Breaking News
light_mode

Petenis Yunior Pati Digembleng Enam Bulan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
  • visibility 172

PATI – Nampaknya, petenis yunior di Kabupaten Pati patut bersyukur dan gembira. Hal itu karena Pelti Pati menunjukkan keseriusannya dalam membina petenis muda di
Bumi Mina Tani. 
Keseriusan para pengurus olahraga tangan itu ditunjukkannya dengan menggelar program pelatihan
tenis lapangan atlit yunior berprestasi di lapangan tenis indoor Joyokusumo.
Program pelatihan tersebut
menggandeng pelatih berpengalaman yang juga mantan atlet tenis lapangan
nasional. Pelti Pati menggandeng Bonit Wiryawan, pengoleksi tiga medali emas
SEA Games ini dipercaya untuk membina potensi petenis Pati.
Ketua Pelti Pati Joni Kurnianto
mengungkapkan, program pelatihan ini merupakan kegelisahan pihaknya dengan
kondisi olahraga tenis lapangan di Pati. ”Kami prihatin, banyak petenis Pati
yang diambil kota lain. Kebanyakan hal itu karena mereka kepincut latihan di
kota lain, lama – kelamaan meninggalkan Pati. Ini yang ironi,” terang pria yang
juga Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati ini.
Untuk itu, Joni lantas
memberikan program pelatihan yang baik yang ditangani pelatih kenamaan dan
berpengalaman seperti Bonit Wiryawan. ”Selain untuk memberikan fasilitas latihan
kepada petenis yunior, program ini pun dalam rangka mempersiapkan bibit-bibit
peteni masa depan di Kabupaten Pati,” imbuh Joni. Selain melatih anak-anak,
Bonit diharapkan pula dapat memberikan ilmu melatihnya kepada pelatih lokal di
Pati.
”Ini juga kesempatan untuk pelatih
lokal di Pati, saya rasa bisa menimba ilmu mengenai latihan yang baik seperti
apa,” kata Joni.
Amanti Potensi
Sementara itu, Bonit Wiryawan saat
ditanya mengenai program pelatihan yang bakal diberikan kepada petenis yunior
di Pati, mengaku akan mempelajari terlebih dulu. Namun pihaknya sudah
menyiapkan pola latihan.
Baik mengenai teknik, taktik,
mental, fisik, hingga kompetisi bakal diberikan dalam program pelatihan ini.
Selain itu, mengenai atmosfir tenis lapangan di Kabupaten Pati, Bonit menilai
cukup baik.
”Pati antusias. Pejabatnya juga
banyak yang gemar olahraga ini. Kepengurusannya juga bagus. Saya kira anak-anak
Pati bakal berprestasi bukan hanya level nasional, bahkan internasional
sekalipun,” papar Bonit.
Pada program pelatihan ini bakal
berlangsung sekitar enam bulan. Setiap hari program pelatihan ini bakal
dievaluasi. Tercatat ada sekitar 14 petenis yunior yang mengikuti program
pelatihan ini. (lil)



  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program GSMS di Pati Dorong Kreativitas dan Karakter Generasi Muda

    Program GSMS di Pati Dorong Kreativitas dan Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Kabupaten Pati telah sukses digelar selama lima hari, dari tanggal 22 hingga 26 Oktober 2024 dan diikuti oleh 33 SD dan SMP serta 33 orang seniman lokal. Acara puncak pementasan yang digelar di GOR Pesantenan pada Sabtu malam (27/10/2024) dihadiri oleh Pj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko, […]

  • Ramadan, Bupati Pati Soroti Masalah Keamanan

    Ramadan, Bupati Pati Soroti Masalah Keamanan

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto menegaskan masalah keamanan harus menjadi perhatian memasuki bulan puasa ini. Menurutnya, apabila semua persiapan dilakukan dengan serius tapi tak ditunjang dengan keamanan, semuanya tentu akan kacau. ”Tiap tahun memang permasalahan yang muncul berbeda-beda. Namun, yang paling penting untuk kita perhatikan adalah terkait keamanan. Sebab apabila semua telah dipersiapkan namun tanpa keamanan, tidak akan […]

  • SMKN 2 Pati Menyelenggarakan Asesmen Bakat Minat untuk Siswa Kelas 12

    SMKN 2 Pati Menyelenggarakan Asesmen Bakat Minat untuk Siswa Kelas 12

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    EDUKASI – SMK Negeri 2 Pati telah dipercayakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyelenggarakan Program Asesmen Bakat Minat (ABM) tahun ini. Program ini khusus diadakan untuk peserta didik kelas 12. Wakil Kepala Kurikulum SMK Negeri 2 Pati, Drs Iskhak Munthoha MSi, menjelaskan bahwa ABM bersifat opsional dan ditujukan hanya bagi siswa yang berminat. […]

  • IPNU IPPNU Jepara Diberi Hadiah Mobil Operasional

    IPNU IPPNU Jepara Diberi Hadiah Mobil Operasional

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JEPARA- Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Jepara menerima bantuan kendaraan mobil operasional dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jepara pada sabtu malam (13/02/2021) di SMK Hadziqiyyah Nalumsari Jepara  Pada kesempatan tersebut, penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Tanfidziyyah PCNU Jepara KH Hayatun Abdullah Hadziq kepada ketua PC IPNU Jepara Nurus Salam dan ketua PC IPPNU […]

  • Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    Empat Pria Dianiaya Massa Usai Ambil Mobil Rental di Sukolilo

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 396
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Kamis (06/06/2024), di mana empat pria menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok massa setelah mengambil mobil rental. Keempat pria tersebut adalah BH (52) dari Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, SH (28) dari Kelurahan Rawa Badak, Kecamatan Koja, Jakarta Barat, KB (54) […]

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

expand_less