DPRD Pati Pantau Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman, DPUTR Diminta Perketat Pengawasan
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 100.149

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto
PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) turut aktif mengawasi pelaksanaan proyek penataan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, meskipun pembangunan ini dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyatakan bahwa pengawasan dari pihak daerah sangat diperlukan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan hasil akhirnya benar-benar memberi manfaat bagi warga.
“Kami sudah meminta DPUTR untuk ikut membantu melakukan pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung. Jangan sampai ada hal-hal yang luput dari perhatian karena proyek ini nantinya akan menjadi fasilitas publik yang digunakan masyarakat luas,” ujar Joni.
Ia menjelaskan bahwa konsep penataan trotoar di lokasi tersebut diketahui mengadopsi pola kawasan pejalan kaki seperti di Malioboro. Oleh sebab itu, aspek kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.
Joni juga berharap material yang dipakai untuk trotoar tidak licin, serta desain jalur pejalan kaki dibuat ramah bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak, warga lanjut usia, hingga penyandang disabilitas.
“Kalau memang konsepnya seperti Malioboro, maka kualitas trotoar harus benar-benar diperhatikan. Permukaan tidak boleh licin dan akses yang menanjak harus dibuat lebih landai agar aman digunakan semua kalangan,” katanya.
Selain itu, ia meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai kekhawatiran ruas jalan akan dipersempit. Menurutnya, proyek ini tidak akan mengurangi lebar jalan yang sudah ada saat ini.
“Jalan tetap seperti sekarang, tidak akan dipersempit. Yang kemungkinan berubah adalah sebagian area taman untuk menambah ruang pedestrian sehingga masyarakat bisa lebih leluasa berjalan kaki,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menyampaikan bahwa tahap pembongkaran trotoar saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan.
Setelah tahap pembongkaran rampung, proses pembangunan akan dilanjutkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp18 miliar. Secara keseluruhan, pengerjaan konstruksi diperkirakan memakan waktu selama tujuh bulan.
Arief berharap, setelah selesai nanti, penataan kawasan Jalan Panglima Sudirman dapat memperindah tampilan pusat kota sekaligus menghadirkan fasilitas pejalan kaki yang aman, nyaman, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

