Breaking News
light_mode

Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
  • visibility 342

 

TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18).

Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri
hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga
mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi sebab
suami dan seorang anaknya telah pergi terlebih dahulu meninggalkannya. 
Kapolres
Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Tambakromo AKP Wasito mengungkapkan,
Sutri mengalami depresi. Hingga beberapa kali mengalami gangguan kesurupan, dan
bahkan pernah mengancam akan melakukan bunuh diri.
”Sebelum
melakukan gantung diri, korban sudah berpamitan dengan anggota keluarga, serta
warga dengan cara berkeliling kampung,” kata AKP Wasito.
Lanjut
AKP Wasito, saat itu Sutri ditemukan sudah tak bernyawa oleh anaknya, Sunarso,
40. Saat itu Sunarso hendak mengetahui kondisi sang ibu di kamarnya.
”Kejadiannya sekitar pukul 05.00. Saat masuk, Sunarso sudah melihat ibunya
telah tergantung tak bernyawa di kusen pintu kamar. Korban menggantung dirinya
dengan seutas tali plastik,” papar AKP Wasito.
Melihat
hal itu, Sunarso lantas berteriak dan meminta pertolongan. Salah satu warga kemudian
meneruskan, dan melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa setempat dan
melanjutkannya ke Mapolsek Tambakromo.
Sementara
itu, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan petugas, maupun tim
medis, kematian Sutri murni karena aksi gantung dirinya sendiri. Tidak
ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
”Menurut
hasil medis, kematian korban disebabkan karena jeratan di leher. Sehingga
korban kekeurangan oksigen,” papar Kapolsek AKP Wasito.
Selain
itu kejadian gantung diri juga terjadi di Desa Bendar Kecamatan Juwana. Pukul
10.30 kemarin, korban atas nama Sumarlan, 65, ditemukan tak bernyawa di gudang
rumah miliknya di RT 1 RW 1.
Kapolres
Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro
mengungkapkan, saat itu istri korban sedang mencari keberadaan suaminya.
Kemudian mencari ke gudang, dan saat istri korban membuka pintu gudang, korban
sudah tergantung tak bernyawa.
”Korban
meninggal dengan posisi tergantung di kayu blandar gudang rumah tersebut.
Korban menggunakan tali plastik untuk menjerat lehernya,” papar AKP Didi
Dewantoro.
Sementara
itu, berdasarkan keterangan Kepala Desa Bendar Sutopo, diketahui korban
kadang-kadang mengalami gangguan kejiwaan. ”Saya saat itu terakhir kali melihat
korban pada Selasa (6/3) malam lalu di teras rumahnya,” papar Sutopo. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Foto RA Kartini dan sekolah yang didirikannya JEPARA – Bulan April nanti, komunitas Rumah Kartini menggelar pameran bertajuk “Kartini di Mata Jepara”. Semua barang-barang bersejarah yang terkait dengan sang pahlawan emansipasi itu akan dipajang di Pendapa Kartini pada 23-24 April. Ada 300-an data yang telah terkumpul. Salah satu pendiri Rumah Kartini, Apeep Qimo mengungkapkan, Jepara […]

  • Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    Pemeriksaan Daging Jelang Lebaran di Pati, Dispertan Pastikan Layak untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.508
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan kedatangan Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian Kabupaten Pati bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan terhadap daging serta telur yang diperjualbelikan di beberapa pasar tradisional pada hari Senin (16/3). Pengecekan yang dilakukan di Pasar Puri Baru dan Pasar Rogowongso menghasilkan […]

  • Festival #SeAbadPram: Sebuah Perayaan untuk Sang Maestro Sastra Indonesia

    Festival #SeAbadPram: Sebuah Perayaan untuk Sang Maestro Sastra Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 449
    • 0Komentar

    , JAKARTA – Peringatan seabad kelahiran Pramoedya Ananta Toer, sastrawan Indonesia ternama, akan dirayakan dalam sebuah festival akbar bertajuk #SeAbadPram di Blora, Jawa Tengah, kota kelahiran sang maestro. Festival yang berlangsung selama tiga hari, 6-8 Februari 2025, ini merupakan inisiatif gerakan pekerja kreatif lintas generasi untuk menghidupkan dan menyebarluaskan pemikiran, semangat, dan nilai-nilai dalam karya-karya […]

  • Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Apresiasi Kinerja Nakes

    Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Apresiasi Kinerja Nakes

    • calendar_month Sab, 15 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

      Kami berharap dan berdoa kepada Allah SWT agar puasa yang telah dijalankan selama satu bulan pada Ramadan kemarin bisa menjadikan kita Menjadi pribadi yang bertaqwa. Agar kedepan bisa menjadi pribadi yang lebih baik KUDUS – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Aziz Achyar mengapresiasi kinerja seluruh tenaga kesehatannya. […]

  • Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda. Bahkan, bupati beserta Forkopimda telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai. Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik […]

  • Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Ruang dosen di Gedung B lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong” karya Puthut Bukhorie. Gedung yang biasanya menjadi tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas […]

expand_less