Breaking News
light_mode

Polres Pati Ringkus Calo CPNS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 255

 

Pelaku penipuan jasa CPNS yang ditangkap Polres Pati

Jangan percaya jika ada oknum yang menawarkan jasa bisa meloloskan anda menjadi pegawai negeri sipil. Bisa-bisa Anda menjadi korban penipuan.

PATI – Satuan
Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pati berhasil meringkus dua pelaku
penipuan dengan iming – iming dapat membantu menjadi calon pegawai negeri sipil
(CPNS) di wilayah Kabupaten Pati.

Pelaku berhasil diamankan
di Semarang, tak lama setelah menerima pengaduan dari salah satu korban warga
Kabupaten Pati.

Adapun kedua pelaku
penipuan CPNS tersebut berinisial YM warga Padang Sumatera Barat dan M warga
Subang Jawa Barat. Sedangkan korban penipuan yakni FS.

Kapolres Pati AKBP
Christian Tobing mengungkapkan, modus operandi kedua pelaku ini membujuk agar
korbannya menjadi PNS melalui dia dengan menyerahkan sejumlah uang.

Adapun barang bukti yang
berhasil disita diantaranya lembar SK Pengangkatan, 12 slip setoran uang tunai
senilai Rp 89 juta serta dua buah telepon genggam,” ungkapnya saat pres rilis
akhir tahun 2021 di halaman Mapolres Pati, Jumat (31/12/2021).

Berdasarkan hasil
penyidikan, tersangka menjanjikan korban menjadi PNS di salah satu dinas di
lingkungan Pemkab Pati. Sedangkan penipuan ini terjadi pada pekan terakhir
Desember tahun 2021.

Kapolres menegaskan akan
terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini serta melakukan pengembangan.
Pihaknya mengimbau, apabila terdapat masyarakat yang menjadi korban kasus
semacam itu agar segera melaporkan  ke
Polres Pati.

Kedua pelaku bakal dijerat
dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman paling lama 4
tahun.

Sementara, Bupati Pati
Haryanto yang turut hadir dan meninjau pelaku menyampaikan rasa kekecewaannya
terhadap oknum – oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan kesempatan
dengan mengiming – imingi korban untuk menjadi CPNS.

“Kepada masyarakat
Pati untuk selalu berhati – hati terhadap oknum yang mengaku atau menjanjikan dapat
meloloskan tes CPNS, terlebih sampai mengatasnamakan pejabat di Pati,”
tegasnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miras Masih Marak Beredar di Jepara

    Miras Masih Marak Beredar di Jepara

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JEPARA – Polsek Pakis Aji Polres Jepara mengadakan operasi minuman keras (miras), petugas berhasil menyita puluhan botol miras dari sebuah acara pesta atau pagelaran musik dangdut di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara pada malam Senin (27/5/2024). Kapolsek Pakis Aji, Iptu Suyatmoko, mengatakan bahwa sebanyak 40 botol minuman keras dari berbagai merk berhasil diamankan […]

  • Pilkada Pati 2024: Anggota Dewan Pati Dorong Partisipasi Warga dalam Memilih Pemimpin

    Pilkada Pati 2024: Anggota Dewan Pati Dorong Partisipasi Warga dalam Memilih Pemimpin

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Jelang Pilkada Kabupaten Pati yang akan digelar pada 27 November 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi tersebut. Ketua DPRD Pati, Ir. Bambang Susilo, menekankan pentingnya suara masyarakat dalam menentukan pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa perubahan bagi daerah. “Pilkada adalah momen penting […]

  • Warga Growong Kidul Dikejutkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Dalam Tas

    Warga Growong Kidul Dikejutkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Dalam Tas

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.632
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan ditinggalkan di dalam sebuah tas belanja pada Senin (1/6/2026) siang. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan Kamboja Gang I, tepatnya di wilayah RT 01 RW 01 Desa […]

  • DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    DPRD Kabupaten Pati Rumuskan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati sedang merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Hal ini ditekankan karena petani dianggap berperan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terkait pasokan pangan. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati, Suwarno, mengungkapkan bahwa mereka telah meminta masukan dari masyarakat terkait […]

  • DPRD Pati Dorong Kemajuan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    DPRD Pati Dorong Kemajuan di Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan signifikan di tiga sektor vital: pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Peningkatan layanan di bidang-bidang ini dinilai krusial mengingat dampaknya yang luas terhadap hajat hidup masyarakat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Pati, khususnya di sektor pertanian. “Tentunya […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi, mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan dalam mendukung salah satu calon dalam Pilkada 2024. Ia mengkhawatirkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memicu konflik. “Saya berpesan kepada semua masyarakat agar jangan sampai Pilkada 2024 ini dinodai dengan adanya konflik,” ungkapnya. Hardi mengakui […]

expand_less