, kedua bahan makanan tersebut juga memiliki nilai gizi yang baik. Jagung kaya akan serat, vitamin B, serta mineral yang mampu menjaga energi tetap stabil selama rapat berlangsung. Sementara ubi memiliki kandungan karbohidrat alami, beta karoten, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

“Pilihan makanan kukusan memberi rasa kenyang lebih lama tanpa takut menyumbang kalori berlebih. Ini cocok untuk peserta rapat yang harus tetap fokus,” ungkap seorang penyedia konsumsi acara di Pati.

Selain itu, tren back to nature yang mendorong konsumsi makanan sederhana dan minim olahan juga turut mempengaruhi pilihan konsumsi dalam berbagai acara. Kehadiran jagung dan ubi rebus memberikan nuansa tradisional yang ramah di lidah masyarakat Indonesia.

Dari segi biaya, makanan kukusan juga dinilai lebih ekonomis dan mudah diolah dalam jumlah banyak. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi panitia penyelenggara acara yang membutuhkan snack praktis namun tetap memenuhi standar kesehatan.

Meski demikian, tren makanan rapat sehat ini tidak menghilangkan keberagaman menu. Makanan kukusan dapat dipadukan dengan buah potong, kacang rebus, hingga minuman hangat seperti teh atau sari jahe, sehingga tetap memberikan variasi yang menarik bagi peserta rapat.

Tren penyajian jagung dan ubi rebus sebagai snack rapat ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi yang lebih baik, tidak hanya saat rapat namun juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, budaya hidup sehat dapat terus ditumbuhkan di berbagai lingkungan kerja maupun instansi pemerintahan.

EDITOR : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Buruk Nelayan Nekat Melaut Harus Membuat Surat Pernyataan

    Cuaca Buruk Nelayan Nekat Melaut Harus Membuat Surat Pernyataan

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    CUACA EKSTRIM: Beberapa kapal parkir di sepanjang Sungai Juwana kemarin. JUWANA – Cuaca ekstrim mengantui beberapa wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah menghimbau nelayan untuk tidak melaut hingga 3 Desember. Namun beberapa kapal di Juwana nekat melaut dengan syarat harus membuat surat pernyataan. Kasi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Pantai […]

  • Pemkab Pati Gelar Talent Scouting PNS

    Pemkab Pati Gelar Talent Scouting PNS

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pembukaan uji kompetensi dalam rangka talent scouting PNS  PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menggelar uji kompetensi teknis Talent Scouting Calon Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati Tahun 2023, (03/05/2023) di ruang laboratorium komputer SMK Negeri 1 Pati. Turut hadir perwakilan BKD Provinsi Jateng, Inspektur Kabupaten Pati, Kepala BKPP Pati serta Kepala SMKN […]

  • DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 424
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipastikan hanya memiliki tujuh fraksi pada periode 2024-2029. Hal ini terjadi karena Partai Nasdem tidak memenuhi syarat untuk membentuk fraksi sendiri setelah hanya meraih tiga kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) terbaru. Tiga anggota dewan dari parpol Nasdem itu yakni, Karwito, Diddin Syafrudin, dan Miftahul Abid. Ketua […]

  • Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    Daftar Jalur Alternatif Hindari Macet Saat Jembatan Juwana Ditutup

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Ilustrasi jalan alternatif Pengguna jalan yang melintas Pantura Juwana – Rembang harus paham jalur alternatif. Agar terhindar dari kemacetan. Sebab ditutupnya jembatan Juwana sebelah timur akibat kebakaran, hingga nanti dibongkar untuk dibangun kembali yang memakan waktu selama setengah tahun lebih. PATI – Pasca kebakaran 10 bangunan liar di kolong Jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, […]

  • Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati memadati halaman Setda Pati Minggu (13/7) untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-78. Acara yang bertema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur” ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beserta perwakilan Forkopimda, Plt Sekda, pimpinan OPD, camat, dan tamu undangan lainnya. Jalan sehat yang dipenuhi dengan […]

  • DPUTR Pati: Perbaikan Jalan Masih Proses Administrasi, Mulai Setelah Lebaran

    DPUTR Pati: Perbaikan Jalan Masih Proses Administrasi, Mulai Setelah Lebaran

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.326
    • 0Komentar

    PATI – Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pati akan melakukan perbaikan terhadap 80 titik jalan yang mengalami kerusakan. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga. Sebanyak 15 titik di antara total jalan yang akan diperbaiki ditetapkan sebagai prioritas utama. Hal ini dikarenakan jalan-jalan tersebut merupakan akses […]

expand_less