Breaking News
light_mode

Semarakkan Ramadan Pusat Investasi Pemerintah Gelar Bazar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 518
Kemeriahan Ramadan Fair 2023

Pusat Investasi Pemerintah (PIP)
kembali menggelar Ramadan Fair 2023, bertembat di Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Tangerang. Acara ini memperingati Hari Kartini
sekaligus menyemarakkan bulan Ramadan.

JAKARTA— Sabtu (15/4/2023),Direktur
Sistem Manajemen Investasi Kementerian Keuangan, Syafriadi membuka secara resmi
Ramadan Fair 2023. Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari
Kartini dan menyemarakkan bulan suci Ramadan 1444.

Dalam kesempatan  ini, PIP ingin menyampaikan kepada masyarakat
luas bahwa peran pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam menyediakan pembiayaan
usaha mikro yaitu Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Total dalam even ini panitia
menghadirkan sekitar 200 pelaku usaha penerima Pembiayaan UMi dari 4 koperasi
penyalur di wilayah Tangerang dan debitur yang memiliki produk unggulan
sekaligus menampilkan dan menjual produknya dalam acara bazaar Produk UMi.

Selain pameran dan bazaar,
adapula talkshow yang menghadirkan narasumber tiga perempuan hebat yaitu
Direktur Utama PIP, CEO & Founder @lokasaji, dan Founder kamiidea.com untuk
mengajak para perempuan berani berusaha dan menjadi srikandi-srikandi UMKM
meneladani semangat RA Kartini.

Adapula, lomba yang digelar
untuk putra-putri debitur UMi juga ikut menyemarakkan acara Ramadhan Fair
dengan mengikuti berbagai lomba seperti lomba adzan, hafalan surat pendek dan
mewarnai kaligrafi.

Debitur UMi dan masyarakat yang
hadir dalam kegiatan Ramadhan Fair juga mendapatkan voucher belanja sembako
murah yang diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah
kenaikan harga sembako menjelang lebaran.

Acara ditutup dengan penyerahan
santunan oleh Sekretaris Ditjen Perbendaharaan dan Direktur Utama PIP kepada
putra-putri dari debitur UMi yang mengalami musibah atau kesulitan usaha.

PIP merupakan satuan kerja Badan
Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan yang mendapatkan tugas memberikan
layanan dan menjadi koordinator pendanaan di bidang pembiayaan UMKM.

Pendanaan yang dilakukan oleh
PIP saat ini difokuskan untuk pembiayaan pelaku usaha ultra mikro yang dikenal
sebagai program Pembiayaan UMi yang disalurkan melalui para mitra penyalur
lembaga keuangan bukan bank (LKBB). Pendanaan usaha ini tentunya juga bisa
dimanfaatkan oleh para pelaku usaha yang baru memulai usahanya.

Sejak 2017 sampai dengan saat
ini, PIP telah berkerjasama dengan sekitar 65 LKBB dan telah melayani lebih
dari 7,5 juta pelaku usaha mikro di 509 kabupaten dan kota senilai lebih dari
Rp 26,7 triliun. Dari angka tersebut, sekitar 47 persen dari Pembiayaan UMi
yang telah disalurkan ke para pelaku usaha ultra mikro atau mencapai sekitar Rp
12,8 triliun merupakan pembiayaan syariah sehingga diharapkan mampu mendukung
pemberdayaan ekonomi umat khususnya di level grass root.

Selain memberikan bantuan modal,
PIP juga mewajibkan penyalur memberikan pendampingan dan pelatihan untuk
melengkapi pembiayaan usaha agar keberlangsungan usahanya bisa terjaga dan bisa
semakin meningkat.

PIP juga bekerjasama dengan
seluruh unit di Kementerian Keuangan dalam mendukung pengembangan usaha UMKM
misalnya melalui bantuan pengurusan legalitas NPWP oleh Ditjen Pajak, dukungan
pemasaran lelang on-line oleh Ditjen Kekayaan Negara, serta dukungan fasilitasi
ekspor oleh Ditjen Bea dan Cukai. Dengan berbagai dukungan tersebut diharapkan
pemberdayaan ekonomi umat khususnya melalui UMKM bisa terus ditingkatkan dan
memberikan hasil yang maksimal. (mif)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • Banjir Menggenang Pemancing Datang

    Banjir Menggenang Pemancing Datang

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Setia menunggu umpan disambar ikan Cerita Banjir di Pati Wilayah Timur Banjir menggenangi beberapa desa di Batangan dan Juwana sejak Sabtu (6/1) lalu. Genangan airnya menyuguhkan pemandangan berbeda. Diantara genangan air di sana-sini, banyak warga datang menenteng pancing dan segepok umpan, berharap dapat satu, atau dua ikan untuk dibawa pulang. Yono (32) nampak duduk santai. […]

  • Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

    Prediksi Derbi Muria : Persipa Lebih Dijagokan Menang

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

  • Antisipasi Sulitnya Pupuk Subsidi, DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Metode Pemupukan Presisi

    Antisipasi Sulitnya Pupuk Subsidi, DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Metode Pemupukan Presisi

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan antisipasi sulitnya mendapatkan pupuk subsidi, DPRD Pati mendorong para petani untuk menerapkan metode pemupukan presisi. Hal ini disampaikan oleh Narso, anggota DPRD Pati, yang menilai sistem pemupukan presisi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan mendorong peningkatan hasil produksi pertanian. “Pemupukan model presisi memadukan pemupukan secara kimia dan pemupukan dengan bahan organik,” […]

  • Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi, DPRD Pati Minta Pemkab Berikan Pendampingan Secara Serius

    Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi, DPRD Pati Minta Pemkab Berikan Pendampingan Secara Serius

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.485
    • 0Komentar

    PATI – Masih tingginya angka kasus perkawinan anak di Kabupaten Pati menjadi perhatian utama bagi DPRD. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 278 kasus, sedangkan pada periode Januari hingga April 2026 sudah tercatat 78 kasus baru. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, meminta pemerintah daerah menangani permasalahan ini dengan pendekatan yang sungguh-sungguh dan terarah. “Harus ada […]

  • Menteri Koperasi Apresiasi Kecepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Pati

    Menteri Koperasi Apresiasi Kecepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Pati

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menerima kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (31/7/2025). Kunjungan ini membahas percepatan pengoperasian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tahap kedua. Program ini diharap mendorong kemandirian ekonomi desa melalui distribusi barang kebutuhan pokok yang tepat sasaran dan terjangkau. Budi Arie menekankan bahwa program Kopdes […]

expand_less