Breaking News
light_mode

DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Langkah Konkret Tekan Populasi Hama Tikus

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 98.764

PATI – Sejumlah lahan pertanian di wilayah Pati Selatan dilaporkan diserang hama tikus. Keberadaan hama ini membuat para petani kewalahan, bahkan mengancam hasil panen tanaman padi maupun jagung yang sedang mereka garap.

Kondisi kerusakan akibat serangan hewan pengerat ini diketahui sudah meluas ke berbagai titik persawahan dan ladang di wilayah tersebut

Masalah ini pun menjadi sorotan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti. Ia mengaku sangat prihatin menyikapi kesulitan yang tengah dihadapi para petani, khususnya mereka yang bertani di wilayah selatan Kabupaten Pati

Menurut penuturannya, dampak kerugian yang ditimbulkan menjadi jauh lebih besar karena serangan ini berbarengan dengan masuknya musim kemarau. Akibat gabungan kedua faktor tersebut, banyak tanaman pertanian yang tidak bisa dipanen secara maksimal, bahkan ada yang gagal panen sama sekali

“Karena banyaknya hama apalagi ini menghadapi musim kemarau dimana yang di selatan itu banyak tanaman-tanaman yang tidak bisa dipanen,” lanjutnya.

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dan konkret guna menekan populasi hama tikus yang keberadaannya sangat merugikan masyarakat tani.

“Kami berharap ada tindakan yang konkret dari Pemerintah Daerah sehingga itu bisa meminimalisir hama-hama yang ada di selatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menerima bantuan persediaan pestisida dari Kementerian Pertanian pada akhir tahun 2025 lalu.

Bantuan tersebut terdiri dari rodentisida sebanyak 46,55 ton, moluskisida 14 ton, fungisida 25 ton, insektisida 26.500 liter, serta herbisida 17.500 liter.

Ratri menerangkan, jenis bantuan yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk pengendalian hama tikus pada tanaman padi. Namun, hingga saat ini belum tersedia jenis bantuan atau obat khusus yang difokuskan untuk perlindungan tanaman jagung.

“Untuk pestisida kami tetap menggandeng PUPT yang notabene itu adalah petugas dari Provinsi Jawa Tengah, karena itu adalah memanfaatkan pestisida bantuan itu tidak seperti bantuan-bantuan yang lain,” ujarnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati: Masa Depan Pertanian Tebu Cerah, Didukung Pasar dan Sinergi Pabrik Gula

    Komisi B DPRD Pati: Masa Depan Pertanian Tebu Cerah, Didukung Pasar dan Sinergi Pabrik Gula

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.829
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Kamari, menilai sektor pertanian tebu memiliki prospek yang sangat cerah ke depannya. Pandangan ini didasari oleh fakta bahwa kebutuhan pasar dalam negeri akan stok gula masih sangat tinggi dan belum terpenuhi sepenuhnya, sehingga peran petani tebu masih sangat dibutuhkan dan strategis. Selain faktor pasar, kebijakan serta dukungan nyata […]

  • Bupati Jepara Gagas Demplot Buah Durian Lokal

    Bupati Jepara Gagas Demplot Buah Durian Lokal

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sedang melihat buah durian lokal JeparaFOTO : KOMINFO JEPARA  JEPARA – Demontration Plot (Demplot) lahan percontohan budidaya buah durian lokal Jepara diharapkan bisa diwujudkan. Hal itu diungkapkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat meninjau pameran durian di Alun-alun Kabupaten Jepara, Rabu (5/12/2018). Menurutnya, hal itu sangat dibutuhkan, melihat saat ini populasi durian lokal […]

  • Ribuan Warga Ramaikan Karnaval Imlek Pati, Foto Presiden dan Wapres Ikut Diarak!

    Ribuan Warga Ramaikan Karnaval Imlek Pati, Foto Presiden dan Wapres Ikut Diarak!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Suasana Jalan Pemuda di Pati dipenuhi oleh ribuan warga yang antusias menyaksikan Karnaval Imlek 2025, Rabu (29/1/2025). Perayaan tahunan ini berlangsung meriah dengan berbagai atraksi menarik. Yang menjadi sorotan utama adalah arak-arakan foto Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang diiringi puluhan bendera merah putih. Arak-arakan tersebut menambah semarak suasana […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Lebih Serius Kembangkan Wisata Budaya Lokal

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk lebih serius dalam mengembangkan potensi wisata budaya lokal. Hal ini disampaikan mengingat banyaknya potensi seni dan budaya yang dimiliki Pati, namun belum dikelola secara optimal. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, mengungkapkan bahwa Pati memiliki berbagai potensi wisata budaya yang menarik, seperti pentas wayang topeng soneyan, […]

  • Anggota DPRD Pati: Seleksi Perangkat Desa Harus Bebas dari Kecurangan

    Anggota DPRD Pati: Seleksi Perangkat Desa Harus Bebas dari Kecurangan

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, angkat bicara terkait polemik pembinaan disertasi Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang disebabkan pelanggaran akademik dan etik. Narso mengungkapkan kekhawatirannya terkait lembaga yang digunakan dalam proses tersebut, mengingat lembaga yang sama juga digunakan untuk tes perangkat desa di Kabupaten Pati pada tahun […]

  • Ketua DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Ketua DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Keberagaman pangan di Kabupaten Pati menjadi fokus utama Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, dalam mendorong kreatifitas pengolahan makanan. Selain beras, Pati memiliki potensi besar dari ketela dan jagung. “Dengan memasak makanan pendamping beras ini untuk menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Pati mampu berkreativitas membuat resep-resep masakan dari bahan-bahan yang mudah didapat dan murah harganya,” […]

expand_less