Breaking News
light_mode

Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
  • visibility 331

 

Kegiatan panen padi varietas unggul baru di lahan seluas lima hektare Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Pati

Upaya peningkatan pertanian di Indonesia
perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun
terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah
pertanian.

PATI, Pucakwangi – Sepanjang
mata memandang tanaman padi menguning dengan bulir-bulir gabah yang terisi
penuh terhampar seluas lima hektare di sawah tadah hujan ramah lingkungan di
area sawah Dusun Playon, Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Pati.

Pagi itu Balai Penelitian
Lingkungan Pertanian  (Balingtan)
mengadakan kegiatan panen bersama demfarm pengembangan padi sawah tadah hujan
ramah lingkungan, Kamis (17/6/2021).

Kegiatan ini antara lain
dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry
Djufry, dan sejumlah pejabat terkait. Ada pula sejumlah perwakilan petani
setempat.

Untuk diketahui, demfarm
pengembangan varietas unggul baru (VUB) padi sawah tadah hujan ramah lingkungan
ini mencakup luasan lima hektare dengan melibatkan delapan petani pemilik
lahan.

Bupati Pati Haryanto bersyukur,
di tengah pandemi covid-19, inovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan di bidang
pertanian masih bisa dilakukan.

Menurut Bupati,
pengembangan pertanian memang sangat cocok dilakukan di Pati, terutama inovasi
pengembangan VUB sawah tadah hujan. Bagus untuk dikembangkan di daerah
Pucakwangi, dan di daerah Jaken, Jakenan, Batangan, serta Juwana yang sebagian
lahannya kering. Adapun di wilayah utara seperti Trangkil, Wedarijaksa,
sebagian Pati, dan Tayu sebagian besar lahan irigasi.

Bupati menyebut, selama ini
hasil pertanian padi di Pati selalu surplus. Tidak kurang dari 250 ribu ton per
tahun. Dia berharap, pengembangan varietas baru di lahan tadah hujan ini bisa
semakin meningkatkan produksi.

“Mudah-mudahan temuan baru
ini meningkatkan hasil produksi pertanian,” harap dia.

Kepala Badan Litbang
Pertanian Fadjry Djufry menuturkan, upaya peningkatan pertanian di Indonesia
memang harus perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam
dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi
adalah pertanian.

“Semua sektor lain minus
sekarang. Kalau pertanian tidak bergerak, bagaimana mencukupi kebutuhan pangan
270 juta warga Indonesia? Awal pandemi ada lockdown, lalu menteri menyampaikan
Kementan tidak bisa berhenti. Karena itu kami tidak berhenti ke lapangan, bukan
berarti tidak peduli adanya covid,” tutur dia.

Berdasarkan rilis dari
Balingtan, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, yang merupakan
kepanjangan tangan dari Badan Litbang Pertanian, pengembangan VUB di sawah
tadah hujan Sokopuluhan ini mengimplementasikan teknologi Panca Kelola Ramah
Lingkungan (Ramli).

Panca Kella Ramli ini
terdiri atas lima komponen. Pertama, penggunaan VUB jenis Inpari 38, Inpari 39,
Inpari 41, dan Cisaat dengan jajar tanam legowo (jarwo).

Penanaman VUB dengan sistem
jarwo 2:1 dan 4:1 diyakini dapat meningkatkan populasi tanaman sehingga dapat
meningkatkan produksi.

Kedua, pemanfaatan air
permukaan dan sumur air dalam. Ketiga, pemupukan berimbang, keempat pemberian
bahan organik, dan kelima, pengendalian hama terpadu menggunakan pestisida
nabati.

Abdul Kholiq, satu di
antara petani setempat yang lahannya digunakan untuk uji coba pengembangan ini,
berterima kasih atas arahan dan bimbingan yang diberikan Balingtan. Meliputi
persemaian bibit, pengolahan lahan, hingga sistem penanaman jarwo.

Kholiq mengaku, sistem
jarwo ini merupakan hal baru baginya. Bahkan setelah 40 tahun bekerja sebagai
petani, baru kali ini dia mengenal sistem ini.

Ia mengaku sempat ragu
dengan sistem ini. Dia merasa banyak bagian lahan yang muspro karena penanaman
padi dengan sistem ini. Namun demikian, ia diyakinkan oleh pihak Balingtan
bahwa hasil produksi justru akan lebih baik karena sistem jarwo dapat
mengoptimalkan pemanfaatan radiasi surya serta memudahkan perawatan,
penanggulangan gulma, dan aplikasi pemupukan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atik Kusdarwati Kenalkan Ruang Pemerintahan ke Anak-Anak Lewat Kunjungan Pendopo

    Atik Kusdarwati Kenalkan Ruang Pemerintahan ke Anak-Anak Lewat Kunjungan Pendopo

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 846
    • 0Komentar

    PATI – Bunda Literasi Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, dengan penuh antusias menyambut kunjungan siswa-siswi SD IT Nurul Fikri Juwana dalam kegiatan field trip atau outing class di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (19/11/2025). Acara ini berlangsung meriah dan edukatif, menjadi wadah pengenalan ruang-ruang pemerintahan kepada anak-anak sejak dini. Atik Kusdarwati Sudewo mengajak para siswa berkeliling […]

  • Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    Andika Perkasa dan Edy Wuryanto Bersafari Sambil Nikmati Bebek dan Ayam Goreng di Grobogan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 272
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Andika Perkasa, calon gubernur Jawa Tengah, baru-baru ini melakukan kunjungan ke wilayah Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan, didampingi oleh Edy Wuryanto, anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah III, pada Sabtu-Minggu (7-8/9/2024). Edy Wuryanto, yang merupakan politisi PDI Perjuangan, menyatakan keyakinan bahwa Andika akan menang telak di wilayah tersebut, yang dikenal sebagai “kandang […]

  • Arungi Liga 2 Musim 2024/2025 Persipa Pati Dapat Tambahan Sponsor dari Calon Bupati

    Arungi Liga 2 Musim 2024/2025 Persipa Pati Dapat Tambahan Sponsor dari Calon Bupati

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 390
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mendapat suntikan dana tambahan di Liga 2 musim 2024/2025. Sebuah perusahan produk beton siap pakai bernama CV Larissa Ready Mix. Diketahui perusahaan ini merupakan milik seorang pengusaha asal Gadingrejo Juwana bernama Wahyu Indriyanto. Yang tidak lain adalah calon bupati Pati pada pilkada 2024. Informasi ini diumumkan langsung di akun sosial media […]

  • Masjid Tanpa Sujud ?

    Masjid Tanpa Sujud ?

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Teater Gerak 11 PMII Cabang Kudus bersiap menggelar pentas produksi pada Sabtu (18/5/2019) nanti di Gedung O FKIP Universitas Muria Kudus pukul 20.00. Lakon yang dibawakan adalah “Masjid Tanpa Sujud”. Lakon itu merupakan naskah karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin, seniman dan budayawan dari Bumi Mina Tani, sekaligus pendiri Orkes Puisi Sampak GusUran dan pengasuh Ngaji […]

  • Foto kenangan Kamal Junaidi bersama pemain Persijap Jepara lainnya saat bermain di Piala Makutarama 1973 atas nama Tim Kodim Jepara

    Mengingat Lagi Kamal Djunaidi : Hari Ini 51 Tahun Lalu Sang Legenda Sepak Bola Jepara Itu Pergi…

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 846
    • 0Komentar

      JEPARA – Tidak bisa dipungkiri semua orang Jepara hampir pasti tidak asing saat menyebut nama Kamal Djunaidi. Ingatan orang akan selalu tertuju pada sebuah stadion kecil di Jalan Jenderal Sudirman di bilangan Demaan, Jepara Kota itu. Stadion milik pemerintah daerah itu sengaja diberi nama Kamal Djunaidi sebagai sebuah penghormatan untuk pemain bola berbakat di […]

  • Ilham Rio Fahmi tampil apik membantu Arema FC menang atas Persijap Jepara.

    Arema FC Tekuk Persijap Jepara 1-0 di Stadion Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.916
    • 0Komentar

    MALANG – Arema FC berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Senin (2/2/2026) tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Sejak awal laga, kedua tim bermain dengan tempo cukup tinggi. Persijap Jepara tampil berani dan tidak hanya […]

expand_less