Breaking News
light_mode

Romantisme NU dan Muhamadiyah di Jepara, Komitmen Kesatuan Bangsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
  • visibility 165

Berjabat tangan NU dan Muhamadiyah
Laku dua ormas Islam terbesar di
Indonesia, NU dan Muhamadiyah di Kabupaten Jepara patut ditiru. Tiap tahun
keduanya selalu menggelar halalbihalal bersama. Sabtu (6/7/2019). Tahun ini
kedua ormas itu bahkan meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam tema
kegiatan.

Tema besarnya adalah merajut
kembali persatuan dan kesatuan bangsa, dalam menjaga keutuhan NKRI. Sangat tepat
digaungkan usai tensi tinggi perang pilpres dan pileg April 2019 lalu, dengan
segala dinamika yang membelah anak bangsa menjadi dua kubu. Yang saling
meruncing.

Kegiatan halalbihalal kedua ormas
tersebut dihadiri ribuan kadernya. Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi bersama
Forkopimda juga tak absen. Semua larut dalam kegembiraan sebagai anak bangsa.   

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi
pun memberikan apresiasi  setinggi-tingginya
kepada NU dan  Muhammadiyah Kabupaten
Jepara, atas pelaksanaan kegiatan ini. “Ini merupakan kontribusi yang luar
biasa, untuk kemajuan proses pembangunan di Kabupaten Jepara,” katanya di
sela-sela acara.

Andi menambahkan, dalam kurun
waktu 73 tahun setelah kemerdekaan, perjalanan bangsa mengalami pasang surut. “Akhir-akhir
ini, sering kali kita digerogoti dengan gerakan-gerakan yang mencoba memecah
belah negeri ini, dan alhamdulilah, kita masih diberi kekuatan oleh Allah SWT. Pemerintah
bersama organisasi masyarakat, NU dan Muhammadiyah selama ini mampu mengatasi
itu semua. Kekompakan ini harus terus dijaga,” kata Andi.

Ketua PDM Jepara KH. Fatkhurrozi
mengatakan, tujuan dari halalbihalal yang dirintis bersama itu, walaupun ada
perbedaan karakter, tetapi harus ada taaruf (saling mengenal, saling mengerti).
”Sebuah organisasi punya karakter sendiri-sendiri, kita rajut dengan cara yang
terbaik. Insyaalah akan jadi sebuah kekuatan,” katanya.

“Kalau sudah taaruf, kita harus
ketingkatan yang lebih tinggi lagi, tafahum (saling memahami), selanjutnya
ta’awun (saling menolong),” tambahnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU
Jepara KH. Ubaidillah Nur Umar mengatakan, “Untuk halalbihalal ini, saya minta
tolong, mari kita kuatkan. Semoga NU dan Muhammadiyah selalu berdampingan
seperti ini untuk membangun bangsa lebih baik lagi,” harapnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Mobil Jip Siap Trabas Alam Bumi Mina Tani

    Ratusan Mobil Jip Siap Trabas Alam Bumi Mina Tani

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jajal medan  PATI – Ratusan penggemar Jip dan SUV bakal memeriahkan even bertajuk Jambore Jip dan Rally Wisata pada Sabtu depan. Even itu sendiri digelar dalam rangka memeringati Hari Jadi ke 696 Kabupaten Pati sekaligus pengenalan obyek wisata alamnya. Even itu sendiri akan berlangsung selama dua hari penuh. Sabtu, 14 September hingga Minggu 15 September. […]

  • Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    Sastrawan Pati Luncurkan Kumpulan Cerpen “Jabrik”, Kritik Politik dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 174
    • 0Komentar

    PATI – Arif Sutoyo, sastrawan asal Kabupaten Pati, meluncurkan kumpulan cerita pendek (cerpen) berjudul “Jabrik”. Buku ini terinspirasi dari momen Pemilihan Umum (Pemilu) dan mengangkat tema politik dengan berbagai persoalannya. “Jabrik” menjadi tokoh utama dalam cerpen pertama, menggambarkan sosok yang memanfaatkan kecerdikan untuk menaikkan strata sosialnya. Ia meminta dana kampanye besar dari Pak Bambang, seorang […]

  • DPRD Pati Dorong Dinas Kesehatan Maksimalkan Langkah Preventif Tekan Kasus DBD

    DPRD Pati Dorong Dinas Kesehatan Maksimalkan Langkah Preventif Tekan Kasus DBD

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 419
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya langkah preventif yang terus dimaksimalkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan di tengah laporan Dinkes Pati yang mengklaim kasus DBD masih terkendali. “Pemberantasan sarang nyamuk, rutin menjaga kebersihan harus diutamakan untuk mencegah berkembangnya nyamuk,” […]

  • Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    Persijap Jepara Takluk Atas Bhayangkara FC, Alarm Bahaya Target Liga 1

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MAGELANG – Setelah tak terkalahkan di enam laga awal Liga 2 musim 24/25, keperkasaan Persijap Jepara runtuh saat menjamu Bhayangkara FC, (21/20/2024) di Stadion Moch Soebroto Magelang. Persijap Jepara harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung kurang memuaskan bagi tim asuhan Kahudi Wahyu Widodo. Sepanjang pertandingan, permainan Persijap tidak berkembang seperti yang […]

  • Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    Grup Neraka Liga 2 Persijap Satu Grup dengan Persis Solo

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Persjiap Jepara siap berlaga di Liga 2 musim 2021 JEPARA – Persijap Jepara berada di grup neraka dalam kompetisi Liga 2 musim 2021 ini. Tim kebanggaan Kota Ukir ini satu grup dengan Persis Solo, PSIM Yogyakarta, PSHW Jawa Timur, PSCS Cilacap, dan PSG Pati/AHHA PS.  Presiden Persijap Jepara M. Iqbal Hidayat mengungkapkan, hasil pembagian dari […]

  • Kepincut Menulis Buku karena Gus Zainul Milal Bizawie

    Kepincut Menulis Buku karena Gus Zainul Milal Bizawie

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

      Zainal Abidin Sueb Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk produktif, salah satunya dengan menulis buku. Sabtu (26/6/2021) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul “Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya”.  Pemuda kelahiran Pati, 24 Mei 1998, asal Desa […]

expand_less