Breaking News
light_mode

Tanggapi Keluhan Warga, DPUTR Pati Pastikan Jalan Guyangan-Jetak Akan Segera Ditangani

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 98.910

PATI – Kondisi fisik ruas jalan penghubung Guyangan hingga Jetak di wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, diketahui mengalami kerusakan yang cukup parah.

Masyarakat setempat pun menyampaikan keluhan, mengingat jalur yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten ini kerap rusak dan dinilai sangat membahayakan keselamatan setiap pengendara yang melintas.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima dari warga pada Rabu (25/3), terlihat jelas permukaan jalan tersebut penuh dengan lubang dan lapisan aspalnya banyak yang mengelupas hingga hancur.

Kondisi ini memaksa para pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraannya secara drastis demi menghindari risiko terjatuh atau terperosok ke dalam kerusakan jalan tersebut.

Salah satu warga setempat, Majid Lutfhi Setiawan, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menuturkan kerusakan yang membentang sepanjang lebih dari 1 kilometer ini sudah berlangsung berbulan-bulan lamanya, namun belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan. Kondisi tersebut dinilai makin berisiko, terutama saat melintas di malam hari karena minimnya penerangan jalan.

“Sering rusak, berlubang parah. Khawatir lewat pas malam bisa terperosok karena minim penerangan,” jelasnya.

Sebagai warga yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut, Majid sangat berharap pemerintah segera menangani kerusakan ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

“Kalau bisa segera diperbaiki lah,” ucap dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati, Hasto Utomo, memastikan bahwa ruas jalan Guyangan – Jetak sudah masuk dalam daftar prioritas pemeliharaan tahun anggaran 2026. Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar khusus untuk perbaikan jalur tersebut.

“Untuk jalan Guyangan – Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk direncana perbaikan jalan 2026 ini dengan alokasi anggaran Rp 1 miliar,” jelasnya saat dihubungi.

Hasto menerangkan, pelaksanaan pekerjaan fisik saat ini masih menunggu arahan resmi dari Penjabat Sementara Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia menargetkan proses perbaikan sudah bisa dimulai pada bulan April 2026 mendatang.

“Masih menunggu arahan dari bapak plt Bupati mas, mudah mudahan April 2026 sudah bisa mulai pelaksanaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Hasto menyampaikan, selain ruas Guyangan – Jetak, masih ada sejumlah jalur strategis lainnya yang kondisinya juga memprihatinkan dan saat ini masih menunggu jadwal penanganan.

Secara keseluruhan, pemerintah kabupaten telah menyiapkan pagu anggaran mencapai Rp200 miliar khusus untuk program rehabilitasi jalan dan jembatan di seluruh wilayah Pati tahun ini.

“Untuk jalan di Pati yang rusak diantaranya di Guyangan- Runting, Juwana – Guyangan, Tlogowungu – Bapoh, Boloagung – Trimulyo, Prawoto batas Kudus, Tayu – Dukuhseti, Jenggolo – Pegandan, anggaran untuk rehabilitasi jalan dan jembatan tahun 2026 ini kurang lebih Rp 200 miliar,” jelasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 806
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hardi menilai bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu didorong agar dapat berkembang lebih pesat. “Kami berharap pemerintah daerah memberikan kemudahan akses dalam pengurusan […]

  • DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Beri Catatan Penting Penyusunan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI — DPRD Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029. Beberapa poin krusial yang perlu mendapat perhatian adalah isu strategis lingkungan, khususnya pelestarian Kawasan Kendeng. Pelestarian kawasan ini dinilai penting karena dampaknya langsung terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar. Catatan lain menyoroti kinerja anggaran dan […]

  • DPRD Pati Usulkan Penambahan Kendaraan Pemadam Kebakaran di Setiap Dapil

    DPRD Pati Usulkan Penambahan Kendaraan Pemadam Kebakaran di Setiap Dapil

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 358
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, mengusulkan penambahan kendaraan pemadam kebakaran di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Pati. Usulan ini muncul mengingat tingginya angka kebakaran, terutama di musim kemarau. “Mudah-mudahan ke depannya setiap dapil harusnya memang ada minimal satu kendaraan pemadam. Entah itu nanti kayak dapil Tayu […]

  • DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menyampaikan hal ini saat bertemu dengan para Kepala Desa di Dapil V. Bambang berpendapat bahwa kelembagaan desa yang kuat akan menjadi kunci untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Selain itu, kelembagaan yang kuat juga akan membuka […]

  • Batik Tulis Bakaran yang Menawan

    Batik Tulis Bakaran yang Menawan

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Seorang model mengenakan busana batik tulis bakaran Kabupaten Pati juga memiliki batik tulis yang khas, pesonanya tak kalah dengan batik-batik dari daerah lain di Indonesia. Namanya batik tulis bakaran. Nama batik ini merujuk satu daerah yang menjadi pusat pengrajin batik ini. Kurang lengkap kalau bergaya belum mengenakan batik tulis bakaran. Pusat pengrajin batik ini berada […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.495
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

expand_less