Breaking News
light_mode

Semarakkan Ramadan Pusat Investasi Pemerintah Gelar Bazar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 578
Kemeriahan Ramadan Fair 2023

Pusat Investasi Pemerintah (PIP)
kembali menggelar Ramadan Fair 2023, bertembat di Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Tangerang. Acara ini memperingati Hari Kartini
sekaligus menyemarakkan bulan Ramadan.

JAKARTA— Sabtu (15/4/2023),Direktur
Sistem Manajemen Investasi Kementerian Keuangan, Syafriadi membuka secara resmi
Ramadan Fair 2023. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari
Kartini dan menyemarakkan bulan suci Ramadan 1444.

Dalam kesempatan  ini, PIP ingin menyampaikan kepada masyarakat
luas bahwa peran pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam menyediakan pembiayaan
usaha mikro yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Total dalam even ini panitia
menghadirkan sekitar 200 pelaku usaha penerima Pembiayaan UMi dari 4 koperasi
penyalur di wilayah Tangerang dan debitur yang memiliki produk unggulan
sekaligus menampilkan dan menjual produknya dalam acara bazaar Produk UMi.

Selain pameran dan bazaar,
adapula talkshow yang menghadirkan narasumber tiga perempuan hebat yaitu
Direktur Utama PIP, CEO & Founder @lokasaji, dan Founder kamiidea.com untuk
mengajak para perempuan berani berusaha dan menjadi srikandi-srikandi UMKM
meneladani semangat RA Kartini.

Adapula, lomba yang digelar
untuk putra-putri debitur UMi juga ikut menyemarakkan acara Ramadhan Fair
dengan mengikuti berbagai lomba seperti lomba adzan, hafalan surat pendek dan
mewarnai kaligrafi.

Debitur UMi dan masyarakat yang
hadir dalam kegiatan Ramadhan Fair juga mendapatkan voucher belanja sembako
murah yang diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah
kenaikan harga sembako menjelang lebaran.

Acara ditutup dengan penyerahan
santunan oleh Sekretaris Ditjen Perbendaharaan dan Direktur Utama PIP kepada
putra-putri dari debitur UMi yang mengalami musibah atau kesulitan usaha.

PIP merupakan satuan kerja Badan
Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan yang mendapatkan tugas memberikan
layanan dan menjadi koordinator pendanaan di bidang pembiayaan UMKM.

Pendanaan yang dilakukan oleh
PIP saat ini difokuskan untuk pembiayaan pelaku usaha ultra mikro yang dikenal
sebagai program Pembiayaan UMi yang disalurkan melalui para mitra penyalur
lembaga keuangan bukan bank (LKBB). Pendanaan usaha ini tentunya juga bisa
dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang baru memulai usahanya.

Sejak 2017 sampai dengan saat
ini, PIP telah berkerjasama dengan sekitar 65 LKBB dan telah melayani lebih
dari 7,5 juta pelaku usaha mikro di 509 kabupaten dan kota senilai lebih dari
Rp 26,7 triliun. Dari angka tersebut, sekitar 47 persen dari Pembiayaan UMi
yang telah disalurkan ke para pelaku usaha ultra mikro atau mencapai sekitar Rp
12,8 triliun merupakan pembiayaan syariah sehingga diharapkan mampu mendukung
pemberdayaan ekonomi umat khususnya di level grass root.

Selain memberikan bantuan modal,
PIP juga mewajibkan penyalur memberikan pendampingan dan pelatihan untuk
melengkapi pembiayaan usaha agar keberlangsungan usahanya bisa terjaga dan bisa
semakin meningkat.

PIP juga bekerjasama dengan
seluruh unit di Kementerian Keuangan dalam mendukung pengembangan usaha UMKM
misalnya melalui bantuan pengurusan legalitas NPWP oleh Ditjen Pajak, dukungan
pemasaran lelang on-line oleh Ditjen Kekayaan Negara, serta dukungan fasilitasi
ekspor oleh Ditjen Bea dan Cukai. Dengan berbagai dukungan tersebut diharapkan
pemberdayaan ekonomi umat khususnya melalui UMKM bisa terus ditingkatkan dan
memberikan hasil yang maksimal. (mif)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Masa perbaikan untuk verifikasi faktual bagi partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 telah berakhir pada Senin (5/2) lalu. Namun dua parpol yang sebelumya dinyatakan persyaratannya kurang, belum menyerahkan perbaikan berkas pada KPU. Ketua KPU Kabupaten Pati, Much Nasich menuturkan, kedua partai tersebut PKPI dan PAN tidak menyerahkan perbaikan syarat-syarat untuk verifikasi […]

  • Anggaran TKD Naik Rp 43 Triliun, Momentum Daerah Bangun Ekonomi

    Anggaran TKD Naik Rp 43 Triliun, Momentum Daerah Bangun Ekonomi

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati penambahan anggaran untuk Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran ini ditingkatkan dari Rp 650 triliun menjadi Rp 693 triliun. Bupati Pati Sudewo, selaku Wakil Ketua Umum 1 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), mengungkapkan apresiasinya terhadap perkembangan ini. […]

  • Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    Ragam Motif Batik Jepara Tumbuh Pesat

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

      Beragam motif batik Jepara dipamerkan Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima penghargaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penghargaan itu diraih atas dedikasinya terhadap pelestarian batik Jepara. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) Alamsyah, didampingi tim peneliti Siti Maziyah, pada Jumat (20/11/2020), di Pendopo Kartini Jepara. […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Kembangkan Industri Pengolahan

    DPRD Pati Minta Pemkab Kembangkan Industri Pengolahan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Partai Golkar, Endah Sri Wahyungiati, mendorong pengembangan industri di Kabupaten Pati dengan fokus pada pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan serta investasi ramah lingkungan. “Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan meningkatkan daya saing Kabupaten Pati di tingkat nasional,” […]

  • Suasana nongkrong di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah.

    Angkringan Joss Awalnya Dapur Disulap jadi Kedai Kopi

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Salah satu tempat ngopi asyik di Angkringan Joss Desa Pasucen, Trangkil, Pati Jawa Tengah. Tersedia kopi dari lereng Muria yang disajikan spesial di sebuah kedai yang awalnya adalah dapur rumah.

  • Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, menyoroti penurunan kondisi jalan di wilayah Pati. Menurutnya, kondisi jalan yang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah overloading kendaraan angkut barang. Narso menekankan pentingnya penegakan peraturan yang mendasari kapasitas angkut kendaraan. “Perlu adanya ketegasan atas peraturan yang mendasarinya,” tegas Narso. […]

expand_less