Breaking News
light_mode

Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
  • visibility 203


 Madrasah Pinggiran Prestasi Jempolan

Madrasah erat kaitannya dengan
stigma kuno dan kolot. Pamornya sudah pasti kalah dengan sekolah negeri. Namun
itu tak berlaku di MTs Abadiyah. Sekolahan di pinggiran Kota Pati ini dua tahun
belakangan prestasinya makin moncer.
Di temani Kepala MTs Abadiyah Saiful
Islam, Ali Syarifudin antusias berkisah. Pria bertubuh gempal ini adalah salah
satu di balik kegemilangan prestasi MTs Abadiyah di bidang sains. Selain Ferry
Ferdian dan juga Ami Triono.
 Sambil berkisah, dia tampak membuka-buka sebuah buku besar.
Mirip sebuah buku album foto kenangan.
Namun itu bukan album kenangan.
Buku itu adalah buku siswa berprestasi dari madrasah seluruh Indonesia. Buku
itu disusun Kementrian Agama. Pejabat penting sekelas Dr. Phil Mohamad
Komarudin memberikan testimoni di buku bersampul oranye tersebut.
Di buku setebal hampir 300 halaman
itu, ada satu nama siswa dari MTs Abadiyah. Itu siswa binaan Ali Syarifudin.
Namanya Muhamad Ulinnuha. Siswa yang kini duduk di kelas IX ini telah berhasil
menyabet berbagai ajang lomba matematika. Tak hanya tingkat lokal, dia pun
mampu meraih nya hingga tingkat internasional. Di ajang internasional, terakhir
Ulinnuha menyabet medali perak di SIMOC Singapore Internasional Math Olympiad
Challenge tahun 2016.

Selain Ulinnuha, ada lagi. Namanya Naila
Karomatul Ulya. Dia meraih perak di event TIMO 2018, Thailand International
Mathematic Olympiad di Bangkok Thailand awal Maret 2018  kemarin. Selain keduanya, masih ada lagi.
Kurang lebih ada enam siswa-siswi.
Tak heran, di ruang tamu kepala
sekolah itu, puluhan piala terpajang rapi di almari. Tak kalah, piagam beserta
medali juga memenuhi dindingnya. ”Kira-kira sejak 2015 lalu, prestasi
siswa-siswi di sini mulai moncer. Terutama bidang matematikanya,” kata alumni
UNISMA Jurusan Pendidikan Matematika ini.
Ali melanjutkan, sejak itu dirinya
memang mendorong anak didiknya untuk maju. Berbagai perlombaan diikuti,
berbagai gelar juara berhasil dibawa pulang. Mulai dari O2SN hingga sekelas
olimpiade.
”Problemnya, sekolah-sekolah di
pinggiran seperti Abadiyah ini memang jarang punya akses. Namun jika mau
berusaha ya pasti bisa tentunya,” kata pria yang saat berstatus mahasiswa kerap
menjadi guru les matematika ini.
Dari situ, Ali lantas tergugah. Dia
mulai melakukan pembinaan rutin. Sepulang sekolah dia membina anak-anak di Pusat
Pendidikan Matematika Abadiyah. Sepekan lima kali pembinaan sepulang sekolah
hingga pukul 17.00. Bahkan saat libur kadang digunakan untuk belajar
memperdalam matematika.
”Kami menerapkan pembelajaran yang
menyenangkan. Kalau hanya pembinaan yang biasa, dua jam saya rasa anak sudah
ngantuk dan ingin pulang,” lanjut Ali.
Pembinaan yang menyenangkan itu
lanjut Ali, seperti memeragakan permainan-permainan matematik. ”Anak-anak
sering saya berikan semacam trik-trik pemecahan masalah hingga sulap angka.
Disitu anak menjadi tertarik,” kata Ali.
Namun, ada yang lebih penting, Ali
menambahi. Mentoring diakuinya cukup penting. ”Selain mengajar dan membina kami
juga menjadi tempat berkeluh kesah anak-anak. Hingga sebuah kedekatan muncul
disitu,” papar Ali.
Sementara itu kepala MTs Abadiyah,
Saiful Islam menuturkan, dirinya sangat berterimakasih dengan kerja keras dari
tim pendidikan matematika yang digawangi Ali cs. ”Ini tentu membuktikan kiprah
madrasah, dimana yang dianggap pinggiran, mampu menorehkan prestasi tinggi,
mengalahkan sekolah-sekolah negeri favorit dan bonafit. Ini sebuah kebanggaan
yang luar biasa,” kata Saiful Islam.
Keberhasilan dengan sejumlah raihan
prestasi ini, diharapkannya tak hanya menjadi sebuah ajang kompetisi saja.
”Keberhasilan ini tentu harus diikuti mata pelajaran lainnya, supaya lebih
berprestasi. Dan itu tentunya harus menjadi laku fastabiqul khoirot dalam
berprestasi. Akhirnya semangat berprestasi bisa membudaya di sini,” jelasnya
penuh optimisme. (Achmad Ulil Albab)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepara Raja Sepak Takraw Eks Karesidenan Pati

    Jepara Raja Sepak Takraw Eks Karesidenan Pati

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    BLORA – Tim sepak takraw Kabupaten Jepara menjadi juara di ajang multi event Popda eks karesidenan Pati, 25 – 27 Februari 2019 di Blora. Di ajang tersebut, tim sepak takraw tampil perkasa,sekaligus mengukuhkan diri sebagai rajanya olahraga sepak takraw. Sepak takraw Jepara diwakili oleh tim SD dan SMA karena tim SMP sepak takraw Jepara mendapat […]

  • Persipa Pati Bidik Poin Penuh di Kandang Persekat Tegal

    Persipa Pati Bidik Poin Penuh di Kandang Persekat Tegal

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati siap menghadapi laga tandang yang menantang melawan Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja pada Jumat (20/9/2024). Tim tuan rumah, yang baru saja menelan kekalahan di laga perdana Liga 2 musim ini, dipastikan akan tampil habis-habisan untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya. Meskipun demikian, Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, tetap optimistis […]

  • Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    Pati Futsal League 2024 Sukses Digelar, Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Pati Futsal League (PFL) 2024 sukses digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Pati. Turnamen yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 16 hingga 20 Oktober 2024, ini mempertandingkan dua kategori, yaitu tingkat SMP dan SMA sederajat Di tingkat SMP sederajat, SMPN 1 Juwana keluar sebagai juara pertama, disusul SMP It Ittihadul Muwahidun […]

  • Polresta Pati Selidiki Kasus Penusukan Ibu Muda di Desa Jepalo, Autopsi Dilakukan

    Polresta Pati Selidiki Kasus Penusukan Ibu Muda di Desa Jepalo, Autopsi Dilakukan

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Tragedi memilukan terjadi di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, saat seorang ibu muda, SU (24), meninggal dunia akibat luka tusukan yang dideritanya Peristiwa ini terjadi pada Selasa (3/9/2024), ketika SU diserang oleh tetangganya sendiri, S (32). Korban mengalami luka serius di bagian perut dan langsung dilarikan ke RS KSH Tayu untuk mendapatkan perawatan intensif. […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

    Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 419
    • 0Komentar

    KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar pameran residensi seni bertajuk “Tapa Ngeli: Muria, Santri, Kretek” dari tanggal 21 hingga 26 April 2025. Pameran yang menampilkan 15 karya seni dari seniman residensi se-Jawa Tengah dan DIY ini merupakan hasil visualisasi perjumpaan warga dan seniman selama dua bulan terakhir. Karya-karya tersebut merepresentasikan […]

  • Pembayaran THR Karyawan Dipantau Pemkab Jepara

    Pembayaran THR Karyawan Dipantau Pemkab Jepara

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    SUMBER : jepara.go.id JEPARA – Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dipantau langsung Pemkab Jepara. Pemkab memastikan hak-hak karyawan dipenuhi dengan baik. Pagi kemarin (6/6/2018) Bupati Jepara Ahmad Marzuki melakukan pantauan langsung di lapangan. ” Pemantauan kami lakukan untuk memastikan semua pengusaha telah membayarkan THR karyawan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, yakni H-7 Lebaran. Dengan […]

expand_less