Breaking News
light_mode

Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
  • visibility 265

Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian
Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang
santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap
proyek dadakan itu.

PATI – Kementerian
Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa
Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan logo
tersebut. Dia adalah santri tulen. Sejak usia dini sampai dewasa dia hanya
mengenyam pendidikan di pesantren. Mulai dari Pati hingga mengembara ke Tuban
dan Salatiga.

Di sebuah ruang tamu
berdinding kayu itu, Sofa duduk khusyuk. Dia mengotak-atik laptop hitamnya di
atas meja. Tampak dia membuka workspace Corel Draw yang menjadi andalannya membuat
desain.

Dia terlihat mengamati
dengan seksama logo hasil karyanya yang dipakai Kementerian Agama untuk
perayaan Hari Santri 2021. Baginya logo itu spesial. Karena selain dikerjakan
secara dadakan, inspirasi logo ini didapatkan saat menunaikan salat Isya’.

“Sekitar pukul 19.30 saya
dijapri Hilal (kreator logo Hari Santri 2020). Dia memberi kabar jika Kemenag
membutuhkan desain logo hari santri. Nah, pada malam itu, kemenag memberikan
deadline besok harus jadi,” kenang Sofa.

Tahun ini tema hari santri dari
kemenag adalah “Santri Siaga Jiwa Raga”. Bagi Sofa kata Jiwa Raga menurutnya
sangat nyentrik. “Lalu tiba-tiba inspirasi itu muncul setelah salatIsya’, bahwa
ketika sholat, kita menyerahkan segenap jiwa raga kita kepada Gusti Allah.
Benar-benar ikhlas, benar-benar pasrah. Sekitar pukul 22.00 jadilah konsep logo
beserta filosofinya tersebut,” jelas Sofa.

Filosofi pertama yang
ditemukan Sofa adalah sujud, lalu kemudian salay. Awalnya hanya dua ini lalu
kemudian yang lain mengalir saja. “Alhamdulillah, pada pukul 02.00, logo sudah
jadi. Filosofi dan kebutuhan presentasi sudah siap. Ada sedikit kolaborasi juga
dengan kang Hilal. Dia sangat banyak membantu persis seperti konsultan,”
imbuhnya.

Lebih lanjut, Sofa
sebenarnya jengkel saat menerima orderan dari Kemenag tersebut karena
deadlinenya mepet. Tapi dirinya mengaku cukup sering mengalami hal seperti itu.
Apalagi di NU Pro, tempat saya bekerja, ritmenya nggak bisa dibikin santai.

“ Tapi mungkin saya harus
berterimakasih kepada kerjaan yang “mendadak” karena meskipun sambat,
tapi skill saya jadi semakin terasah, makin efisien lah,” katanya sambil
nyengir.

Sofa sedang menunjukkan logo hari santri 2021 buatannya yang dipilih oleh Kementerian Agama

Sofa sendiri selama ini
bekerja sebagai visualizer di Nusantara Utama Productions (NU Pro). Sebuah
rumah produksi kreatif yang berbasis di Jakarta. Selain itu hari-harinya juga
disibukkan dengan beraktivitas sebagai tim media di PP Pagar Nusa, AIS
Nusantara, dan tim media Dakwah Langitan.

Pria berjenggot ini mulai
mengenal dunia desain saat nyantri di Ponpes Langitan, mulai dari majalah
sekolah dan majalah pondok. Dia langsung belajar. Praktis Sofa hanya belajar
langsung dari aktivitasnya di kelompok majalah tersebut.(hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival beIimbing jingga digelar untuk mengenalkan kembali buah unggulan Kabupaten Jepara.

    Perkenalkan Buah Unggulan Belimbing Jingga Asal Welahan Jepara

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Festival beIimbing jingga digelar untuk mengenalkan kembali buah unggulan Kabupaten Jepara.

  • Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya. ”Sebanyak […]

  • Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    Polisi Ahli Penangkal Gigitan Ular, Raih Apresiasi Masyarakat

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.151
    • 0Komentar

    PATI – Aiptu Pudiyanto, Kanit SPKT 1 Polsek Jakenan, Polresta Pati, bukan hanya dikenal sebagai polisi yang bertugas menjaga keamanan, namun juga sebagai pahlawan bagi warga sekitar yang terkena gigitan ular dan hewan berbisa. Keahliannya dalam menangani gigitan ular, yang telah ia tekuni sejak awal tahun 1990-an dan dikenal luas sejak 1997, telah menyelamatkan ratusan […]

  • DPRD Pati Komitmen Laksanakan Pengawasan di Seluruh Bidang Program

    DPRD Pati Komitmen Laksanakan Pengawasan di Seluruh Bidang Program

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.728
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa lembaga legislatif daerah siap untuk menjalankan peran pengawasannya secara menyeluruh guna memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pengawasan akan diterapkan secara komprehensif meliputi segala sektor pembangunan. Tak hanya fokus pada infrastruktur, namun juga mencakup bidang kesehatan, pendidikan, serta berbagai layanan […]

  • Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat Gugah Minat Generasi Muda pada Sejarah

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 379
    • 0Komentar

    JEPARA – Untuk mengenang kembali kehebatan Ratu Kalinyamat, pejuang yang melawan Portugis di Selat Malaka, Yayasan Dharma Bakti Lestari menggelar Pameran Museum Pop Up Ratu Kalinyamat di Kompleks Masjid Astana Sultan Hadlirin, Mantingan, Kamis (24/4/2025). Pameran yang dibuka Bupati Jepara H. Witiarso Utomo ini menampilkan catatan sejarah, termasuk salinan catatan pelaut Portugis yang menyebut Ratu […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Pastikan Selama Rapat Tertib Administrasi

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Pastikan Selama Rapat Tertib Administrasi

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Di tengah sorotan publik terhadap kinerja DPRD, Pansus Hak Angket DPRD Pati mengambil langkah tegas untuk memastikan keterbukaan informasi. Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, menekankan bahwa setiap keterangan yang disampaikan dalam rapat harus dipertanggungjawabkan secara administratif. “Kami tidak main-main soal ini. Setiap kepala dinas yang kami undang, keterangannya harus ada tanda tangan,” tegasnya. […]

expand_less