Breaking News
light_mode

Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

  • account_circle Arif Mohamad
  • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
  • visibility 220

PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain.

Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan.

Pecok cambah terdiri dari kecambah segar yang diolah bersama sambal khas yang pedas dan gurih. Biasanya, hidangan ini disajikan bersama lauk seperti telur atau ikan bandeng, menciptakan perpaduan rasa yang menggoda.

Sementara itu, docang pe adalah makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat pesisir. Hidangan ini berbahan dasar ikan pari, yang oleh warga lokal dikenal sebagai iwak pe.

Ikan tersebut disuwir dan disajikan bersama sambal docang—campuran kacang panjang yang diiris kecil, sambal, dan parutan kelapa. Perpaduan rasa pedas, gurih, dan segar menjadikan menu ini favorit banyak orang.

Karena rasanya yang khas dan nostalgia yang dibawanya, banyak pemudik dan pecinta kuliner yang mencari kedua menu ini.

Salah satu tempat yang menyajikan hidangan tersebut adalah warung milik Agil Putra Winarto di Desa Tayu Kulon, Kecamatan Tayu, Pati.

Imam Azizi, warga Dukuhseti, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya yang sedang mudik sengaja mencari hidangan ini sebagai alternatif dari menu Lebaran yang umum.

“Biasanya ya opor dan ketupat yang penuh santan. Kami ingin mencoba sesuatu yang beda, dan ini juga mengingatkan saya pada masa kecil,” ujarnya.

Menurut Imam, keluarganya yang berasal dari Tangerang sangat antusias mencicipi pecok cambah dan docang pe karena tidak bisa menemukannya di tempat tinggal mereka.

“Mereka penasaran karena ini makanan khas pesisir yang nggak ada di perantauan,” katanya.

Agil, sang pemilik warung, menyampaikan bahwa ia memang sengaja mengangkat kembali menu-menu khas pesisir yang kini mulai langka.

“Kami ingin menghadirkan kembali rasa rindu pada makanan tradisional. Dahulu pecok cambah dan docang pe biasa dimasak oleh keluarga nelayan di sekitar sini, termasuk di Kecamatan Tayu,” jelasnya.

Selain dua menu tersebut, Agil juga menyajikan kuliner khas lainnya seperti sambal jeruk ikan tongkol dan mangut kepala manyung.

Ia menyebut bahwa setiap harinya, puluhan hingga ratusan pengunjung datang untuk mencicipi sajian khas yang ditawarkannya.

EDITOR : Adhim

  • Penulis: Arif Mohamad

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petenis Yunior Pati Digembleng Enam Bulan

    Petenis Yunior Pati Digembleng Enam Bulan

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Nampaknya, petenis yunior di Kabupaten Pati patut bersyukur dan gembira. Hal itu karena Pelti Pati menunjukkan keseriusannya dalam membina petenis muda di Bumi Mina Tani.  Keseriusan para pengurus olahraga tangan itu ditunjukkannya dengan menggelar program pelatihan tenis lapangan atlit yunior berprestasi di lapangan tenis indoor Joyokusumo. Program pelatihan tersebut menggandeng pelatih berpengalaman yang juga […]

  • Bupati Pati : PSSI Pati Mampu Mengelola Sepak Bola dengan Profesional

    Bupati Pati : PSSI Pati Mampu Mengelola Sepak Bola dengan Profesional

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, baru saja menerima kunjungan hangat dari pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pati di Kantor Bupati. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (24/10/2025) ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan deklarasi komitmen untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Pati. Sudewo tak sungkan menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kerja keras pengurus PSSI […]

  • Mulai TC Target Pertahankan Prestasi

    Mulai TC Target Pertahankan Prestasi

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Terkendala Kondisi Atlet Beberapa pelari mendengarkan intruksi pelatih sebelum sesi latihan dimulai di Stadion Joyokusumo beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI – Pengkab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) telah melakukan training center (TC) guna menyongsong gelaran Porprov 2018. TC dilakukan sejak pertengahan Januari. Rencananya, pemusatan latihan yang digelar di Stadion Joyokusumo ini, bakal berlangsung […]

  • DPRD Pati Sorot Atribut Kampanye di Zona Terlarang, Minta Bawaslu Bertindak Tegas

    DPRD Pati Sorot Atribut Kampanye di Zona Terlarang, Minta Bawaslu Bertindak Tegas

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menyoroti kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada 2024. Ia mempertanyakan keberanian para calon dalam memasang atribut kampanye di zona terlarang, seperti di sekitar sekolah dan masjid. “Yang terjadi ini kan sebenarnya kelihatan di depan mata. Itu ada di zona-zona yang dilarang, kok […]

  • Foto Curva Nord Syndicate/TWITTER 

    Tarian Kolosal Cikgongsir Tampil di Opening Ceremony Porprov Pati Raya

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pementasan tarian kolosal Cikgongsir beberapa waktu yang lalu. Pada 5 Agustus bakal disajikan dalam pembukaan Porprov.   Opening ceremony Porprov Jawa Tengah di Pati Raya bakal dimeriahkan dengan tarian kolosal Cikgongsir. Tarian ini berakar dari kesenian tradisional asli Pati Gong Cik yang sudah eksis sejak zaman kolonial Belanda dulu.  PATI – Pesta pembukaan multievent Porprov […]

  • Koga Tsuruhara

    Profil Pemain Asing Persijap Jepara, Siap Naik Kasta Liga 1?

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    /  Koga Tsuruhara   Inilah profil dua pemain asing Persija Jepara asal Jepang. Kedua pemain yang direkrut masih berusia muda. Mereka sudah melanglang buana di berbagai liga di kawasan asia dan Eropa.   Berikut adalah profil pemain asing asal Jepang yang sudah diperkenalkan di sosial media resmi Persijap Jepara.    1. Koga Tsuruhara   Koga […]

expand_less