Breaking News
light_mode

Fraksi PKS DPRD Pati Minta Kebijakan Pariwisata Libatkan Masyarakat dan Industri Kepariwisataan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 299

PATI – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiasi DPRD, yaitu tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman, serta Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

“Kami Fraksi PKS mengapresiasi dukungan eksekutif terhadap dua Raperda inisiasi DPRD Kabupaten Pati,” ujar perwakilan Fraksi PKS DPRD Pati.

Dukungan ini sejalan dengan ketentuan Pasal 150 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta Pasal 80 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Fraksi PKS memahami bahwa pembentukan perda merupakan bagian dari fungsi legislasi DPRD dan menjadi sarana penting dalam menyusun kebijakan daerah yang berpihak pada masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Fraksi PKS menyampaikan beberapa catatan dan harapan agar pembahasan raperda maupun pelaksanaan perda nantinya berjalan optimal:

1. Perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha perikanan dan pergaraman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat. Oleh karena itu, muatan raperda perlu diarahkan pada aspek kolaboratif dan berkelanjutan.

2. Terkait perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, Fraksi PKS mendorong agar raperda disusun dengan memperhatikan dinamika regulasi nasional dan kebutuhan pengembangan kepariwisataan yang partisipatif. Keterlibatan masyarakat dan pelaku industri wisata sangat penting dalam pengambilan kebijakan guna menciptakan kepariwisataan yang inklusif dan berdaya saing.

Fraksi PKS berharap, dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku industri pariwisata, kebijakan yang dihasilkan akan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pati. (ADV)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan Infrastruktur di Pati Selatan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

    Peningkatan Infrastruktur di Pati Selatan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus memacu pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dengan fokus pada percepatan penyelesaian tiga ruas jalan utama di Pati Selatan. Proyek yang didanai dari APBD sebesar Rp15 miliar ini ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober 2025. Tiga ruas jalan yang tengah dikebut pengerjaannya meliputi Angkatan Lor-Godo (3,1 km), Angkatan Lor-Karangwono (2,3 […]

  • 1109 Calon Jamaah Haji Pati Ikuti Pembukaan Manasik

    1109 Calon Jamaah Haji Pati Ikuti Pembukaan Manasik

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sebanyak 1109 Calon Jamaah Haji Kabupaten Pati tahun 2019 mengikuti pembukaan manasik haji. Acara yang diselenggarakan  di Pendopo Kabupaten Pati ini dibuka oleh Bupati Pati Haryanto. “Sekalipun sebelum ini Bapak Ibu calon haji ini sudah melaksanakan latihan-latihan yang dilaksanakan di KBIH masing-masing, pemerintah daerah tetap melaksanakan tahapan dalam rangka pemberangkatan ibadah haji tahun 2019 dan  […]

  • Polresta Pati Pastikan Harga Beras Stabil di Bawah HET Melalui Pengecekan Intensif

    Polresta Pati Pastikan Harga Beras Stabil di Bawah HET Melalui Pengecekan Intensif

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Satreskrim Polresta Pati bersama instansi terkait gencar melakukan pengecekan harga beras di pasar tradisional, swalayan, dan distributor di Kabupaten Pati pada Rabu, 22 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut arahan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras. Pengecekan yang dimulai pukul 08.30 WIB menyasar Pasar Puri, Swalayan ADA, dan […]

  • Pemerintah Kabupaten Kudus Raih Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2025

    Pemerintah Kabupaten Kudus Raih Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2025

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berhasil memborong tiga penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2025. Penghargaan tersebut diterima di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Senin (28/4/2025). Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menerima penghargaan TOP Pembina BUMD 2025. Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Kudus (Perseroda), Nataria Ika Prasetyawati, meraih penghargaan TOP CEO BUMD 2025. […]

  • Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    Anggota DPRD Pati: Nasi Gandul Butuh Inovasi dan Pemasaran yang Lebih Luas

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, menekankan pentingnya pelestarian nasi gandul, kuliner khas Pati. Ia menyoroti potensi inovasi seperti kemasan sarden yang memungkinkan nasi gandul dibawa kemana-mana, seperti yang telah dilakukan oleh Bumdes Desa Gajahmati. “Inovasi seperti itu sudah bagus, hanya saja kurangnya pemasaran,” ujar Danu. Ia menyarankan agar […]

  • DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Diabetes Militus (DM) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang seringkali tidak terasa. Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong langkah preventif dan promotif untuk menekan angka penderita diabetes. “Bukan hanya pengobatan yang perlu […]

expand_less