Breaking News
light_mode

Persijap Jepara yang Keep Calm

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
  • visibility 187
Instagram Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara

 

Di tengah ketidakpastian kompetisi, langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat” melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas” di tengah kompetisi. 

Persijap Jepara tetap kalem
menyongsong kompetisi Liga 2 tahun 2021. Klub yang promosi dengan status juara
Liga 3 2019 ini masih belum menunjukkan pergerakan. Baik dalam merekrut pelatih
dan pemain. Apakah masih mengikat pemain-pemain musim lalu atau seperti apa.

Mengingat tiga pilar kekuatan
Laskar Kalinyamat musim lalu telah resmi hijrah ke klub lain. Ketiganya ada
Asri Akbar, Richard Gilbert, dan Risky Hidayat. Pemain terakhir adalah bintang
Persijap saat bermain di Liga 3 musim 2019. Ketiganya telah resmi diperkenalkan
sebagai punggawa RANS FC pada Jumat (23/4/2021).

Kabar ini menjadi perbincangan
hangat di kalangan para pendukung Persijap. Rata-rata mereka khawatir dengam
performa tim kesayangannya musim ini. Sebab para pemain yang hengkang adalah
pemain penting. Richard dan Risky sendiri adalah pemain penting musim 2019 yang
mengantarkan Persijap Jepara meraih musim yang luar biasa.

Di tengah ketidakpastian kompetisi,
langkah bos Persijap Jepara (dalam hal ini Oasis Water) tentu bisa dipahami. “Berhemat”
melakukan pergerakan akan sangat berarti. Jangan sampai klub kehabisan “nafas”
di tengah kompetisi. Tetapi yang harus digaris bawahi, persiapan jauh-jauh hari
juga sangat penting. Hal ini agar menjalin kekompakan tim dalam mengarungi
kompetisi liga yang panjang.     

Kita melihat musim ini Liga 2
lebih seksi. Setelah kemunculan Putra Safin Group (PSG) Pati, sejumlah pesohor
dan pengusaha besar ramai-ramai mengakuisisi klub-klub Liga 2. Ada RANS FC
milik Raffi Ahmad dan Rudy Salim, Dewa United hingga Persis Solo yang
diakuisisi putra presiden, Kaesang Pengarep bersama sejumlah pengusaha besar
lain.

Klub-klub Liga 2 menjadi bergeliat.
Meskipun belum ada kepastian kompetisi, sejumlah klub mulai menebar ancaman
kekuatan. Seperti merekrut pemain-pemain label Liga 1, hingga pemain tim
nasional. Persaingan di Liga 2 bakal lebih menarik. Persaingan merebut tiga
tiket promosi patut ditunggu.

Apalagi beberapa klub sudah
terang-terangan mematok target naik kasta harga mati. Macam Persis Solo dan
Siriwijaya FC. Kedua klub ini sudah merekrut pemain-pemain kenamaan. Persis
Solo bahkan mendatangkan striker Marinus Wanewar. Selain kedua klub itu, klub-klub
lain seperti Muba Babel United, PSMS, Persiba, Badak Lampung, Persekat Tegal,
hingga PSCS Cilacap juga telah menyiapkan diri. 

Fajar Tirta, suporter tribun timur        

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menjelaskan bahwa pokok-pokok pikiran tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen. “DPRD Kabupaten Pati […]

  • Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    SUMBER : DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Selain terkenal dengan sebutan Bumi Kartini, Jepara juga masyur dengan sebutan kota ukir. Namun ada yang paling ikonik. Adalah seni ukir “Macan Kurung”, seni ukir tersebut sudah mendunia dan menjadi ciri khas yang melekat dengan kota di pesisir utara Jawa Tengah itu. Jepara sendiri memperoleh predikat kota ukir sekitar […]

  • Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi […]

  • GOR Pati Nampak Kumuh, Ternyata Anggaran Perawatan Khusus Belum Ada

    GOR Pati Nampak Kumuh, Ternyata Anggaran Perawatan Khusus Belum Ada

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi Gelanggang Olahraga (GOR) Pesantenan Pati yang berada di Jalan Kolonel Sunandar, Desa Puri memang terlihat memprihatinkan. Penampilannya kumuh dan sudah terjadi beberapa kerusakan di sana–sini. Hal itu diakui Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Sigit Hartoko melalui Kabid Olahraga Kardi. Menurutnya venue olahraga kebanggaan warga Pati ini dari luar […]

  • Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Suatu pagi di beranda facebook, seorang teman yang saya kenal sebagai budayawan Kota Jepara menulis status yang mendadak menyentak nurani. Statusnya pagi itu berbunyi. “Munafik, kita benci korupsi tapi tidak menolak politik uang”. Dalam statusnya tersebut, teman saya itu secara terang mengajak kita untuk menolak politik uang di segala pesta demokrasi. Dari pemilihan kepala desa, […]

  • DPRD Pati Dorong Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Melalui Komitmen dan Inovasi

    DPRD Pati Dorong Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Melalui Komitmen dan Inovasi

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya upaya pemerintah dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) pasca persalinan. Dukungan ini disampaikannya saat menghadiri forum konsultasi publik verifikasi dan analitis data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) pada Jumat (17/10/2025). “Harus ada komitmen dan inovasi dari kita, sehingga AKI bisa menurun,” tegasnya. […]

expand_less