Breaking News
light_mode

Dapat Bonus Demografi, 60 Persen Penduduk Jepara Usia Produktif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Des 2018
  • visibility 238
SUMBER : JEPARA.GO.ID


JEPARA – Asisten II Setda Jepara Mulyaji menyebut,
Kabupaten Jepara mendapat bonus demografi. Dari 1,2 juta penduduknya, 60 persen
berada dalam usia produktif. Dimana penduduknya tercatat berkisar antara umur
15 – 64 tahun.
Mulyaji
menganggap bonus demografi tersebut harus ditangkap sebagai peluang peluang
positif dan harus didukung generasi produktif yang berkualitas. ”Jumlah
penduduk usia produktif lebih banyak 
ketimbang usia non produktif. Dari sekitar 1,2 juta
penduduk di Kabupaten Jepara, 60 persen berusia produktif (15-64 tahun).
Sedangkan 40 persen sisanya merupakan usia balita dan lansia. “Kondisi ini
menunjukkan Kabupaten Jepara, berada pada bonus demografi,” kata Mulyaji
dalam
Seminar Kebijakan Pengendalian
Kependudukan, Kamis (20/12/2018), di Pendapa Kartini Jepara.
Bonus demografi
ini bagaikan pedang bermata dua. Menjadi keuntungan jika bisa memberikan
manfaat. Namun juga dapat berbalik menjadi puncak permasalahan, jika tidak
dapat memanfaatkannya. Seperti tumbuhnya angka pengangguran, kemiskinan dan masalah
sosial lainnya.
Sementara
itu, Ketua Koalisi Kependudukan Jawa Tengah Saratri Wilonoyudo mengatakan, ada
empat syarat yang harus dipenuhi agar bonus demografi ini dapat berhasil.
Diantaranya, waras, wareg, wasis
serta dukungan lingkungan sekitar.
Waras
artinya sehat, baik sehat jasmani maupun rohani, wareg artinya kenyang, artinya
mempunyai pekerjaan dan kompetensi yang mapan untuk menghidupi keluarganya,
wasis artinya pandai dan menguasai berbagai bidang keahlian. Terakhir, daya
dukung lingkungan sekitar. “Empat hal ini harus terpenuhi, agar bonus
demografi di Kabupaten Jepara ini berhasil,” kata Saratri.
Senada
dengan Saratri, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB) Jepara, Inah Nuroinah
mengungkapkan, bonus demografi ini, harus didukung dengan generasi produktif
yang berkualitas. Jangan sampai peluang ini, justru menjadi permasalahan baru
di Kabupaten Jepara. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengedar Pil Koplo Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polres Kendal

    Pengedar Pil Koplo Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polres Kendal

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Satresnarkoba Polres Kendal saat mengamankan terduga pelaku pengedar pil koplo/HUMAS POLDA JAWA TENGAH Maraknya peredaran pil koplo di wilayah Kendal langsung direspon oleh aparat. Pengedar pil koplo langsung diburu. KENDAL –  Satresnarkoba Polres Kendal berhasil menangkap pemuda yang diduga sebagai pelaku, Minggu (9/1/2022). Penangkapan ini berdasarkan laporan dari masyarakat, tentang maraknya tindakan peredaran pil […]

  • Sekarang Pemkab Jepara Mulai Rapat Tanpa Nyampah Plastik

    Sekarang Pemkab Jepara Mulai Rapat Tanpa Nyampah Plastik

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Minum tanpa air kemasan plastik JEPARA – Terobosan baru dilakukan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam rangka mngurangi persoalan sampah plastik. Hal itu seperti yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup pada Selasa (25/6/2019), saat menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga di Pendapa Kartini. Dalam acara tersebut, tamu undangan diminta mengambil sendiri air minum yang disediakan dalam bentuk […]

  • DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyoroti nasib guru honorer di wilayah tersebut yang masih belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. Menurutnya, kesejahteraan para guru honorer masih jauh dari ideal, dengan penghasilan yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. “Sudah sejak lama, guru honorer di sekolah hanya menerima penghasilan ratusan ribu rupiah […]

  • Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa truk yang bermuatan pasir yang sebelumnya sering mangkal di Jalan WR Supratman, telah dialihkan ke Terminal Lama Juwana per Kamis (21/12/17) kemarin. Seperti diketahui, truk-truk yang mangkal sembarangan di pinggir jalan ini dikeluhkan warga. Sebab, keberadaannya mengganggu arus lalu lintas.    Pemindahan ini pun mendapat sambutan positif dari para supir […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Pastikan Selama Rapat Tertib Administrasi

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Pastikan Selama Rapat Tertib Administrasi

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah sorotan publik terhadap kinerja DPRD, Pansus Hak Angket DPRD Pati mengambil langkah tegas untuk memastikan keterbukaan informasi. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, menekankan bahwa setiap keterangan yang disampaikan dalam rapat harus dipertanggungjawabkan secara administratif. “Kami tidak main-main soal ini. Setiap kepala dinas yang kami undang, keterangannya harus ada tanda tangan,” tegasnya. […]

  • Dinas Perikanan Jepara saat meninjau tambak bandeng di Donorojo Jepara.

    Cerita Bandeng Kartini dari Donorojo Jepara yang Dikenal Istimewa

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jepara memiliki hasill budidaya ikan bandeng yang terkenal memilliki kuaitas sangat baik, yaitu bandeng kartlilnil di Ujungwatu, Donorojo.

expand_less