Breaking News
light_mode

Fatayat NU Pati Gelar Jemparingan Meriahkan Hari Santri Nasional 2025

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 288

PATI – PC Fatayat NU Pati menggelar acara unik untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dengan mengadakan Jemparingan di Lapangan Perpatri, Taman Kota Kalidoro Pati, pada Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar seratus peserta dan menjadi pengalaman baru bagi PC Fatayat NU. Para peserta tampak bersemangat dan ceria dalam memanah target yang telah disiapkan.

Ketua PC Fatayat NU Pati, Muna Asshofa, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HSN 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) untuk menyukseskan acara ini.

“Dalam rangka HSN, Fatayat NU Pati sengaja mengadakan kegiatan ini untuk warga Fatayat mulai dari PC dan juga PAC. Kita juga kerja sama perpatri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta, termasuk pengurus PC Fatayat NU Pati, PAC, Garda Fatayat, hingga pengurus harian PCNU Kabupaten Pati.

“Yang mengikuti sekitar 150-an. Dari semua pengurus cabang ikut kemudian kami juga mengundang perwakilan seluruh PAC, pengurus harian PCNU Pati, garda fatayat,” jelasnya.

Muna Asshofa mengungkapkan bahwa Jemparingan dipilih karena olahraga tradisional ini merupakan salah satu olahraga yang disunnahkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Selain itu, pengurus Fatayat NU Pati juga ingin mengenalkan olahraga ini kepada anggotanya.

“Selama ini kita kan belum terlalu mengenal Jemparingan yang merupakan olahraga tradisional. Apalagi Jemparingan (panahan) merupakan salah satu olahraga yang disunnahkan oleh Rasulullah. Maka kami kenalkan Jemparingan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa Fatayat NU Pati tidak hanya aktif di bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga berupaya melestarikan budaya dan menghidupkan sunnah.

“Acara juga ada pelatihan cara memanah dan juga ada lomba kecil-kecilan yang mengenai target dapat hadiah kecil-kecilan. Harapan juga Jemparingan semakin membumi. Apalagi kita belum terlalu mengenal olahraga ini,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemas Potensi Daerah Secara Kreatif, Pati Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

    Kemas Potensi Daerah Secara Kreatif, Pati Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.366
    • 0Komentar

    PATI — Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa beragam potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Pati perlu dikemas secara kreatif agar mampu menembus pasar nasional hingga pasar internasional. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Jateng Creative Forum yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif […]

  • Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    Persipa Pati U-17 Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Tim Persipa Pati U-17 berhasil meraih tiket ke babak semifinal Piala Soeratin Jawa Tengah setelah melewati drama adu penalti melawan Persikaba Blora U-17 di babak 8 besar. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis (14/11/2024) sore di Arena Soccer Field POJ City Semarang berakhir imbang 0-0 di waktu normal. Dalam adu penalti, Persipa Junior menunjukkan […]

  • Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

    • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya […]

  • Isu Batas Omzet Rp6 Juta, Bapemperda DPRD Pati Tunda Pembahasan Pajak UMKM

    Isu Batas Omzet Rp6 Juta, Bapemperda DPRD Pati Tunda Pembahasan Pajak UMKM

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.369
    • 0Komentar

    PATI – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati memutuskan untuk menunda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang diajukan oleh pihak eksekutif. Langkah ini diambil karena DPRD belum menerima dokumen kajian maupun hasil survei yang menjadi dasar rencana penerapan kebijakan tersebut. Ketua Bapemperda DPRD Pati, Danu Ikhsan […]

  • Polda Jateng Usut Kasus Intimidasi Warga ke Satpol PP Saat Penertiban PPKM

    Polda Jateng Usut Kasus Intimidasi Warga ke Satpol PP Saat Penertiban PPKM

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy Dugaan intimidasi warga terhadap Satpol PP diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Dugaan intimidasi ini terjadi saat penerapan PPKM darurat. SURAKARTA – Polda Jawa Tengah menyatakan tengah mengusut kasus dugaan intimidasi warga terhadap Satpol PP saat melakukan peneriban PPKM Darurat di Pasar Klitikan, Notoharjo, Solo, pada […]

  • Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    SUMBER : NU ONLINE KH Yusuf Chudlori punya konsep dalam pendidikan di pesantren. Menurutnya ada ciri khas pendidikan di pesantren. Yaitu mengedepankan cinta kasih dan suri tauladan yang baik.   Gus Yusuf sapaan akrabnya, menuontohkan jika ada seorang pendidik merasa jengkel kepada peserta didik atau santrinya maka langkah yang terbaik adalah dengan mendoakan dan mengirimkan fatihah kepadanya. […]

expand_less