Breaking News
light_mode

BUMDes Pati Jadi Rujukan DPRD Tuban

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
  • visibility 189
Anggota Komisi A DPRD Tuban ketika berkunjung ke DPRD Pati

PATI – Komisi
A DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pati Rabu (27/2/2019).
 Kunjungan itu dilakukan untuk belajar
mengenai pengentasan kemiskinan di daerah. Melalui program (Badan Usaha Milik
Desa) BUMDes. Dimana hampir 100 persen desa di Pati memiliki usaha tersebut.
Ketua
Komisi A DPRD Tuban Agung Supriyanto menyebut, daerahnya saat ini masih
menempati urutan kelima teratas wilayah miskin di Jawa Timur. Padahal, kondisi
alam Bumi Ronggolawe tersebut memiliki potensi besar. Misalnya kawasan laut. Belum
lagi d itopang dengan adanya dana desa.
”Nah
kami kesini ingin belajar tentang BUMDes, untuk bisa meningkatkan perekonomian
masyarakat di desa-desa. Dan yang terpenting desa-desa yang menjadi kantong
kemiskinan bisa terentaskan melalui adanya BUMDes,” harapnya.
Rombongan
anggota DPRD ini diterima langsung oleh Sekretrais DPRD Pati Bambang Santoso,
serta Kepala Bidang BUMDes Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Aris
Haryono.
Aris
Haryono menjelaskan, bahwa Kabupaten Pati yang mempunyai desa 401 sudah 100
persen membentuk BUMDes. Dilihat dari sisi jumlah, Pati memang terbesar, tapi
dari sisi kualitas juga masih harus lebih ditingkatkan.
Sebab,
dari jumlah BUMDes sebanyak itu, 310 di antaranya masih dalam klasifikasi
dasar, 90 lainnya berkembang dengan kegiatan usaha berupa koperasi,
simpan-pinjam, travel, agen BRIlink, pengelolaan sampah. Khusus yang disebut
terakhir, ada di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso.
Sedangkan
kegiatan BUMdes lainnya, lanjut Aris Haryono, ada juga  perdagangan, dan
peternakan yang meliputi usaha penggemukan sapi maupun kambing. Untuk satu
BUMDes yang sudah benar-benar maju, yaitu BUMDes Kletek, Kecamatan Pucakwangi
yang mempunyai banyak kegiatan usaha, termasuk mengelola objek wisata desa.
Sampai
akhir 2018 lalu, aset yang dimiliki BUMDes terslebut mencapai Rp 1 miliar sehingga
bisa memberikan laba keuntungan kepada desa lebih dari Rp 50 juta. ”Hal itu
harus dilakukan, karena modal BUMDes yang bersangkutan berasal dari bantuan
dana desa. Ini yang harus dilakukan oleh desa-desa lainnya juga,” jelasnya.
(hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Tekankan Pentingnya Integritas PPS dalam Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Tekankan Pentingnya Integritas PPS dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Kabupaten Pati, menekankan pentingnya peran Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam memastikan kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di tingkat desa. Ia berharap kehadiran PPS dapat menjamin proses demokrasi berjalan sesuai aturan. “Kami berharap dengan adanya PPS, Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” […]

  • PPP Kawal Pembentukan Perda Pesantren di Seluruh Indonesia

    PPP Kawal Pembentukan Perda Pesantren di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

      Halaqah pengasuh pesantren yang dihadiri Sekjen PPP Arwani Thomafi, di Kajen Margoyoso Pati. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP siap memfasilitasi dan mensupervisi Fraksi PPP DPRD se-Indonesia dalam pembuatan rancangan Perda Pesantren di daerah.  PATI – Fraksi PPP DPRD se-Indonesia bakal mendapat fasilitasi dan supervisi dari DPP PPP dalam pembuatan rancangan perda pesantren. Hal itu […]

  • Kegiatan patroli malam Polresta Pati untuk mengantisipasi kejahatan malam hari

    Polresta Pati Gencar Patroli Malam Antisipasi Begal

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Kegiatan patroli malam Polresta Pati untuk mengantisipasi kejahatan malam hari. Memastikan masyarakat aman saat beraktivitas malaml hari.

  • Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Belajar mandiri di rumah  Para pelajar di Jawa Tengah diliburkan. Selama dua pekan. Waktu libur itu bukan untuk liburan. Apalagi jalan-jalan. Pemerintah memiliki kebijakan meminimalisir kontak dengan orang banyak. Karena itu para pelajar diminta libur dan belajar mandiri di rumah. Buku-buku dan beberapa lembar kertas berserak di meja belajar Windi Fibriani. Di kamarnya, siang itu […]

  • DPRD Pati Dorong Perbaikan Distribusi Agar Pupuk Tepat Waktu

    DPRD Pati Dorong Perbaikan Distribusi Agar Pupuk Tepat Waktu

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.442
    • 0Komentar

    PATI – Isu sulitnya akses pupuk subsidi kembali menjadi sorotan serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Kendala ini dinilai masih menjadi masalah klasik yang hingga kini belum menemukan titik terang secara maksimal. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dan aduan dari para petani terkait kelangkaan pupuk […]

  • MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    MTs Salafiyah Kajen Raih Juara Umum Porsema ke-13 Kabupaten Pati 2025

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) ke-13 tingkat Kabupaten Pati tahun 2025 resmi dibuka pada 9 Agustus di Stadion Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati, setelah sempat mengalami penundaan dari jadwal semula di bulan Juli. Cabang lomba kesenian ditempatkan di Yayasan Salafiyah Kajen, Pati, sementara cabang olahraga dipusatkan di Safin Arena, Mojoagung, Pati. Moh. Azka […]

expand_less