Breaking News
light_mode

Persijap Jepara yang Keep Calm

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
  • visibility 233
Instagram Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara

 

Di tengah ketidakpastian kompetisi, langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat” melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas” di tengah kompetisi. 

Persijap Jepara tetap kalem
menyongsong kompetisi Liga 2 tahun 2021. Klub yang promosi dengan status juara
Liga 3 2019 ini masih belum menunjukkan pergerakan. Baik dalam merekrut pelatih
dan pemain. Apakah masih mengikat pemain-pemain musim lalu atau seperti apa.

Mengingat tiga pilar kekuatan
Laskar Kalinyamat musim lalu telah resmi hijrah ke klub lain. Ketiganya ada
Asri Akbar, Richard Gilbert, dan Risky Hidayat. Pemain terakhir adalah bintang
Persijap saat bermain di Liga 3 musim 2019. Ketiganya telah resmi diperkenalkan
sebagai punggawa RANS FC pada Jumat (23/4/2021).

Kabar ini menjadi perbincangan
hangat di kalangan para pendukung Persijap. Rata-rata mereka khawatir dengam
performa tim kesayangannya musim ini. Sebab para pemain yang hengkang adalah
pemain penting. Richard dan Risky sendiri adalah pemain penting musim 2019 yang
mengantarkan Persijap Jepara meraih musim yang luar biasa.

Di tengah ketidakpastian kompetisi,
langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat”
melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas”
di tengah kompetisi. Tetapi yang harus digaris bawahi, persiapan jauh-jauh hari
juga sangat penting. Hal ini agar menjalin kekompakan tim dalam mengarungi
kompetisi liga yang panjang.     

Kita melihat musim ini Liga 2
lebih seksi. Setelah kemunculan Putra Safin Group (PSG) Pati, sejumlah pesohor
dan pengusaha besar ramai-ramai mengakuisisi klub-klub Liga 2. Ada RANS FC
milik Raffi Ahmad dan Rudy Salim, Dewa United hingga Persis Solo yang
diakuisisi putra presiden, Kaesang Pengarep bersama sejumlah pengusaha besar
lain.

Klub-klub Liga 2 menjadi bergeliat.
Meskipun belum ada kepastian kompetisi, sejumlah klub mulai menebar ancaman
kekuatan. Seperti merekrut pemain-pemain label Liga 1, hingga pemain tim
nasional. Persaingan di Liga 2 bakal lebih menarik. Persaingan merebut tiga
tiket promosi patut ditunggu.

Apalagi beberapa klub sudah
terang-terangan mematok target naik kasta harga mati. Macam Persis Solo dan
Siriwijaya FC. Kedua klub ini sudah merekrut pemain-pemain kenamaan. Persis
Solo bahkan mendatangkan striker Marinus Wanewar. Selain kedua klub itu, klub-klub
lain seperti Muba Babel United, PSMS, Persiba, Badak Lampung, Persekat Tegal,
hingga PSCS Cilacap juga telah menyiapkan diri. 

Fajar Tirta, suporter tribun timur        

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan

    Inilah Ide Masak Daging Kurban Kambing yang Lezat

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Ilustrasi sop kambing/INSTAGRAM sateharjawan Idul Adha adalah momen yang istimewa di mana banyak keluarga merayakan dengan menyembelih hewan kurban, khususnya kambing.  Daging kurban kambing yang segar dan berkualitas tinggi menyediakan banyak kesempatan untuk menciptakan hidangan lezat dan bergizi bagi keluarga Anda.  Dalam artikel ini, kami akan membagikan beberapa ide masak daging kurban kambing yang dapat […]

  • Mantap Atlet PBFI Pati Raih Medali Emas dan Perak Pra Porprov 2022

    Mantap Atlet PBFI Pati Raih Medali Emas dan Perak Pra Porprov 2022

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Narjiono atlet PBFI Pati meraih juara 1 kelas Mens Sport Pra Porprov 2022 Dua atlet PBFI Pati memastikan tiket Porprov 2023 mendatang. Hal itu diketahui setelah keduanya berhasil meraih juara 1 dan juara 2 dalam ajang Pra Porprov 2022 di Tayu, Pati.  PATI – Dua atlet Perkumpulan Binaraga dan Fitness (PBFI) Kabupaten Pati berhasil meraih […]

  • Aly Ndom bek Persijap Jepara.

    Bek Persijap Jepara Aly Ndom Siap Berikan yang Terbaik

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.167
    • 0Komentar

    JEPARA – Bek tengah Persijap Jepara Aly Ndom siap memberikan yang terbaik saat laga melawan tuan rumah Persik Kediri (6/4/2026) di Stadion Brawijaya dalam laga pekan ke-26 Super League. Pemain berkebangsaan Prancis ini menilai Persik Kediri adalah lawan yang sulit. Terlebih mereka bermain di kandang sendiri, Persik juga tampil full team. Namun pemain 29 tahun […]

  • BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati PATI – Komisi A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).  Kunjungan itu dilakukan untuk belajar mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut. Ketua Komisi A […]

  • Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    Edy Wuryanto: Jangan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan, Wajib Lewat Majelis Disiplin Profesi

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.000
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti kasus dokter spesialis anak Ratna Setia Asih yang dituntut hukuman 4 tahun 6 bulan penjara atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan kematian pasien. Edy menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tenaga kesehatan harus tetap mengikuti prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, agar […]

  • Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    Kejahatan Jalanan di Pati: Pelaku Pembacokan Ternyata Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 364
    • 0Komentar

    PATI – Polisi berhasil mengungkap kasus pembacokan yang terjadi di jalanan Pati yang cukup menyita perhatian. Pasalnya pelaku ternyata seorang remaja berusia 17 tahun yang bekerja sebagai pedagang sate dan masih di bawah umur. Kompol M. Alfan Armin M, Kasat Reskrim, merinci bahwa insiden ini berlangsung pada Rabu (28/02) dini hari. Ari Ardiyanto, 25, bersama […]

expand_less