Breaking News
light_mode

Selalu Rindu pada Rejenu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
  • visibility 391

Air lima rasa 

Saya selalu rindu dengan Rejenu. Burung-burung
yang berkicau. Pepohanan hijau. Dan hawa sejuknya di pagi hari. Tempat yang
tepat untuk menyepi. Dari riuh rutinitas dunia modern kini. Kira-kira begitu.

Malam Jumat lalu (24/10), saya
bersama beberapa teman, menembus gelap jalanan Desa Japan Kecamatan Dawe, Kudus.
Jalanan menanjak. Tikungan dan turunan kami lalui. Gelap sekali. Karena memang
begitulah jalanan di desa. Apalagi yang melewati kebun-kebun.

Gapura makam 
Hampir tengah malam kami sampai di
Rejenu. Sekitar pukul 11.00. Kebetulan malam Jumat. Rejenu lumayan ramai. Banyak
yang berziarah. Di Rejenu ada makam seorang wali. Namanya Syeh Sadzali. Seperti
orang-orang yang datang, kami juga berziarah. Membaca tahlil seperti yang
diajarkan guru saat masih di madrasah.

Memang tujuannya berziarah. Selebihnya
untuk menyegarkan badan dan pikiran. Di tengah hutan. Tanpa sinyal internet. Lumayan
banyak yang diobrolkan. Tidak banyak isinya. Karena memang banyak guyonnya. Beberapa
menginap. Dua teman memilih turun. Tidur di rumah.

Pagi harinya, kami bangun pagi-pagi
sekali. Sangat pagi dari biasanya. Sayang jika berada di tengah hutan bangunnya
kesiangan. Pagi di hutan selalu menyenangkan. Saya dan teman-teman pun tak mau
melewatkan kesempatan.

Dipandu seorang teman yang mengaku
sering menyepi di tempat ini, jalan-jalan pagi dimulai. Selain jalan-jalan,
teman saya yang bertindak sebagai ketua rombongan memang menjanjikan akan
mengajak kami ke tempat-tempat bagus di Rejenu.

Suasana hutan

Mulai dari melihat air lima rasa
hingga melihat satwa Lutung. Selain terkenal dengan air tiga rasanya, di kawasan
Rejenu juga ada sumber mata air lima rasa. Butuh waktu sekitar 10 menit untuk
sampai di air lima rasa. Jalannya terjal. Satu arah menuju Puncak Argopiloso
yang merupakan salah satu puncak Pegunungan Muria.

Benar saja apa yang dikatakan teman
saya. Di tengah jalan kami mendapati suara keras. Sulit mendiskripsikannya. Saat
pertama mendengar suara itu seperti katak di sawah saat musim tanam padi tiba. Tapi
suara ini lebih nyaring.

Ternyata itulah suara hewan Lutung.
Di sebuah pohon besar. Lutung menggerombol. Ada lima ekor yang saya lihat. Mereka
mungkin sedang bermain. Meloncat dari satu ranting pohon ke ranting lainnya. Santai
sekali. Melompat tanpa takut terjatuh. (alb)
          

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan

    Inilah Ide Masak Daging Kurban Kambing yang Lezat

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan Idul Adha adalah momen yang istimewa di mana banyak keluarga merayakan dengan menyembelih hewan kurban, khususnya kambing.  Daging kurban kambing yang segar dan berkualitas tinggi menyediakan banyak kesempatan untuk menciptakan hidangan lezat dan bergizi bagi keluarga Anda.  Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa ide masak daging kurban kambing yang dapat […]

  • Ucapkan Selamat, Imam Suroso Siap Bawa Program ke Desa-desa

    Ucapkan Selamat, Imam Suroso Siap Bawa Program ke Desa-desa

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Imam Suroso turut hadir dalam pelantikan kepala desa serentak di Pendapa Kabupaten Pati akhir pekan lalu. Selain mengucapkan selamat kepada seluruh kepada desa yang terpilih, Imam Suroso juga mengungkapkan selalu siap membawa program kesejahteraan rakyat ke desa-desa. ”Ya intinya nanti saya sebagai wakil rakyat di tingkat pusat akan terus berkomitmen […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Masjid Djauharotul Imamah Pati Sediakan Buka Puasa Gratis Ratusan Porsi Setiap Hari

    Masjid Djauharotul Imamah Pati Sediakan Buka Puasa Gratis Ratusan Porsi Setiap Hari

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Pati Lor, menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyediakan ratusan porsi makanan berbuka puasa gratis setiap hari selama Ramadan. Wakil Ketua Takmir Masjid, Hamzah, menjelaskan bahwa masjid menganggarkan sekitar Rp7,5 juta per hari untuk menyiapkan 300 porsi takjil dan makanan berat. Artinya, selama Ramadan, total anggaran yang dikeluarkan mencapai lebih dari […]

  • Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, mempertanyakan efektivitas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam menopang ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan keraguan masyarakat terkait kemampuan Kopdes Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. “Apakah Koperasi Merah Putih bisa menopang ketahanan pangan? Ini pertanyaan yang sering muncul […]

expand_less