Breaking News
light_mode

Harga Bahan Pokok di Pati Terus Melejit, Bikin Emak-Emak Pusing

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 22 Feb 2024
  • visibility 187

PATI – Dalam beberapa pekan ini sejumlah harga bahan pokok di Pati terus melejit harganya. Tidak hanya beras, bahan pokok lainnya juga turut naik harganya. Membuat kalangan emak-emak pusing untuk memutar uang belanja.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, Koeswantoro mengatakan, kenaikan harga sembako ini diakibatkan minimnya pasokan. Meskipun demikian, stoknya dilaporkan cukup tersedia di pasaran.

“Kenaikan harga disebabkan karena pasokan berkurang dan harga jual dari pedagang pengumpul naik. Sehingga pedagang menaikkan harganya ke konsumen,” paparnya.

Pantauan di Pasar Puri Pati, Kamis (22/2/2024) kebutuhan pokok yang harganya melonjak di antaranya beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, hingga telur.

Hanik (57) salah seorang pedagang menyebut, harga sejumlah bahan pokok harganya melonjak usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Harga minyak kemasan itu Rp175 ribu per kartonnya. Kalau per botolnya semula Rp15 ribu menjadi Rp15.500. Kalau minyak curah Rp15 ribu per liter,” jelasnya kepada wartawan.

Selain itu bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Bawang merah per kilo Rp24 ribu, sebelumnya Rp18 ribu.

“Sementara bawang putih sinco itu naik menjadi Rp36 ribu per kilonya dari semula Rp34 ribu. Kalau bawang putih kating Rp40 ribu per kilonya dari yang semula Rp38 ribu. Naiknya masing-masing Rp2 ribu,” imbuh dia. 

Harga telur di pasaran juga mengalami kenaikan, yaitu mencapai Rp28 ribu per kilogram. 

Sekarang ini harga telur Rp28 ribu per kilogram. Sebelumnya Rp24 ribu.

Meskipun sejumlah harga sembako mengalami kenaikan, namun harga beras justru sedikit mengalami penurunan. Hanik menyebut penurunan harga karena banyak petani yang sudah panen.

Sedangkan berdasarkan pantauan di Pasar Porda Juwana, Kamis (22/2/2024) sore, harga cabai juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Juwana, Ina mengatakan, kenaikan harga dikarenakan cuaca ekstrem sehingga ketersedian bahan pokok menurun. 

“Harga cabai setan naik sejak enam hari yang lalu, yang semula seharga Rp65 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp75 ribu. Cabai merah besar dari harga Rp65 ribu kini menjadi Rp75 ribur per kilogram,” tutur dia.

Ina menyebut, kenaikan harga cabai ini terjadi pascapemilu dilaksanakan. Hal tersebut membuat dirinya mengurangi stok pembelian cabai.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serunya Naik Jeep Keliling Pantai Lemah Abang dan Suweru di Jepara

    Serunya Naik Jeep Keliling Pantai Lemah Abang dan Suweru di Jepara

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Wisatawan puas naik Jeep keliling pantai di Jepara  Wisata di Kota Jepara tidak ada habisnya. Kini ada cara unik untuk menikmati pantai-pantai indah di wilayah Jepara Utara menggunakan mobil Jeep. Pantai di sini memiliki karakteristik unik pantai pasir hitam dengan rimbun hutan karet. JEPARA – Wisata naik Jeep ini bisa ditemui di Desa Bangsri Kecamatan […]

  • Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    Ditarget 10 Hari, Puluhan Pekerja Mulai Susun Kotak Suara Pemilu 2019

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Petugas sedang menyusun kotak suara JEPARA – Puluhan pekerja mulai menyusun kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, pada Kamis (7/2/2019) pagi di Desa Bandengan dan Wonorejo. Sebelumnya, bahan-bahan tersebut masih berupa lembaran (karton duplex), kemudian disusun menjadi kotak. Ditargetkan pekerjaan ini rampung dalam waktu 10 hari. Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri didampingi anggota […]

  • Lagu-Lagu Tsaqiva Meriahkan Gelar Sastra Jateng bareng Gus Mus

    Lagu-Lagu Tsaqiva Meriahkan Gelar Sastra Jateng bareng Gus Mus

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BUDAYA – Tsaqiva Kinasih Gusti, seorang alumni dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Omah Dongeng Marwah (ODM) di Kudus, Jawa Tengah, tampil memukau dalam acara seni di Gedung Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada Selasa, 31 Oktober 2023. Penampilannya di acara Pelayanan Seni Gelar Sastra Jawa Tengah 2023, yang dimeriahkan oleh Gus Mus, menampilkan […]

  • Dinas Sediakan Ratusan Tong Sampah Untuk Sekolah

    Dinas Sediakan Ratusan Tong Sampah Untuk Sekolah

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

      TONG SAMPAH : Beberapa tong sampah yang akan dibagikan ke sekolah yang berdedikasi terhadap kesadaran lingkungan. Lingkar Muria, PATI – Sekitar 300 unit tong sampah disediakan untuk sekolah-sekolah yang bersedia bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Purwadi melalui Kasi Peningkatan Kapasitas, M .Ihsan, menuturkan, selain tong […]

  • Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Segar minuman es kelapa kopyor sudah biasa. Kalau gurih nasi bakar kopyor anda pernah terbayang? Di pusat kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati, kreasi baru dibuat untuk mengolah kelapa kopyor menjadi sajian yang berbeda. Tepatnya di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Adalah Laila Hikmatus yang membuat masakan ini. Kelapa kopyor diolah menjadi menu berbuka puasa yang […]

  • Membangun Budaya Keselamatan di Negeri Rawan Bencana

    Membangun Budaya Keselamatan di Negeri Rawan Bencana

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    LINGKARMURIA.COM – Indonesia adalah negeri dengan keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga salah satu wilayah paling rawan bencana di dunia. Letak geografis yang berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik, kondisi tropis, serta dinamika cuaca ekstrem menjadikan gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan erupsi gunung api sebagai bagian dari siklus alam yang tidak dapat dihindari. […]

expand_less