Breaking News
light_mode

DPRD Pati Gelar RDP, Bahas Keluhan Penyaluran Bantuan Puso Petani Desa Pasuruan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 99.573

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) guna menindaklanjuti masalah penyaluran bantuan puso bagi kelompok tani yang terdampak banjir di Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen.

Pertemuan yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Pati pada Rabu (3/6/2026) ini menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian Kabupaten Pati, serta perwakilan kelompok tani setempat.

Agenda rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, didampingi Wakil Ketua I Hardi dan Wakil Ketua II Bambang Susilo. Turut hadir pula sejumlah anggota dari Komisi B dan Komisi D DPRD Kabupaten Pati.

Ali Badrudin menjelaskan, pertemuan ini diselenggarakan sebagai respon atas laporan warga terkait penyaluran bantuan puso yang pengajuannya dilakukan pasca bencana banjir tahun 2023, namun baru direalisasikan pada tahun 2026 ini.

Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan dari BPBD Kabupaten Pati, total usulan anggaran bantuan yang diajukan mencapai sekitar Rp29 miliar. Namun, dana yang akhirnya disetujui dan bisa dicairkan hanya sebesar Rp15 miliar.

“Dari penjelasan Kepala BPBD tadi, usulan bantuan sekitar Rp29 miliar, sementara yang bisa cair sekitar Rp15 miliar. Dana yang sudah terdistribusi mencapai Rp14,999 miliar, sehingga masih ada sisa sekitar Rp1 juta,” kata Ali.

Meskipun bantuan sudah mulai disalurkan, DPRD menerima sejumlah keluhan dari masyarakat mengenai mekanisme pembagian di tingkat kelompok tani. Masalah yang diadukan berkaitan dengan adanya perbedaan jumlah bantuan yang diterima dibandingkan dengan daftar dan besaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Menurut Ali, menurut prosedur yang dijelaskan BPBD, proses penyaluran seharusnya bisa diselesaikan dalam satu hari. Namun, beberapa penerima melaporkan terjadi perubahan nominal bantuan saat proses pembagian berlangsung.

“Ada pengaduan bahwa penerima yang awalnya menerima sejumlah tertentu kemudian mendapatkan tambahan. Saat ditanyakan dalam rapat, pihak kelompok menyampaikan bahwa tambahan tersebut berasal dari uang kelompok sendiri. Hal-hal seperti ini perlu diperjelas agar tidak menimbulkan prasangka di masyarakat,” ujarnya.

Agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan keragu-raguan, DPRD Pati meminta BPBD dan Dinas Pertanian untuk mengatur pertemuan lanjutan di wilayah Kecamatan Kayen dengan mengundang seluruh pihak yang tercantum sebagai penerima bantuan.

Ali menegaskan, forum tersebut sangat diperlukan untuk menyamakan data nama penerima dan jumlah uang yang diterima dengan isi Surat Keputusan (SK) Bupati yang menjadi dasar hukum penyaluran bantuan tersebut.

“Tujuannya agar semuanya jelas. Semua penerima diundang dan dicocokkan apakah bantuan yang diterima sudah sesuai dengan Surat Keputusan Bupati atau belum. Dengan cara ini tidak ada dugaan-dugaan dan tidak ada kesalahpahaman di masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPRD menegaskan bahwa jika hasil pengecekan nanti ditemukan ada warga yang belum menerima haknya secara utuh, maka kekurangan dana tersebut wajib segera disalurkan. Sebaliknya, jika seluruh proses dan jumlah yang diterima sudah sesuai aturan, maka masalah ini dianggap selesai.

“Kalau nanti ternyata memang ada yang belum sesuai, harus dikembalikan kepada penerimanya. Tetapi kalau semuanya sudah benar, ya selesai. Tugas DPRD adalah meluruskan persoalan ini sesuai fungsi pengawasan yang kami miliki,” pungkasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Rakyat Menggugat menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (1/3/2024). Mereka melakukan unjuk rasa dalam rangka mendukung pelaksanaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.Mereka menuding terdapat kecurangan dalam Pemilu 2024. Selain itu peserta aksi juga meminta Presiden Jokowi untuk dimakzulkan. Dalam dokumen tuntutan, ada pula permintaan agar aparat penegak hukum beserta instansi terkait […]

  • Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    Persipa Menang Tipis, Modal Penting Jelang Laga Penutup

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    TEGAL – Misi menghindari juru kunci, berhasil dituntaskan Persipa Pati dengan baik. Bertandang ke Stadion Trikoyo Klaten markas PSIK Klaten, Dwi Cahyono cs berhasil mencuri poin dari tuan rumah Minggu (22/4/18) kemarin. Persipa yang mengalami kekalahan beruntun, akhirnya mampu menang tipis 0-1. Kemenangan Laskar Saridin itu didapat melalui gol pemain belakang Oky Romando di babak […]

  • CEO Persipa Pati Minta Maaf Atas Hasil Buruk di Awal Liga 2, Ajak Suporter Berikan Dukungan Positif

    CEO Persipa Pati Minta Maaf Atas Hasil Buruk di Awal Liga 2, Ajak Suporter Berikan Dukungan Positif

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 184
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – CEO Persipa Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan permohonan maaf atas hasil negatif yang diraih tim di tiga pertandingan awal Liga 2 2024/2025. Persipa Pati menelan kekalahan atas Bhayangkara FC (1-0), imbang dengan Nusantara United (1-1), dan kembali kalah dari Persekat Tegal (0-2). “Atas hasil buruk di tiga pertandingan awal, saya meminta maaf. Namun, saya […]

  • DPRD Pati: Pengembangan Wisata Perlu Analisa Sektor Unggulan

    DPRD Pati: Pengembangan Wisata Perlu Analisa Sektor Unggulan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan perlunya analisis mendalam terhadap potensi wisata unggulan di wilayah tersebut dalam upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Endah Sri Wahyungiati, anggota DPRD Pati dari Partai Golkar. “Pengembangan pariwisata di Kabupaten Pati harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya. “Pemkab harus menganalisis potensi […]

  • Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    Tugu Bandeng, Identitas dan Kebanggaan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Patung ikan bandeng raksasa ikon baru kota pati Pamor Kabupaten Pati, sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbaik ditegaskan dengan kehadiran patung ikan bandeng raksasa berukuran sepanjang 26 meter dan lebar 6 meter di ujung barat Jalan Lingkar Selatan. Patung bandeng raksasa yang dibangun lengkap dengan taman serta air mancur tersebut menelan biaya sebesar Rp 3,8 […]

  • DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menekankan pentingnya pendampingan yang tidak hanya berupa pelatihan sesaat, melainkan juga dukungan berkelanjutan untuk kemajuan UMKM. “Pendampingan jangan hanya […]

expand_less