Breaking News
light_mode

Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

  • account_circle Arif Mohamad
  • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
  • visibility 439

PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain.

Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan.

Pecok cambah terdiri dari kecambah segar yang diolah bersama sambal khas yang pedas dan gurih. Biasanya, hidangan ini disajikan bersama lauk seperti telur atau ikan bandeng, menciptakan perpaduan rasa yang menggoda.

Sementara itu, docang pe adalah makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat pesisir. Hidangan ini berbahan dasar ikan pari, yang oleh warga lokal dikenal sebagai iwak pe.

Ikan tersebut disuwir dan disajikan bersama sambal docang—campuran kacang panjang yang diiris kecil, sambal, dan parutan kelapa. Perpaduan rasa pedas, gurih, dan segar menjadikan menu ini favorit banyak orang.

Karena rasanya yang khas dan nostalgia yang dibawanya, banyak pemudik dan pecinta kuliner yang mencari kedua menu ini.

Salah satu tempat yang menyajikan hidangan tersebut adalah warung milik Agil Putra Winarto di Desa Tayu Kulon, Kecamatan Tayu, Pati.

Imam Azizi, warga Dukuhseti, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya yang sedang mudik sengaja mencari hidangan ini sebagai alternatif dari menu Lebaran yang umum.

“Biasanya ya opor dan ketupat yang penuh santan. Kami ingin mencoba sesuatu yang beda, dan ini juga mengingatkan saya pada masa kecil,” ujarnya.

Menurut Imam, keluarganya yang berasal dari Tangerang sangat antusias mencicipi pecok cambah dan docang pe karena tidak bisa menemukannya di tempat tinggal mereka.

“Mereka penasaran karena ini makanan khas pesisir yang nggak ada di perantauan,” katanya.

Agil, sang pemilik warung, menyampaikan bahwa ia memang sengaja mengangkat kembali menu-menu khas pesisir yang kini mulai langka.

“Kami ingin menghadirkan kembali rasa rindu pada makanan tradisional. Dahulu pecok cambah dan docang pe biasa dimasak oleh keluarga nelayan di sekitar sini, termasuk di Kecamatan Tayu,” jelasnya.

Selain dua menu tersebut, Agil juga menyajikan kuliner khas lainnya seperti sambal jeruk ikan tongkol dan mangut kepala manyung.

Ia menyebut bahwa setiap harinya, puluhan hingga ratusan pengunjung datang untuk mencicipi sajian khas yang ditawarkannya.

EDITOR : Adhim

  • Penulis: Arif Mohamad

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Puasa Tarung Derajat Pati Non Stop Latihan untuk Porprov

    Bulan Puasa Tarung Derajat Pati Non Stop Latihan untuk Porprov

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Latihan tarung derajat di Desa Sidoharjo, Pati.  Bulan puasa tidak menghalangi intensitas latihan yang dilakukan oleh cabor tarung derajat Kabupaten Pati. Untuk menyongsong even Porprov pada bulan Agustus nanti, selama bulan puasa para atlet terus berlatih keras. PATI – Waktu efektif persiapan Porprov tinggal kurang dari 4 bulan saja. Karena itu persiapan terus digeber. Hal […]

  • Dewan Pati Apresiasi Even Meron Sebagai Wisata Budaya

    Dewan Pati Apresiasi Even Meron Sebagai Wisata Budaya

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Golkar, Endah Sri Wahyuningati, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan tradisi Meron di Sukolilo, Pati. Ia menilai tradisi ini sebagai sebuah even budaya yang menarik minat wisatawan. “Saya sangat mengapresiasi berjalannya tradisi Meron di Sukolilo, Pati. Ini adalah sebuah even budaya yang menarik dan patut kita lestarikan,” ujar Bu […]

  • Optimalisasi Potensi Garam, DPRD Pati Minta Pemkab Buat Program Khusus Perbaikan Fasilitas

    Optimalisasi Potensi Garam, DPRD Pati Minta Pemkab Buat Program Khusus Perbaikan Fasilitas

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.123
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menegaskan bahwa pembenahan dan perbaikan infrastruktur di kawasan usaha garam lokal akan memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi peningkatan kuantitas hasil produksi maupun kesejahteraan ekonomi para petani garam itu sendiri. Ia menilai, akses jalan dan fasilitas penunjang yang baik akan sangat mempermudah proses pendistribusian hasil panen […]

  • DPUTR Pati: Sejumlah Proyek Strategis Masih Tahap Perencanaan, Tunggu Asistensi

    DPUTR Pati: Sejumlah Proyek Strategis Masih Tahap Perencanaan, Tunggu Asistensi

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.946
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati belum memulai pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur berskala besar yang telah dimasukkan dalam anggaran tahun 2026. Hingga awal Juni, seluruh proyek tersebut masih berada dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap pekerjaan konstruksi di lapangan. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan […]

  • Tingkatkan Jiwa Sosial di Organisasi Desa

    Tingkatkan Jiwa Sosial di Organisasi Desa

    • calendar_month Ming, 17 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Rizky Eka Wardani DOKUMEN PRIBADI Tak banyak anak zaman now yang masih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kini anak-anak muda banyak yang menyibukkan diri untuk kegiatan pribadinya sendiri. Namun berbeda dengan Rizky Eka Wardani, perempuan kelahiran Kudus, 10 Desember 1996 ini selain kuliah, ia menyibukkan dirinya dengan berkegiatan di organisasi sosial remaja di kampungnya. Menurutnya, dengan […]

  • DPRD Pati Ajak Masyarakat Perangi Berita Hoax di Momen Pilkada, Harus Cerdas Konsumsi Berita

    DPRD Pati Ajak Masyarakat Perangi Berita Hoax di Momen Pilkada, Harus Cerdas Konsumsi Berita

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Pilkada 2024, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Didin Syafruddin, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih berita yang berkaitan dengan dunia perpolitikan. Didin mengingatkan bahwa menjelang Pilkada, informasi politik rentan terhadap penyebaran berita bohong atau hoax. “Berita-berita provokatif yang menyudutkan salah satu pihak akan lebih intens terjadi,” ujarnya. Ia […]

expand_less