Breaking News
light_mode

DPRD Pati Desak Aparat Segera Tahan Tersangka Pencabulan di Ponpes Tlogowungu

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 57 menit yang lalu
  • visibility 98.236

PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendesak kepolisian untuk segera melakukan penahanan terhadap pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan.

Peristiwa yang memicu sorotan publik itu terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, yang beralamat di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu.

Pernyataan tersebut disampaikan Bandang tak lama setelah dirinya menghadiri rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (3/5/2026).

Pertemuan tersebut menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Pati, yang secara khusus membahas langkah-langkah penanganan dan penuntasan kasus tersebut.

Anggota dewan ini menyampaikan apresiasi atas kinerja Polresta Pati yang sudah bergerak cepat, mulai dari menindaklanjuti laporan warga hingga akhirnya menetapkan status tersangka terhadap pihak yang diduga terlibat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa ketegasan masih diperlukan, terutama dalam tahap proses hukum selanjutnya, yaitu proses penahanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Pati karena sudah ada tindak lanjut penetapan tersangka. Kami berharap ada ketegasan kepolisian untuk secepatnya dilakukan penahanan,” ujarnya.

Menurut pandangannya, langkah penahanan yang dilakukan secepatnya menjadi kebutuhan mendesak, agar dampak negatif dari kasus ini tidak melebar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utamanya adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang ada di wilayahnya.

Ia menjelaskan, peristiwa ini berpotensi menimbulkan rasa khawatir dan kekhawatiran di tengah masyarakat, tak terkecuali bagi para orang tua yang berasal dari luar daerah dan berencana menitipkan putra-putrinya untuk menuntut ilmu di pondok pesantren yang ada di Pati.

“Supaya tidak berimbas ke pondok pesantren yang lain. Kami khawatir muncul keraguan dari masyarakat luar Pati yang ingin memondokkan anaknya di sini. Di Pati ini ada ratusan pondok, jadi dampaknya bisa luas,” jelasnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Haryanto Apresiasi Workshop Pembinaan Pemain Muda

    Bupati Haryanto Apresiasi Workshop Pembinaan Pemain Muda

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

      Para peserta workshop Askab PSSI di Setda Pati PATI – Bupati Pati Haryanto menghadiri workshop pembinaan sepakbola usia muda bagi pelatih SSB dan Persatuan Sepakbola (PS), kegiatan tersebut berlangsung di ruang Penjawi Setda Pati Minggu (15/5/2022) pagi. Untuk diketahui kegiatan Workshop ini diselenggarakan oleh Askab PSSI Pati dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Ian Andrew […]

  • Seniman Pati Menuntut Bisa Pentas “Normal” Lagi

    Seniman Pati Menuntut Bisa Pentas “Normal” Lagi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sebuah adegan dalam pentas ketoprak Pati beberapa waktu yang lalu/ @kusumaryanadi Para seniman ingin kembali pentas secara normal. Apalagi menjelang “musim panen” kesenian tradisional pada bulan Syawal, Apit, dan Besar. Pentas terbuka sangat diharapkan para seniman agar kehidupan mereka bisa bangkit lagi setelah dua tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19.  PATI – Para seniman sangat berharap […]

  • Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kudus menggelar Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi dengan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Panti Jalma Sehat Kudus. Rabu (16/7/2025), mereka menyelenggarakan sosialisasi bertema “Bagaimana Cara Mengenali dan Mengatasi Halusinasi pada Pasien Psikosis” bagi pasien yang kondisinya telah pulih 80%. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi […]

  • Persipa Pati Hajar Persibat Batang 3-1

    Persipa Pati Hajar Persibat Batang 3-1

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

      Persipa kembali menang saat berjumpa dengan Persibat Batang PEKALONGAN – Persipa Pati kembali tampil meyakinkan. Pada matchday ke-2 Babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah, Jumat (26/11/2021) di Stadion Hoegeng. Tri Handoko menghajar lawannya Persibat Batang dengan skor 3-1. Tri Handoko yang juga kapten tim memborong tiga gol kemenangan Laskar Saridin. Persipa Pati tampil […]

  • Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    Cerita Konten Kreator Kena Teror Mimpi Seram usai Live di RSK Tayu

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Bangunan RSK Tayu, Pati yang merupakan peninggalan Belanda sudah terbengkalai sejak 2013 lalu.  Ini adalah pengakuan para konten kreator asal Bandung yang uji nyali di RSK Tayu. Sebelumnya mereka diasumsikan menjenguk temannya yang dirawat di rumah sakit peninggalan Belanda itu. Tapi cerita sebenarny mereka sedang bikin konten live.  PATI – Jagat maya dihebohkan pengakuan seorang […]

  • DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendorong petani setempat untuk memanfaatkan burung hantu sebagai pengendali hama tikus. Menurutnya, metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida dan jebakan tikus beraliran listrik. “Ini lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan pestisida, juga mendukung pelestarian burung hantu yang ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Hewan ini […]

expand_less