Breaking News
light_mode

Bupati Pati Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 3.523 Tenaga Non-ASN

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 1.337

PATI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada tenaga non-ASN yang telah mengabdikan diri di berbagai sektor pelayanan publik. Penyerahan SK dilakukan oleh Bupati Pati, Sudewo, di Alun-Alun Pati pada hari Selasa (16/12/2025).

Sudewo menjelaskan bahwa kebijakan PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan kepastian status kerja bagi tenaga yang telah lama menjalankan fungsi pelayanan publik, baik di lingkungan organisasi perangkat daerah, satuan pendidikan, maupun fasilitas kesehatan.

Sebanyak 3.523 orang menerima SK PPPK Paruh Waktu. Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi akhir dari usulan yang diajukan Pemkab Pati kepada pemerintah pusat, setelah sebelumnya mendapatkan persetujuan kebijakan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

“Penyerahan SK ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memberikan kepastian administrasi dan keberlanjutan kerja bagi tenaga yang selama ini sudah menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar dia.

Ia menegaskan bahwa kebijakan PPPK Paruh Waktu tidak disusun secara tergesa-gesa, melainkan melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan kondisi fiskal daerah serta arahan kebijakan nasional.

Dari total 3.527 orang yang diusulkan, empat di antaranya tidak dapat diproses lebih lanjut karena alasan administratif dan hukum.

Sudewo juga menekankan bahwa skema paruh waktu dipilih sebagai bentuk langkah adaptif dan kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal, di tengah kondisi keuangan daerah yang masih memerlukan penguatan.

“Pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pelayanan publik dan kemampuan keuangan daerah. Skema paruh waktu ini menjadi jalan tengah agar roda pelayanan publik tetap berjalan, tanpa mengabaikan prinsip pengelolaan APBD yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut bersifat bertahap dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya Pemkab Pati untuk memperbaiki kondisi fiskal daerah di tahun-tahun mendatang.

“Ketika kondisi keuangan daerah semakin sehat, tentu pemerintah akan melakukan evaluasi dan memberikan perhatian yang lebih baik sesuai kemampuan daerah,” imbuhnya.

Sudewo berharap para PPPK Paruh Waktu dapat terus menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pati, selaras dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan warga.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safin Pati Sports School Targetkan Anak Didiknya Tembus Timnas

    Safin Pati Sports School Targetkan Anak Didiknya Tembus Timnas

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Perayaan ulang tahun Safin Pati Sports School Di momen ulang tahunnya yang ke-3 Safin Pati Sports School (SPSS) ingin meneguhkan diri sebagai pilihan anak muda Indonesia untuk meniri jalan pendidikan dan karir dalam sepak bola. SPSS menargetkan siswa didikannya tembus ke skuad Tim Nasional. PATI – Safin Pati Sports School (SPSS) Indonesia memperingati hari jadinya […]

  • Kebakaran Genset Truk Sound Horeg di Desa Pasucen, Kerugian Capai Rp275 Juta

    Kebakaran Genset Truk Sound Horeg di Desa Pasucen, Kerugian Capai Rp275 Juta

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.091
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Pati tengah menyelidiki peristiwa kebakaran yang menimpa genset milik truk Sound Horeg di wilayah Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada Senin malam (15/6/2026). Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp275 juta. Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, tepatnya di depan gudang tepung tapioka milik Supandan di lingkungan RT 03 […]

  • DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Serius Potensi Wisata Gua Larangan

    DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Serius Potensi Wisata Gua Larangan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.643
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Gua Larangan yang berada di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam. Namun, hingga kini potensi gua yang berada di kawasan Pegunungan Kendeng tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota DPRD Kabupaten Pati Warsiti menyebut Gua Larangan mempunyai karakteristik alam yang cukup unik. […]

  • Timbulkan Bau Menyengat, Tempat Sampah Dikeluhkan

    Timbulkan Bau Menyengat, Tempat Sampah Dikeluhkan

    • calendar_month Sen, 26 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Keberadaan tempat pembuangan sampah yang berada di sebelah GOR Pati dan deretan kios buah dikeluhkan. Munculnya keluhan itu lantaran baunya yang menyengat. Terutama saat ada angin berhembus, bau tak sedap langsung terendus. Solikhin, 46, salah seorang warga yang mengeluhkan bau tempat sampah itu mengemukakan, dirinya sudah kerap mencium bau tak sedap […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Kudus meninjau perbaikan jalan.

    Bupati Kudus Tinjau Perbaikan Jalan R. Agil Kusumadya, 1.500 Titik Jalan Rusak Sudah Tertangani

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.720
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton meninjau langsung proses perbaikan ruas Jalan R. Agil Kusumadya, Selasa (20/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan infrastruktur jalan rusak di wilayah Kabupaten Kudus. Dalam kesempatan itu, Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa dari total 3.570 titik jalan rusak di Kudus, sekitar 1.500 […]

  • Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

    • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Penampakan nasi goreng murah yang terbilang cukup lengkap Meskipun harganya sangat murah, sepiring “Nasi Goreng Bu Lasmiati” tersaji cukup lengkap. Ada irisan telur dadar, lalapan kol dan mentimun yang diiris kecil-kecil, serta taburan bawang goreng. Menambah sedap dan menggugah selera makan. PATI – Nasi goreng di warung-warung kakil lima umumnya dibanderol Rp 10 ribu per […]

expand_less