Breaking News
light_mode

Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
  • visibility 214

Berjabat tangan NU dan Muhamadiyah
Laku dua ormas Islam terbesar di
Indonesia, NU dan Muhamadiyah di Kabupaten Jepara patut ditiru. Tiap tahun
keduanya selalu menggelar halalbihalal bersama. Sabtu (6/7/2019). Tahun ini
kedua ormas itu bahkan meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam tema
kegiatan.

Tema besarnya adalah merajut
kembali persatuan dan kesatuan bangsa, dalam menjaga keutuhan NKRI. Sangat tepat
digaungkan usai tensi tinggi perang pilpres dan pileg April 2019 lalu, dengan
segala dinamika yang membelah anak bangsa menjadi dua kubu. Yang saling
meruncing.

Kegiatan halalbihalal kedua ormas
tersebut dihadiri ribuan kadernya. Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi bersama
Forkopimda juga tak absen. Semua larut dalam kegembiraan sebagai anak bangsa.   

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi
pun memberikan apresiasi  setinggi-tingginya
kepada NU dan  Muhammadiyah Kabupaten
Jepara, atas pelaksanaan kegiatan ini. “Ini merupakan kontribusi yang luar
biasa, untuk kemajuan proses pembangunan di Kabupaten Jepara,” katanya di
sela-sela acara.

Andi menambahkan, dalam kurun
waktu 73 tahun setelah kemerdekaan, perjalanan bangsa mengalami pasang surut. “Akhir-akhir
ini, sering kali kita digerogoti dengan gerakan-gerakan yang mencoba memecah
belah negeri ini, dan alhamdulilah, kita masih diberi kekuatan oleh Allah SWT. Pemerintah
bersama organisasi masyarakat, NU dan Muhammadiyah selama ini mampu mengatasi
itu semua. Kekompakan ini harus terus dijaga,” kata Andi.

Ketua PDM Jepara KH. Fatkhurrozi
mengatakan, tujuan dari halalbihalal yang dirintis bersama itu, walaupun ada
perbedaan karakter, tetapi harus ada taaruf (saling mengenal, saling mengerti).
”Sebuah organisasi punya karakter sendiri-sendiri, kita rajut dengan cara yang
terbaik. Insyaalah akan jadi sebuah kekuatan,” katanya.

“Kalau sudah taaruf, kita harus
ketingkatan yang lebih tinggi lagi, tafahum (saling memahami), selanjutnya
ta’awun (saling menolong),” tambahnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU
Jepara KH. Ubaidillah Nur Umar mengatakan, “Untuk halalbihalal ini, saya minta
tolong, mari kita kuatkan. Semoga NU dan Muhammadiyah selalu berdampingan
seperti ini untuk membangun bangsa lebih baik lagi,” harapnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dukung Penuh Swasembada Pangan Nasional

    DPRD Pati Dukung Penuh Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat untuk mencapai swasembada pangan. Hal ini disampaikannya menanggapi kebijakan pemerintah yang melarang impor sejumlah produk pangan, termasuk beras. “Kami sangat mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. Kita harus bersama-sama mewujudkan hal itu. Di Pati, akan kami maksimalkan potensi […]

  • Pemerkosa Santri Putri di Magelang Terancam Penjara 12 Tahun

    Pemerkosa Santri Putri di Magelang Terancam Penjara 12 Tahun

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

      Konferensi pers ungkap kasus pemerkosaan di Kabupaten Magelang. Polres Magelang bergerak cepat mengungkap kasus pemerkosaan dengan korban seorang santri putri. Ada tiga orang tersangka.  MAGELANG – Mengawali tahun 2022 Polres Magelang digemparkan oleh seorang santri putri salah satu pondok pesantren di Kabupaten Magelang Jawa Tengah, yang menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh 3 orang […]

  • Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Anggota DPRD Pati Nilai Santri Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan bahwa penambahan keterampilan kewirausahaan dapat menjadi bekal yang berharga bagi para santri dalam menghadapi kehidupan di masyarakat. “Santri yang cakap berwirausaha mempunyai peluang yang lebih besar untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” terangnya. “Artinya dakwah lebih mudah dilakukan menggunakan pendekatan ekonomi,” lanjut dia. Suharmanto juga […]

  • Perlu Diketahui, Nginap di Masjid Wajib Lapor

    Perlu Diketahui, Nginap di Masjid Wajib Lapor

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Upaya pencegahan menjadi agenda penting dalam hal penanganan terorisme. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pati. Aksi terorisme yang belakangan ramai, menjadikan kewaspadaan di Bumi Mina Tani.  Hingga akhirnya Bupati Haryanto pun mengeluarkan surat edaran jika ada orang dari luar daerah yang menginap di suatu tempat harus lapor. Termasuk saat menginap di masjid. Surat edaran […]

  • Talenta-talenta Muda Butuh Arahan

    Talenta-talenta Muda Butuh Arahan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

      DIPILIH : Tim pelatih PSIS U-19 mengerucutkan nama-nama peserta seleksi usai menggelar minigame Lingkar Muria, PATI – Tour seleksi PSIS U-19 di empat kota di Jawa Tengah, telah dimulai Sabtu (20/1/18) kemarin di Stadion Joyokusumo. Sebanyak 700 pemain muda antusias mendaftar seleksi, namun hanya 300 yang lolos seleksi administrasi dan boleh unjuk ketangkasan mengolah […]

  • Dana Pinjaman Daerah Hanya Cair Rp67 Miliar, DPRD Pati Minta Fokus pada Program Prioritas

    Dana Pinjaman Daerah Hanya Cair Rp67 Miliar, DPRD Pati Minta Fokus pada Program Prioritas

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.925
    • 0Komentar

    PATI – Realisasi pencairan dana pinjaman Pemerintah Kabupaten Pati dari Bank Jateng tidak mencapai target awal yang direncanakan senilai Rp90 miliar. Pada tahun anggaran 2026 ini, dana yang berhasil dicairkan hanya sebesar Rp67 miliar, yang mana dana tersebut dialokasikan khusus untuk membiayai berbagai proyek pembangunan infrastruktur di daerah Besaran dana yang diterima ini merupakan penyesuaian […]

expand_less