Breaking News
light_mode

Lestari Moerdijat Dorong Petani Muda di Jepara Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 19 Des 2025
  • visibility 1.245

JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti urgensi keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sebagai pilar penting ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama petani milenial Jepara yang digelar di Anglo Resto, Jumat (19/12)

Acara ini diikuti sekitar 150 petani muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jepara. Sejumlah tokoh daerah turut hadir, di antaranya Ketua Fraksi NasDem DPRD Jepara Padmono Wisnugroho, Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat, serta anggota Fraksi NasDem DPRD Jepara Al Ma’ruf

Dalam paparannya, Lestari menyampaikan bahwa pertanian memiliki posisi strategis dan tidak lagi bisa dipandang sebagai sektor konvensional semata. Ia menilai keberlanjutan sektor pertanian sangat bergantung pada keberhasilan regenerasi petani

“Pertanian adalah fondasi ketahanan pangan. Ketika anak-anak muda mau terjun dan mengelolanya secara serius, maka kemandirian pangan akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan dialog dan sosialisasi semacam ini mampu mendorong lahirnya pelaku usaha muda di bidang pertanian. Tidak hanya berorientasi pada produksi, namun juga pengembangan nilai tambah dan strategi pemasaran.

“Harapannya, dari pertemuan semacam ini tumbuh petani muda yang naik kelas menjadi wirausaha pertanian, sehingga mampu mendongkrak ketahanan pangan daerah sekaligus kesejahteraan petani,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jepara Padmono Wisnugroho menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlanjutan usaha petani muda melalui sinergi lintas sektor.

“Ke depan akan ada kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pengusaha, agar hasil pertanian warga bisa terserap secara optimal dan memiliki kepastian pasar,” kata Padmono.

Diketahui, para petani muda yang hadir tergabung dalam gerakan petani yang mulai dirintis sejak 2021. Saat ini, jumlah anggotanya mencapai sekitar 500 orang dan tersebar di hampir seluruh kecamatan di wilayah Jepara, Kudus, dan Demak.

Dalam forum tersebut, Wahyudi selaku praktisi pertanian dan pendamping kelompok tani menekankan pentingnya pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Ia menilai tantangan pertanian modern menuntut peningkatan kapasitas petani, baik dari aspek manajemen, pemanfaatan teknologi, hingga perluasan akses pasar.

“Pengelolaan pertanian harus terus dikembangkan. Bukan hanya soal tanam dan panen, tetapi juga perencanaan, pengolahan, hingga pemasaran agar petani benar-benar mandiri,” pungkasnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan petani muda Jepara semakin memiliki wawasan kebangsaan serta semangat inovasi untuk berperan aktif menjaga ketahanan pangan dan mendorong kemajuan pertanian daerahnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jatuh Cinta kepada Gunung

    Jatuh Cinta kepada Gunung

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

     Because study nature, love nature, stay close to nature, it will never fail you MENIKMATI keindahan alam pegunungan memang menjadi salah satu kegiatan yang digemari kawula muda, begitu juga yang dirasakan Indah Novita Sari. Gadis kelahiran Kudus 15 November 2001 ini sangat menyukai aktivitas berpetualang di alam bebas. Selain gemar ke tempat alam seperti mendaki […]

  • Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 222
    • 0Komentar

      PATI – Satpolairud Polresta Pati tengah menangani kecelakaan laut yang terjadi di perairan Banyutowo, sekitar 800 meter dari alur Sungai Alas Dowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis siang (27/3/2025). Insiden tersebut melibatkan dua kapal nelayan tradisional, yakni KM Mas Biru GT 3 dan Kapal Garut Bukur. Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol […]

  • Menang Tipis, Semoga Tidak Angin-anginan

    Menang Tipis, Semoga Tidak Angin-anginan

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Aksi pemain Persijap saat menghadapi Persik Kendal JEPARA – Bertindak sebagai tuan rumah, Persijap Jepara berhasil mengamankan tiga poin pertama di pertandingan awal Liga 3 Pra Nasional, Minggu (6/10/2019) di Stadion Gelora Bumi Kartini.  Laskar Kalinyamat berhasil menekuk tamunya Persik Kendal dengan skor tipis 1 – 0. Gol tercipta di penghujung babak pertama. Melalui pemain […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Kualitas Aparatur, Fokus pada Sektor Mina Tani

    Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Kualitas Aparatur, Fokus pada Sektor Mina Tani

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Golkar, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati. Fokus utamanya tertuju pada sektor Mina Tani, dengan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan aparatur di bidang teknis budidaya, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya alam. “Saya yakin dengan pelatihan yang tepat, aparatur di sektor […]

  • Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati akan menerima alokasi Dana Desa (DD) sebesar Rp 380 miliar pada tahun 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, distribusi dana tersebut menunjukkan disparitas yang signifikan antara desa-desa penerima. Desa Pasucen di Kecamatan Trangkil menjadi penerima DD tertinggi dengan anggaran mencapai Rp 1.870.060.000, terdiri dari alokasi dasar Rp 741.136.000, alokasi formula Rp […]

  • Mengenal Bandeng Presto Rindang 84 Asli Juwana Pati

    Mengenal Bandeng Presto Rindang 84 Asli Juwana Pati

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Bandeng presto Rindang 84 Juwana Kuliner bandeng presto tak pernah sepi peminat hingga saat ini. Hal ini  seperti yang diungkapkan salah satu produsen makanan olahan dari bandeng, Rindang 84 dari Desa Dukutalit Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengajh.  Hana, pemilik usaha Rindang 84 mengungkapkan, rata-rata per hari dirinya bisa mengolah puluhan kilogram ikan bandeng segar […]

expand_less